KL ZIS GENUK MENGGELIAT

Pimpinan cabang Muhammadiyah Genuk, Kota Semarang, Suhudi mengumpulkan segenap personil dari cabang dan ranting di wilayahnya guna menggerakkan kegiatan Lazis di kecamaan Genuk, pada Sabtu Malam 27/01/18, di rumah salah satu pengurus Lazismu KL Genuk, Ibu Erna.

Pertemuan ini di maksudkan agar PCM Genuk bisa menjalankan program dakwah dengan baik, terutama dari sisi pembiayaannya.

Program dakwah di maksud antara lain, pembangunan masjid yang di rencanakan akan di bangun menjadi dua lantai, pembangunan gedung sekolah TK, dan rencana pembangunan sekolah alam. Selain program pembangunan fisik, juga di rencanakan pengajian rutin di setiap ranting se wilayah cabang Genuk.

Dalam proses menuju capaian tersebut pihaknya menggiatkan upaya Lazismu KL Genuk untuk menggalang dana masyarakat, terutama zakat, infaq, shadaqah serta wakaf, baik wakaf tunai maupun wakaf yang berwujud barang.

Dalam kesempatan ini Lazismu Kota Semarang menyediakan 100 buah kaleng infaq, untuk di bagikan ke seluruh pimpinan, jamaah dan ummat Islam di wilayah cabang Genuk.

Suhudi menyampaikan, sukses dan tidaknya sebuah cita-cita tergantung dari kesiapan personil dalam menjalankan tahapan-tahapan sesuai dengan kemampuan yang di miliki. Namun harus di sertai dengan niat dan kesungguhan dalam menjalankannya. Pihaknya juga berharap agar timnya tetap solid, demi tercapainya cita cita dakwah di cabang Genuk.

Sekretaris cabang Genuk, Suradji merasa lega setelah usai pertemuan. Ganjalan yang selama ini menghambat kegiatan dakwah di cabangnya sudah ada kejelasan untuk penyelesaiannya. “Sekarang tinggal kita laksanakan” kata Suradji mengakhiri pertemuan  malam itu.

Dalam kesempatan ini Lazismu Kota Semarang hadir untuk memberikan support kepada tim Lazismu KL Genuk agar energi tetap tinggi dalam menjalankan dakwah di bidang zakat tidak mudah goyah karena tantangan. Bravo !! tetap semangat kawan. (cak San)

 

7

ZAKAT DIHARAPKAN MAMPU MENGENTASKAN KEMISKINAN

GUBERNUR GANJAR PRANOWO MENDUKUNG FILANTROPI  :  Permasalahan yang sulit sekalipun, menjadi mudah di selesaikan dengan zakat. Demikian di di ucapkan gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam pidatonya pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung fakultas Tehnik dan FMIPA Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Rabu (24/01/18).

Persyarikatan Muhammadiyah dengan kegiatan dakwahnya, salah satunya berkonsentrasi menangani bidang pendidikan sebagai bagian amal usahanya. Unimus adalah salah satunya, yang di harapkan menjadi perguruan tinggi ternama di Semarang.

Harapan tersebut di wujudkan dalam rencana pembangunan gedung baru setinggi 9 lantai, di lokasi kampus Kedungmundu, Tembalang Semarang.

Ada tiga gedung yang di persiapkan proses pembangunannya, yang akan di pergunakan untuk ruang kuliah, perpustakaan, aula juga laboratorium.

Peletakan batu pertama ini di maksudkan sebagai penanda awal di mulainya proses pembangunan. Acara tersebut di hadiri juga oleh walikota Semarang Hendrar Prihadi, sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, PWM Jateng Tafsir, Kopertis 6 Jawa Tengah, Para Rektor PTM se Jateng,  PDM dan PDA se Jateng, PCM, Pimpinan AUM, ortom dan segenap warga juga simpatisan.

Dalam kesempatan tersebut Ganjar menyampaikan, masih banyak permasalahan sosial di masyarakat yang sulit di selesaikan oleh pemerintah seperti rumah yang tidak layak huni, yang jumlahnya masih ada 1.000.600 (satu juta enam ratus) se Jawa Tengah. Juga masih adanya orang yang tidak mampu membayar biaya perawatan di rumah sakit. Permasalahan seperti ini bisa di selesaikan dengan dana zakat, kata Ganjar.

Ganjar juga mengingatkan kepada jumaah umat Islam untuk meningkatkan kesadaran membayar zakat melalui lembaga yang resmi. Dia berharap dana zakat ini di kelola dengan baik, agar bermanfaat untuk membantu pemerintah mengentaskan permasalahan bangsa.

Dalam kesempatan ini Ganjar juga memberikan apresiasi kepada Lazismu yang telah meresmikan Kantor Layanan zakat, infaq dan shadaqah di lingkungan kampus Unimus Kedungmundu. (cak San)

sumber : WA Group Keluarga Muhammadiyah

WhatsApp Image 2018-01-25 at 16.45.24
Peletakan batu pertama Gedung2 Unimus
WhatsApp Image 2018-01-25 at 16.44.02
Peletakan batu pertama Gedung2 Unimus
WhatsApp Image 2018-01-25 at 16.16.46
Peletakan batu pertama Gedung2 Unimus
WhatsApp Image 2018-01-25 at 16.17.12
Peletakan batu pertama Gedung2 Unimus

Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ)

Direktur Akademi Ilmu Statistika (AIS)  Muhammadiyah Semarang,  Wellie Sulistijanti mengatakan bahwa : “Data adalah bagian yang sangat penting untuk mendukung percepatan kemajuan sebuah organisasi, untuk itu pendataan harus di mulai dari sekarang meskipun menggunakan software pengolah data yang sederhana sekalipun”.

Hal ini terungkap dalam bincang-bincang kami di ruang kerjanya dalam kunjungan penyerahan piagam NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat), hari Kamis 3 Januari 2018.

NPWZ adalah salah satu program LAZISMU Kota Semarang, yang sudah di canangkan sejak tahun 2017. Di pelopori oleh pleno PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Kota Semarang. Di buktikan dengan melaksanakan zakat, infaq dan shadaqah di LAZISMU sebagai Lembaga zakat milik Muhammadiyah.

Tercatat sejumlah 113 orang muzaki  (terdaftar NPWZ) total 696 orang, menyalurkan zakatnya melalui LAZISMU,  dan mustahiq penerima manfaat sejumlah 3.626 orang. Capaian ini belum sesuai dengan target yang di canangkan sebanyak 1000 muzaki  di tahun 2017.

Pleno PDM bidang ZIS, Drs. Yusuf Hidayat mengatakan : Perlunya kesadaran semua komponen persyarikatan untuk melaksanakan zakat, infaq dan shadaqah melalui LAZISMU. Mulai dari PDM, PCM, PRM, AUM, Ortom dan semua anggota serta simpatisan Muhammadiyah, sehingga program persyarikatan bisa tercapai dengan baik.

Tahun 2018 ini menjadi kewajiban bagi semua komponen persyarikatan mendukung secara nyata, berzakat, infaq dan shadaqah melalui LAZISMU, agar kegiatan dakwah lancar. Dana zakat ini bisa mengurangi kemiskinan, bisa memberdayakan dhuafa, dan menjadikan mustahiq menjadi muzaki, demikian komentarnya.

Lazismu memberikan kemudahan untuk melaksanakan rukun Islam ke tiga ini. Zakat bisa di transfer ke rek. 714205 6970. Infaq dan shadaqah ke 714205 6983. Pada bank BTN Syariah atas nama Lazismu.

Untuk konfirmasi transfer dan permintaan penjemputan di 0856 4087 3531. Bisa dengan SMS atau WA. (cak San)

WhatsApp Image 2018-01-06 at 14.47.29

REFLEKSI AKHIR TAHUN 2017

Di hari terakhir tahun 2017, bertepatan dengan hari Ahad, bertempat di masjid At-Taqwa Jl. Wonodri Baru, majelis tabligh PDM Kota Semarang melaksanakan pengajian bersama bersama ustad muda, yang juga anggota Dewan Syariah Lazismu Kota Semarang, H. Arif Rahman, LC. MA.

Dalam ungkapan Arab di sebutkan: “Tidaklah matahari terbit kecuali ada yang menyeru: wahai anak adam, aku adalah hari yang baru, dan aku akan menjadi saksi terhadap apa yang engkau lakukan, dan sungguh aku tidak akan pernah kembali lagi”. Maka tidak perlu menunggu sampai tahun baru, perbaikan harus di lakukan setiap hari.

Pada era kemajuan dunia sekarang, umat Islam menghadapi fenomena perusakan dan penghancuran mental, Islam di pisahkan dari kegiatan keseharian, ekonomi, pendidikan dll.

Di sebutkan bahwa :  Orang beriman itu berada di antara 5 tantangan berat yaitu :

  1. Orang muslim yang hasad. Sesama muslim bisa menjadi musuh apabila sudah terjangkit penyakit hasad, dengki.
  2. Orang munafiq yang membenci. Orang Islam yang tidak senang dengan ajaran agamanya juga termasuk satu tanda kemunafikan, dan akan terlihat jelas kalau ada perang.
  3. Orang kafir yang memusuhi. Semua orang kafir sudah pasti tidak akan suka dengan keberadaan Islam dan selalu berusaha untuk memusuhi baik secara terang-terangan maupun tidak.
  4. Setan yang menyesatkan. Sesungguhnya setan itu musuh, maka jadikanlah ia musuh karena setan itu akan mengajak semua sahabatnya menuju neraka.
  5. Nafsu yang selalu menyelisihi. Sesungguhnya nafsu itu selalu mengajak kepada keburukan. Perlawanan hawa nafsu yang tertinggi adalah jihad.

Agar bisa sukses menghadapi tantangan tersebut diperlukan :

  1. Jadilah orang yang sholeh, yaitu orang yang memperbaiki segala kerusakan dalam kehidupan.
  2. Jadilah orang yang bermanfaat. Manusia adalah sebaik-baik ummat yaitu apabila bermanfaat bagi manusia.
  3. Jadilah da’i, yaitu orang yang mengajak kebaikan. Ini menjadi salah satu yang perkara yang mempermudah do’a kita di kabulkan Allah.
  4. Jadilah yang pertama.
  5. Jadilah mampu berinfaq.

Harta yang di keluarkan tidak ada yang hilang,  Allah akan mengganti dengan pahala yang berlipat.

menafkahkan harta di jalan Allah dengan cara yang benar dan mudah. Cukup telepon saja LAZISMU 024-8415722 atau WA 0856 4087 3531. (cak San)

WhatsApp Image 2018-01-02 at 18.26.11
refleksi akhir tahun 2017
WhatsApp Image 2018-01-02 at 18.26.08
refleksi akhir tahun 2017
WhatsApp Image 2018-01-02 at 18.26.04
refleksi akhir tahun 2017