IFTAR RAMADHAN DI SEMARANG

Barangsiapa memberi makan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun. (HR Tirmidzi). Hadits inilah yang mendorong umat muslim untuk saling memberi dan berbagi, khususnya berbagi makanan untuk pembuka puasa / iftar.

Makanan yang dimaksud adalah makanan pokok yang mengenyangkan, sesuai porsi makanan pada umumnya. Pendapat ini didasarkan pada aspek ekonomi, dimana seseorang yang telah mendapatkan satu paket iftar, sudah tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk membeli makan malam.

Lazismu Kota Semarang menawarkan secara terbuka paket iftar Ramadhan ini, guna memberi kesempatan muslimin untuk mendapatkan pahala sebanyak mungkin di bulan Ramadhan. Dengan nilai infaq per paket sebesar Rp. 20.000 untuk paket iftar standar, atau Rp. 25.000 untuk paket iftar dengan menu ayam pakuan.

Alhamdulillah KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Madya Semarang menyambut program ini, dengan menyalurkan sebanyak 50 paket iftar setiap hari, dan direncanakan akan berlangsung selama 14 hari dalam bulan Ramadhan 1440 H ini. Ketua Rohis (Rohani Islam) KPP Madya Semarang, Dwi Susanto menyampaikan bahwa dana tersebut berasal dari infaq dan shadaqah pimpinan serta karyawan KPP Madya yang dikumpulkan khusus untuk Donasi Berbuka Puasa Ramadhan sebagai rangkaian kegiatan Rohis KPP Madya Semarang.

Sedangkan tasharuf yang diharapkan bisa memberi manfaat kepada masyarakat secara luas, utamanya bagi masyarakat di kota Semarang. Untuk itulah dirinya menganggap perlu menggandeng Lazismu dalam melaksanakan tasharuf tersebut.

Tasharuf iftar Ramadhan dilaksanakan sejak hari Rabu (8/5/2019), dan pada hari Jum’at (10/5/19) kemarin dilaksanakan di masjid Al-Mukarromah di jl. Medoho Seruni, Gayamsari Semarang. Masjid yang terletak di tengah perkampungan warga tersebut, menampung jamaah yang cukup banyak karena berada di lingkungan yang tergolong padat penduduknya. Salah seorang jamaah menyatakan terimaksih dengan adanya program iftar Lazismu, dia menyatakan bahwa di masjid ini jarang menyediakan buka dengan makanan besar, yang sering ya makanan kecil saja.

Pada kesempatan lain sekretaris BP Lazismu, Marhaeni menyatakan terimakasih kepada semua munfiq (orang yang berinfaq) pada khususnya di KPP Madya Semarang yang telah mempercayakan penyaluran infaqnya melalui Lazismu, khususnya dalam program iftar Ramadhan tahun ini.

Disampaikan juga bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia, dimana Allah akan memberikan pahala yang berlipat ganda apabila umatnya menjalankan ibadah di bulan ini. Ada 2 rukun Islam yang mesti dilaksanakan di bulan ini, yaitu puasa dan zakat. Dirinya menghimbau agar umat muslim melaksanakan zakat baik fitrah maupun zakat maal melalui lembaga amil resmi. Yaitu lembaga amil yang telah mendapatkan SK dari pemerintah yang berwenang. Hal tersebut dimaksudkan agar pemanfaatan dana ZIS dilaksanakan sesuai syariah dan administrasinya terkontrol secara professional.

Lebih jauh disampaikan bahwa Dewan Syariah Lazismu juga memberikan pelayanan konsultasi zakat. Guna melayani kaum muslimin agar tidak salah dalam melaksanakan kewajiban zakat yang harus dikeluarkannya.

Dirinya juga berpesan agar tim amil Lazismu melayani dengan baik kepada semua fihak, utamanya dalam melaksanakan penggalangan dana serta mentasharufkannya. Harus sesuai prosedur serta aturan syariah yang telah di tetapkan, demikian pungkasnya. (Hasan)

Layanan transfer Lazismu – BSM (Bank Syariah Mandiri)

  • Zakat 777 888 7187
  • Infaq 777 888 1785
  • Konfirmasi WA 0856 4087 3531

#zakatbermanfaat

#zakatproduktif

#zakatsolusiumat

#infaqbermanfaat

#infaqproduktif

#infaqsolusiumat

1
2

RAKORWIL LAZISMU JAWA TENGAH

Rapat secara resmi dibuka oleh pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah H. Tafsir, M.Ag. Dalam amanatnya Tafsir menyampaikan 3 misi utama persyarikatan yang dia tekankan.

Pada hari ini Sabtu (30/03/19) Lazismu Jawa Tengah mengadakan Rapat koordinasi di hotel Candi Indah Semarang. rapat koordinasi dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dan diikuti oleh seluruh perwakilan Lazismu daerah tingkat kabupaten / kota se Jawa Tengah.

Pertama, membangun pusat unggulan persyarikatan. Lazismu adalah salah satu lembaga unggulan di MLO PWM Jateng. Sebagai institusi yang secara legal mendapat mandat menghimpun, mengelola dan menyalurkan dana ZIS diharapkan bisa menjadi motor penggerak seluruh kegiatan dakwah di persyarikatan. Untuk itu Lazismu harus dikelola dengan memenuhi asas legalitas dan akuntabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan.

Kedua, Membangun sinergisitas antar komponen persyarikatan. Dengan kewenangan keuangan yang dimiliki Lazismu, menjadi kesempatan untuk mengembangkan amal usaha lintas daerah maupun wilayah. Dicontohkan Lazismu bisa membantu pendirian rumah sakit di Lombok. Hal ini perlu dikembangkan juga di daerah lain. Untuk itulah dirinya menganggap penting segera menyiapkan SDM Lazismu yang berkualitas didukung dengan sarpras yang memadai.

Ketiga, Pendampingan persyarikatan dan AUM. Dengan memanfaatkan dana ZIS secara benar serta distribusi yang tepat, diharapkan mampu membangkitkan organisasi fungsional persyarikatan dengan baik.

Pada kesempatan ini ketua Lazismu Jawa Tengah, H. Dodok Sartono menyampaikan bahwa Lazismu Jawa Tengah mulai tahun ini memberlakukan aturan undang-undang zakat secara ketat. Ada beberapa daerah yang dalam operasional pengelolaan zakat belum sesuai dengan undang-undang, maka Lazismu mengambil keputusan untuk menonaktifkan mereka dari Lazismu.

Bagi mereka masih ada opsi yang bisa ditempuh kata Dodok. Secepatnya memenuhi persyaratan yang ditentukan, dan menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Hal ini ditegaskan oleh Dodok karena setiap tindakan penggalangan dana masyarakat mengandung konsekwensi hukum, oleh karenanya Lazismu tidak memberi toleransi atas pelanggaran hukum yang terjadi di dalam tubuh organisasinya.

PENDIDIKAN KARAKTER KEDERMAWANAN di SD

Keceriaan khas anak-anak menyertai pembagian kotak infaq di SD Muh. 04 Semarang Timur, pagi hari ini (11/03/2019). Lazismu membekali setiap siswa SD dengan kotak infaq. Kotak infaq ini dimaksudkan sebagai sarana pendidikan karakter kedermawanan untuk siswa. Mereka diberi kesempatan membawa pulang masing-masing kaleng infaq tersebut. Dimaksudkan juga, agar orangtua siswa turut berperan aktif dalam mendukung infaq siswa yang bersangkutan.

Selain membagikan kotak infaq, Lazismu juga menyampaikan tasharuf save our school untuk mendukung operasional SD tersebut. Ada lima sekolah SD yang secara rutin setiap bulan mendapatkan bantuan dana SOS tersebut. Hal ini dimaksudkan agar sekolah mampu mengembangkan pendidikan dengan lebih baik.

Kepala Sekolah SD Muh. 04, Ari Wurian menyampaikan terimakasihnya kepada Lazismu, juga segenap donatur dan muzaki. Kerjasama dengan Lazismu memberikan kesempatan dirinya bersama segenap guru di sekolahnya untuk mengajarkan kedermawanan kepada anak didik secara lebih mudah. Semoga dengan kotak ini infaq akan berjalan lebih efektif, kata Ari. Dirinya berharap kedepan sekolah yang dipimpinnya bisa menjadi SD pilihan di Semarang Timur. Lebih lanjut dirinya menerangkan bahwa tahun lalu sekolahnya telah berhasil menyelesaikan pembangunan 2 ruang kelas. Ini dipersiapkan untuk menerima siswa baru di tahun 2019 ini. Alhamdulillah sekarang sudah siap, kata Ari menambahkan.

Secara terpisah pimpinan cabang Muhammadiyah Semarang Timur H. Shomadi, sebagai penyelenggara sekolah tersebut menyampaikan bahwa di lokasi sekolah tersebut saat ini sedang dilaksanakan renovasi bangunan rumah. Dimana bangunan tersebut direncanakan untuk kantor PCM sekaligus ditempati penjaga sekolah.

Shomadi berkeinginan agar PCM Semarang Timur bisa membangun sinergi bersama Lazismu. Dirinya menyadari Lazismu mempunyai otoritas pengelolaan dana ZISKA yang lebih luas, tidak terbatas seluas wilayah PCM saja. Untuk itulah pada hari Sabtu (09/03/19) yang lalu, dirinya mengirimkan 3 orang personil ke kantor Lazismu Kota Semarang untuk belajar tentang pengelolaan ZISKA yang benar sesuai aturan undang-undang dan juga produktif. Lebih lanjut dia berharap dengan dana ZISKA nantinya bisa menggiatkan dakwah di Semarang Timur. Karena dirinya percaya bahwa dakwah yang berkemajuan tentu membutuhkan dana yang memadai, dan dia yakin ZISKA bisa menjadi solusinya.

Lazismu menerima dan menyalurkan dana zakat, infaq, shadaqah dan kemanusiaan melalui rekening berikut. Konfirmasi donasi bisa dilakukan melalui nomor 0856 4087 3531
Terimakasih kepada muzaki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran ZISKA ke Lazismu, semoga Allah memberikan barokah untuk anda semua, amiin. (Hasan)

Rekening Zakat :

  • BTN Syariah 714 205 6970
  • Syariah Mandiri 777 888 7187
  • Bank Jateng 503 200 2983 –
    Rekening Infaq, Shadaqah & Kemanusiaan
  • BTN Syariah 714 205 6983
  • Syariah Mandiri 777 888 1785
  • Muamalat 475 000 3366
  • Arta Surya Barokah 122 020 0059

RUMAH BERLANTAI TANAH

Sebuah frasa “beratap jerami, beralaskan tanah” masih terasa indah dalam syair lagu Rumah Kita. Namun akan terasa sedih ketika masuk dalam rumah saudara kita yang berlantai tanah dan beratap bolong-bolong. Itulah kenyataan kondisi rumah Harmin di Ngablak Kidul, Pedurungan, Semarang, yang dihuni oleh 8 anggota keluarganya.

Harmin dulu seorang tukang batu yang biasa membangun rumah, sudah banyak rumah yang dia selesaikan, mulai dari rumah sederhana sampai yang mewah sekalipun. Namun cerita itu sekarang tidak berlaku baginya, sejak peristiwa kecelakaan jatuh dari bangunan, di tahun 2010. Kaki Harmin menjadi lumpuh dan tidak kuat lagi bekerja. Hari-harinya banyak dihabiskan di tempat tidur sederhana di rumahnya.

Istri Harmin, Karmi adalah seorang pedagang pasar yang biasa berjualan bumbu dapur di pasar Telogosari. Profesi berjualan dilakoninya sejak masih muda, hingga usianya mendekati 60 tahun. Saat-saat itulah Karmi merasakan tenaganya mulai menurun. Kepalanya sering pusing, perutnya mengalami gangguan sakit, hingga suatu saat bangun tidur pun tidak kuat karena pusing. Mau tidak mau Karmi pun harus pensiun dari pekerjaan yang dicintainya.

Kehidupan rumah tangga Harmin mengandalkan anak perempuannya, Siti yang saat ini bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik di kawasan indusri Mangkang. Keberadaan Siti di rumah itu, menanggung 3 orang anak kandungnya beserta orang tua dan adiknya.

Beban keluarga yang berlebihan itulah yang menjadikan Harmin tidak mampu memperbaiki rumahnya. Lingkungan tempat tinggal mereka selalu kebanjiran saat hujan datang. Upaya pengurugan sudah dilakukan, namun apa daya kekuatan ekonomi mereka tidak mampu melampaui ketinggian air hujan yang masuk ke dalam rumahnya.

Saat kunjungan Lazismu ke rumah tersebut (Rabu, 27/2/2019), masih terdapat sisa lumpur bekas air hujan di halaman, lantai tanah di dalam rumah pun masih basah. Genteng banyak yang bolong, atap seng yang bagian belakang sudah rapuh, bahkan penyangga atap rumah belakang sudah patah. Kami berharap dengan do’a, semoga kekuatan selalu diberikan kepada keluarga tersebut.

Lazismu percaya, dengan zakat dan infaq bisa mengurangi kesedihan mereka. Konfirmasi donasi bisa dilakukan melalui nomor WA berikut : 0856 4087 3531. Salurkan zakat dan bantuan anda melalui nomor rekening terlampir. Semoga Allah memberikan kemudahan untuk kita semua, amiin. (san)

Rekening aktif Lazismu Kota Semarang :

  • BTN Syariah zakat 714 205 6970 Infaq 714 205 6983
  • Syariah Mandiri 777 888 7187 777 888 1785
  • Muamalat 475 000 3366 475 000 3366
  • Arta Surya Barokah – 122 020 0059
  • Bank Jateng 503 200 2983 –
1
2

3

SOS SD MUH 16 SEMARANG

“Alhamdulillah, kedatangan Lazismu telah mengembangkan senyum kami semuanya”. Demikian dilontarkan kepala sekolah SD Muh 16 Kota Semarang, Nur Fuadah, saat menerima kedatangan tim Lazismu di sekolah yang berada di tengah kampung Tegalsari Perbalan, Candisari, Semarang.

Hari ini (Jumat, 1/3/19), SD Muh 16 sedang melaksanakan renovasi ruang kelas, dengan mengganti atap plafon teras dan beberapa ruang kelas serta ruang guru. Beberapa ruang tersebut dibangun pada tahun 2009. Ada sebagian rangka plafon yang sudah keropos, hingga menyebabkan kerawanan, dan ada sebagian plafon yang sudah jatuh. Karenanya perlu di renovasi agar bagus kembali.

Nur menjelaskan bahwa renovasi tersebut bertujuan untuk memberikan kenyamanan belajar anak didiknya. Disamping itu juga untuk menambah estetika serta keamanan di ruang belajar. Lebih lanjut Nur menambahkan, utamanya menjelang tahun ajaran baru 2019, dirinya berharap bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada calon anak didik beserta orang tuanya pada saat pendaftaran penerimaan siswa baru nanti. Untuk itulah dirinya berusaha keras mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kelengkapan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

Tidak lupa Nur menyampaikan terimakasih kepada Lazismu dan seluruh donator yang telah menyalurkan bantuannya ke sekolah tersebut. Dia berharap semoga dengan bantuan tersebut bisa menambah semangat kerja seluruh guru dan karyawan di sekolahnya.

Salah satu kegiatan Lazismu Kota Semarang, adalah membantu sekolah agar bisa berkembang lebih baik, melalui program save our school (SOS). Muzaki dan donator bisa berkontribusi mendukung program tersebut melalui rekening bank Mandiri Syariah nomor 777 888 1785. Segera konfirmasikan transfer anda agar bisa terbukukan dengan benar, dan semoga Allah memberikan balasan yang terbaik. (san)

TASHARUF LAZISMU BERSAMA MPS

Pada hari Ahad (10/02/2019), bertempat di aula Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Kota Semarang telah dilaksanakan dialog terbuka LKSA Muhammadiyah bersama orang tua calon anak asuh yang disertai pembagian paket sembako & alat tulis bagi 70 calon anak asuh di LKSA tersebut. Acara yang bertajuk “Rapat Koordinasi serta Evaluasi Bersama Orangtua Anak asuh LKSA Muhammadiyah Kota Semarang” itu diselenggarakan oleh Majelis Pelayanan Sosial (MPS) yaitu majelis yang menaungi lembaga tersebut dalam rangka sosialisasi program layanan sosial LKSA kepada masyarakat.

Paket santunan tersebut telah dipersiapkan oleh MPS bersama Lazismu, sebagai wujud kerjasama saling mendukung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai bidang dakwah masing-masing.

Ketua MPS, Imam Sukar menyatakan terimakasih atas kerjasama yang telah terjalin hingga sukses dalam pelaksanaan sosialisasi dan santunan di hari itu. Dirinya menerangkan saat ini ada 92 anak asuh yang dibina oleh LKSA, 22 orang tinggal di asrama sedangkan 70 siswa tinggal di luar asrama. Masih ada salah persepsi di masyarakat yang menganggap LKSA sama dengan panti asuhan, sehingga banyak orangtua yang malu menitipkan anaknya di asrama. Imam menegaskan bahwa LKSA tidak sama dengan panti, Banyak perbedaan dan pengembangan LKSA, salah satunya adalah anak asuh yang ada diluar asrama. Anak asuh luar ini dibiayai 100 % biaya sekolahnya, namun tetap tinggal bersama orang tuanya.
Selanjutnya Imam menjelaskan bahwa dalam menjalankan peran ini, MPS memfungsikan PCM sebagai mitra jejaring rekrutmen, yang memberikan rekomendasi calon siswa di luar asrama, dan selanjutnya PCM juga berperan dalam memonitor siswa asuh yang ada di wilayahnya.

Dalam memperkuat ekonomi para orang tua siswa asuh, MPS juga memberikan bantuan permodalan usaha kecil. Berupa pinjaman modal tanpa bunga yang diberikan kepada wali siswa yang memenuhi kriteria bantuan usaha. Setiap bulan penerima bantuan ini harus mengembalikan sesuai rencana yang telah disepakati. Sementara modal yang berjalan akan di gulirkan kepada ortu siswa yang lain.

Pada kesempatan yang sama, pimpinan harian LKSA, Wartono menyatakan kesediaannya dalam melaksanakan kerjasama yang lebih intens dalam memanfaatkan aset lembaga yang dipimpinnya. Dirinya menjelaskan masih tersedia beberapa ruangan eks perkantoran yang sekarang sudah di renovasi untuk tempat tinggal sementara mahasiswa, kalau ada yang mau menempati dipersilakan, katanya.

Di kesempatan lain pimpinan Lazismu, Azis Sholeh meyatakan terimakasih atas terjalinnya kerjasama ini. Dirinya berharap silaturrohim tetap dilakukan ke semua lembaga pembantu pimpinan daerah, pimpinan cabang, juga pimpinan amal usaha, agar terjalin kesepahaman yang saling mengerti kebutuhan maupun permasalahan yang dihadapi. Kedepan dirinya berharap agar Lazismu mampu berperan di semua fungsi dakwah di persyarikatan. (san)

1
2

HALAMAN BERMAIN INI BISA MENJADI LADANG AMAL

Halaman itu berada di antara dua bangunan ruang kelas yang saling berhadapan. Lengkap dengan panjatan, perosotan dan ayunan. Disinilah tempat siswa-siswi TK ABA 46 Tugu, Semarang, menghabiskan waktu bermainnya. Namun hari ini Jum’at (08/02/19) mereka tidak bisa bermain di halaman. Lantaran sisa air hujan semalam masih menggenang, ditambah lagi hujan deras pagi harinya. Genangan itu bisa berlangsung beberapa hari, kata seorang guru senior, Siti Hajar sambil menunjuk ke arah halaman. Benar, halaman itu masih terendam sedalam mata kaki orang dewasa.

Permasalahan ini sudah dialami sejak beberapa tahun yang lalu. Kalau hujan turun air menggenang, bahkan seringkali masuk ke dalam kelas kata Hajar. Karenanya setahun yang lalu pengelola sekolah berusaha membangun, meninggikan ruang kelas, teras dan halaman. Namun karena keterbatasan dana sehingga baru teras sekolah yang berhasil ditinggikan. Teras ini dibangun lebih awal agar air tidak masuk kedalam ruang kelas, dan tidak mengganggu proses pembelajaran.

Tahun ini pengelola sekolah berniat meneruskan pembangunan, dengan prioritas halaman tempat bermain dan ruang kelas tempat belajar anak didiknya. Lagi-lagi niat baiknya terbentur oleh keterbatasan dana.

Lazismu menawarkan satu solusi agar sekolah ini membuka kantor layanan ZISKA (zakat, infaq, sedekah dan sumbangan keagamaan lainnya) di bawah kordinasi Lazismu Kota Semarang. Untuk itu, diperlukan beberapa orang guna dididik menjadi amil, supaya terampil melayani kebutuhan ZISKA di masyarakat dan mampu mengelola dan mempertanggungjawabkannya dengan benar.

Disampaikan juga oleh Hajar bahwa TK tersebut sudah menerapkan pola infaq Jum’at bagi semua siswanya. Dengan menggunakan satu kotak infaq yang diedarkan bergilir ke seluruh siswa. Kedepan dia ingin melengkapi fasilitas kotak infaq ini untuk setiap siswa didiknya, agar masing-masing siswa bisa membawa pulang kotak yang telah diberi identitas sesuai namanya. Hal ini dimaksudkan untuk menanamkan karakter kedermawanan pada diri setiap siswa didik.

Di akhir pertemuan kunjungan kami, Hajar menyatakan keinginannya membuka kantor layanan ZISKA di sekolah ini, untuk membuka kesempatan wakaf, infaq juga sedekah guna membangun sarana pendidikan Islami tersebut. Untuk saat ini infaq pembangunan bisa ditransfer ke rekening Lazismu berikut :

  • Muamalat 475 000 3366
  • BSM 777 888 1785
  • BTN Syariah 714 205 6983
    Konfirmasi transfer bisa dilakukan ke nomor call center Lazismu 0856 4087 3531. Semoga Allah memberikan barokah-Nya kepada anda semua, amiin. (San)
1
2

BINA MUALLAF DI LAZISMU

Disaksikan oleh jamaah shalat Jumat di masjid At-Taqwa Wonodri Semarang, pada hari Jum’at (1/2/19), berlangsung ikrar pembacaan syahadat seorang muallaf yang baru memeluk Islam. Dia adalah Dedi Sulistyo seorang pegawai swasta di sebuah perusahaan nasional yang sudah beberapa lama tertarik dengan ajaran Islam.

Ketertarikan Sulistyo pada ajara Islam berawal dari berita-berita yang beredar tentang radikalisme. Dari sinilah dirinya tertarik belajar tentang Islam lebih jauh. Setelah banyak membaca dan sering berdiskusi dengan orang-orang Islam yang dia anggap kompeten, dia mengambil kesimpulan bahwa Islam sama sekali berbeda dengan radikalisme. Baginya Islam megajarkan semua nilai kebaikan yang akan berguna untuk kehidupan dunia. Bahkan dengan adanya keyakinan akan kehidupan yang kekal setelah berakhirnya kehidupan dunia ini. Dirinya lebih yakin dengan ajaran Islam sebagai jalan hidup yang benar. Setelah melalui pertimbangan yang matang, termasuk dorongan dari isterinya, Sulistyo baru menyatakan niatnya memeluk agama Islam.

Sehari sebelum ikrar syahadat dilaksanakan, tepat pada hari Kamis malam, Sulistiyo berkunjung ke rumah H. Nur Shodiq, Ketua amil Lazismu KL Banyumanik Kota Semarang, yang selama ini sering menjadi teman curhat Sulistyo. Melalui Nur Shodiq dirinya menyatakan niat tulusnya untuk memeluk agama Islam dan meminta bimbingan tata cara peribadatan dan pelaksanaan kegiatan keIslaman yang lain.

Setelah berdiskusi panjang, selanjutnya Nur Shodiq menghubungi takmir masjid At-Taqwa Wonodri, tempat pusat pelayanan muallaf di Muhammadiyah Kota Semarang, untuk melaksanakan ikrar syahadat dimaksud. Hingga saat yang direncanakan selesai shalat Jum’at dilaksanakan prosesi masuk Islam Sulistyo. Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Pembacaan ikrar syahadat dibimbing oleh ustad Zuhad Masduki, yang pada hari Jum’at ini menjadi imam shalat Jum’at.

Pembinaan keimanan dan keislaman muallaf tersebut, selanjutnya akan dilaksankan oleh Nur Shodiq bersama Lazismu KL Banyumanik Semarang. Beberapa program Lazismu bisa disinergikan dengan kegiatan pembinaan muallaf, baik di bidang dakwah, pendadanaan maupun bidang lain yang terkait. Demikian ungkap Nur Shodiq menutup pembicaraan. (San)

Sementara takmir masjid At-Taqwa, Ustad Eko menjelaskan, Sejak awal tahun ini sudah ada 2 orang yang berikrar syahadat di masjid At-Taqwa. Diharapkan ini akan menambah syiar dakwah masjid, demikian menurut Eko.

1
2
3

MANASIK HAJI KBIH MUHAMMADIYAH KOTA SEMARANG

Labbaik allahumma labbaik.. labbaika la syarika laka labbaik.. teriakan jamaah calon haji tetap menggema, meski hujan gerimis mengiringi prosesi manasik haji yang di laksanakan oleh KBIH Muhammadiyah kota Semarang, pada Ahad (27/1/19) kemarin. Prosesi manasik dilaksanakan di komplek masjid Agung Jawa Tengah, jalan Gajah Semarang. Hujan turun sejak malam hari, cuaca mendung diselingi gerimis dan hujan ringan di siang harinya. Namun itu semua tidak menyurutkan semangat para tamu-tamu Allah yang akan segera melaksanakan ibadah haji musim ini. Mereka tetap khusuk mengikuti prosesi manasik hingga selesai.

Tercatat sudah ada 485 anggota jamaah pada musim haji tahun ini, siap melaksanakan ibadah ke tanah suci bersama KBIH Muhammadiyah kota Semarang. Angka itu belum final, masih ada kemungkinan bertambah atau juga berkurang, demikian di sampaikan oleh Ketua KBIH Muhammadiyah Kota Semarang, H. Nur Malik Saefuddin, sesaat sebelum pelaksanaan manasik dimulai. Dirinya optimis jumlah itu akan bertambah menjelang keberangkatan.

Dirinya menambahkan bahwa jamaah KBIH Muhammadiyah setiap tahun bertambah banyak, tahun lalu memberangkatkan 475 orang. Kami bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh jamaah yang telah mempercayakan keberangkatan ibadah hajinya bersama KBIH Muhammadiyah, dan kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, demikian kata Nur Malik.

Kehadiran jamaah pada manasik kali ini diperkirakan sekitar 90% karena terkendala cuaca, namun itu tidak mengurangi semangat para penyelenggara maupun pembimbing. Salah satu penyemangat lain adalah pernyataan jamaah yang dengan tulus mengirimkan ucapan terimakasih telah dibimbing dengan sabar, jelas dan memuaskan. Demikian disampaikan oleh salah satu pembimbing, Ibu Rusmiah, melalui WA grup.

Koordinator Lapangan, H. Ipnu Pramono, menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan manasik hari itu. Dirinya masih merasa belum puas dengan pencapaian yang telah diraih, dirinya merasa masih banyak hal yang perlu diperbaiki agar jamaah merasa puas dengan pelayanan yang didapat di KBIH Muhammadiyah.

Pada acara tersebut, Lazismu mendukung dengan mengerahkan satu unit ambulans, yang disiagakan sejak acara belum dimulai. Ada beberapa jamaah yang kondisi fisiknya sudah kurang prima dikarenakan usia yang sudah tua, atau karena sakit. Selesai melaksanakan praktek thawaf berkeliling ka’bah 7 kali, dilanjutkan praktek sa’I, berjalan dari bukit Shofa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali, mereka sudah tidak kuat lagi. Mereka membutuhkan bantuan untuk berjalan melanjutkan praktek ke Arafah, Muzdalifah, Mina, sesuai prosesi manasik.

Salah satu anggota jamaah lanjut usia penumpang ambulans Lazismu, ibu Abu bercerita, bahwa dirinya sudah beberapa kali menjalankan ibadah haji. Meski secara fisik berat bagi dirinya, namun perjalanan haji sangat menyenangkan, banyak pengalaman, banyak menambah persaudaraan dan yang lebih utama menambah iman kepada yang maha kuasa. Dirinya pun berpesan pada saya, agar anak muda selalu gigih berusaha, pantang menyerah, tidak neko-neko dan istiqomah dalam beribadah.

Semua berjalan dengan lancar, hingga prosesi manasik diakhiri, kemudian ambulans Lazismu mengantarkan dua orang jamaah lansia lainnya, ibu Bambang dan ibu Ani sampai di perumahan Kekancan Mukti Semarang, tempat tinggal mereka. Mereka tetap sabar dan bersemangat, meskipun rasa capek mendera. Ibu-ibu tangguh ini masih siap untuk hadir pada jadwal manasik berikutnya. (San)