HARI BERMUHAMMADIYAH

Tabligh akbar hari bermuhammadiyah di kota Semarang dipelopori oleh PDM Kota Semarang yang di agendakan setiap tiga bulan sekali. Pada kesempatan ini jatuh giliran pada PCM Pedurungan, yang dilaksanakan di halaman belakang SD Muh. 08 Semarang, pada hari Ahad, 14/10/18.

Bertindak sebagai mubaligh adalah ustadz Prof. Yusuf Suyono, salah seorang sesepuh Muhammadiyah yang pernah menjabat sebagai ketua PDM Kota Semarang pada beberapa periode lalu. Salah satu isi pesan beliau adalah agar setiap ummat Islam melaksanakan amar ma’ruf dan nahi munkar segera di setiap kesempatan. Tidak perlu menunggu waktu, kapanpun dan dimanapun segera lakukan. Mengapa demikian ? karena kesempatan hidup manusia di dunia sangat terbatas, dan hanya pada kesempatan yang terbatas itulah manusia membangun nilai, bekal untuk kehidupan akherat.,

Selain pengajian dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana oleh Lazismu KL PCM Pedurungan bekerjasama dengan Angkatan Muda Muhammadiyah. Dalam penggalangan donasi tersebut terkumpul dana sebesar 10 juta rupiah, yang akan digunakan untuk pembangunan gedung tahfidz Qur’an. Gedung tahfidz di rencanakan dibangun 2 lantai agar mampu menampung siswa dalam jumlah yang banyak.

Kesempatan berkumpulnya jamaah dalam jumlah besar tersebut, juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi bagi sejumlah pegiat ekonomi yang tergabung dalam Jaringan Sadagar Muhammadiyah, dengan cara menggelar produk pada counter-counter yang telah di sediakan oleh panitia. Inilah salah satu kegiatan yang dibentuk dengan tidak melakukan sinergi dan menyatukan beberapa kepentingan. Salah seorang peserta promosi, Rusmiah sempat berkomentar, mengaji, mengais rejeki, silaturrahmi, momong dan bermain sambil edukasi. Entuk kabeh.. (dapat semua). Begitu komentarnya di grup WA. (cak San)

SUDAH SAATNYA BERZAKAT MELALUI LEMBAGA

Zakat adalah kewajiban bagi seluruh umat Islam, tidak terkecuali di persyarikatan Muhammadiyah Jawa Tengah, zakat harus dilaksanakan oleh seluruh warga Muhammadiyah. Pelaksana pengelolaannya tidak terbatas di kantor Lazismu saja, di semua PCM, amal usaha, bahkan masjid Muhammadiyah harus ada kantor layanan zakat. Guna mewujudkan hal tersebut diselenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah se Jawa Tengah, dengan  menghadirkan peserta Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ketua Lazismu dan Ketua Majelis Dikdasmen daerah se Jawa Tengah, yang diselenggarakan hari Sabtu (22/9/18) di hotel Grasia Semarang.

Rapat dipimpin oleh ketua PW Muhammadiyah Jateng, H. Tafsir, M.Ag. di dampingi oleh ketua Lazismu Jateng, Dodok Sartono dan ketua Majelis Dikdasmen PWM Jateng, Iwan Junaedi. Dalam kesempatan tersebut Tafsir menyampaikan ada 3 poin penting yang dibahas dalam rapat ini, pertama meluncurkan program Jum’at Serbu, kedua mempersiapkan menyambut milad Muhammadiyah, dan ketiga mempersiapkan audit Lazismu.

Dalam sambutannya Ketua PWM, Tafsir menjelaskan bahwa untuk mewujudkan visi Lazismu menjadi lembaga zakat yang terpercaya, memerlukan keterlibatan seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Untuk itu PDM dihimbau untuk mendukung sepenuhnya apa yang dibutuhkan oleh Lazismu dalam rangka mempersiapkan segala keperluan yang dipersyaratkan dalam proses audit nanti. Ditegaskan pula bahwa semua warga Muhammadiyah sudah saatnya melaksanakan zakat, infaq dan sedekah melalui Lazismu.

Dalam sesi mempersiapkan audit Lazismu yang disampaikan oleh Ketua Lazismu Jawa Tengah, Dodok Sartono menyampaikan bahwa saat ini Lazismu sedang membangun 100 rumah hunian sementara (huntara) untuk korban bencana Lombok, yang akan dilanjutkan dengan pembangunan sekolah TK dan dua buah Klinik kesehatan lengkap dengan pelayanan rawat inap. Dan akan ditambah lagi dengan bantuan 1000 peralatan dapur. Rencana bantuan tersebut diperkirakan menghabiskan dana sebesar 3,5 milyar. Dana tersebut semua berasal dari perolehan  infaq dalam program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Lazismu.

Dodok melanjutkan bahwa itu semua adalah pekerjaan besar, perlu kerapian administrasi, perlu prosedur kerja yang benar, perlu transparansi dan keterbukaan. Audit yang dilakukan oleh auditor independen juga menjadi tolok ukur kinerja Lazismu Jateng. Oleh karenanya perlu dipersiapkan dan didukung oleh seluruh komponen Muhammadiyah di daerah. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah juga menginginkan agar Lazismu Jateng menjadi salah satu lembaga zakat yang kredibel dengan penilaian WTP, seperti yang sudah raih oleh Lazismu PP beberapa waktu yang lalu.

Dodok menambahkan bahwa di dalam tubuh persyarikatan Muhammadiyah masih banyak potensi zakat yang belum tergarap dengan optimal. Untuk itu perlu kerjasama yang baik seluruh komponen persyarikatan agar dana ZIS terkumpul dan bermanfaat maksimal untuk umat. (cak San)

PENGURUS PERSATUAN SEPAK BOLA HIZBUL WATHAN ( PS HW ) KOTA SEMARANG 2017-2022

Penanggung jawab ; PDM Kota Semarang

Dewan Pembina       :

  1. Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd (Rektor Unimus)
  2. Prof. Dr. Rifki Muslim  (Direktur RS Roemani)
  3. Drs. H. Joko Suprayitno, M.Pd (Dikdasmen Kota Semarang)
  4. Ketut Budiman, ST (LSBO PDM Kota Semarang)
  5. AM. Jumai, SE. MM (PDPM Kota Semarang )

Ketua Umum      ; Djupri Jaman Nur

Ketua Harian      ; Drs.  Tri   Nur Harsono, M.Pd

Sekretaris           : Firdaus  Aris, S .Hum

Wk Dekretaris     :  Faqih Normansyah

Bendahara         :  Alwan Ma’ruf

Wk Bendahara    : Furqon

Manajer Pelatihan dan pertandingan ;  Djupri Jaman Nur

Bidang  Sponsor  ;

  1. AM. Jumai
  2. Slamet Widodo
  3. Saefullah
  4. Sukamdi

Bidang   Pelatih   :

  1. Ali Zubaidi
  2. Kukuh (smpm1)
  3. Masyhadi
  4. Abdul Hamid
  5. Akbar Juliansyah

QURBAN UNTUK SYIAR DAKWAH

Dari data qurban yang masuk di Lazismu sampai dengan hari ini, Rabu (29/8/18), jumlah qurban yang dikelola oleh warga Muhammadiyah di Kota Semarang, tercatat sebanyak 268 ekor hewan. Terdiri dari sapi 81 ekor, kambing 186 ekor dan kerbau 1 ekor.  Data tersebut berasal dari 18 cabang Muhammadiyah di semua kecamatan, yang pelaksanaannya terkonsentrasi di beberapa  titik jamaah, baik di masjid,musholla,  sekolah maupun kantor cabang / ranting Muhammadiyah.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang  tahun ini membuat terobosan baru, yaitu dengan mengatur pelaksanaan qurban  agar mendapatkan nilai syiar dakwah yang lebih luas. Pengaturan dmaksud adalah dengan menghimbau seluruh PCM agar menyembelih qurban sesuai kebutuhan, sedangkan kelebihannya bisa diserahkan ke PDM untuk didistribusikan ke cabang / ranting lain yang masih kurang melalui Lazismu.

PDM Kota Semarnag, Drs. Machasin menyampaikan bahwa program pemerataan distribusi qurban harus dilakukan untuk mendukung dakwah di persyarikatan Muhammadiyah. Terutama untuk pengembangan ranting yang belum kuat, yang jumlah jamaahnya masih sedikit agar berkembang menjadi besar.

Salah satu titik pelaksanaan qurban tersebut ada di RS Roemani. Pimpinan RS Roemani, Soleh Yamin menyampaikan bahwa setiap tahun karyawan selalu berqurban dan dikelola oleh panitia, yang berasal dari karyawan juga. Dia menerangkan bahwa perolehan hewan qurban tahun ini sebanyak 7 ekor sapi dan 16 ekor kambing. Dari jumlah itu ada 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang di distribusikan hidup.

Mengikuti program PDM yang telah diinstruksikan, RS Roemani mendistribusikan 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing melalui Lazismu, agar terdistribusi lebih merata. Yamin menambahkan bahwa RS Roemani berkomitmen agar qurban memberikan manfaat lebih untuk masyarakat lingkungan terutama bagi kaum dhuafa. Minimal  mereka bisa ikut merasakan kebahagiaan dalam kaitannya dengan pelaksanaan ibadah qurban.

Dalam program qurban tahun ini Lazismu Kantor Layanan Daerah, mendistribusikan hewan qurban sebanyak 10 ekor kambing dan 2 ekor sapi. Dari jumlah tersebut, 5 ekor kambing diikutkan program nasional, 5 ekor didistribusikan ke 5 titik cabang/ranting, satu ekor sapi disalurkan ke masjid At-Taqwa Semarang Selatan dan seekor sapi di bagikan dalam bentuk daging. Lima titik penyaluran kambing tersebut adalah Candisari II, Genuk, Tugu , Tanjungmas  dan SD Muh 10 di Semarang Utara, sedangkan pembagian daging sapi bisa menjangkau 11 titik distribusi, yang meliputi cabang, ranting maupun binaan Lazismu.

Lazismu juga menerima dan menyalurkan kelebihan daging qurban di PCM Pedurungan sebanyak 100 paket, yang berasal dari masjid Nurul Islam Plamongansari sebanyak 60 paket, dan masjid Qomariyah sebanyak 40 paket. Semuanya langsung disalurkan ke RT 3 dan 5 RW 11, Tambakaji Semarang. Disamping itu BPPD provinsi Jateng juga berpartisipasi menyalurkan sebanyak 50 paket daging qurban melalui Lazismu.

Ketua BP Lazismu, Drs. Azis Sholeh menyatakan terimakasih atas kepercayaan semua fihak kepada Lazismu dalam menyalurkan qurbannya. Dirinya menambahkan bahwa program Qurban di Lazismu meliputi 2 bagian. Pertama bersifat local di daerah, dan kedua sifatnya nasional yang mana daging qurban diolah menjadi rendang dalam kaleng, dan siap didistribusikan ke daerah bencana sebagai bantuan darurat. Ini juga dimaksudkan untuk menyalurkan hewan qurban yang umumnya terkonsentrasi di daerah tertentu saja. Disinilah qurban akan membawa manfaat dan menjadi  syiar dakwah yang lebih luas. (cak san)

Daftar Imam Khatib Shalat Idul Adha Muhammadiyah se-Kota Semarang, RABU / 22 AGUSTUS 2018 :

Daftar Imam, Khatib dan Tempat Penyelenggaraan Shalat Idul Adha Muhammadiyah se-Kota Semarang, RABU / 22 AGUSTUS 2018 :

  1. Nurbini / Kompleks Masjid Indraprasta / PCM Semarang Tengah.
  2. Aang Khunaefi, M. Ag. / Parkir Ngaliyan Square / PCM Ngaliyan
  3. Ahwan Fanani / halaman MI Muhammadiyah Wonosari / PCM Ngaliyan
  4. Rifqi Kurniawan, Lc. / Halaman Masjid Nurul Qomariyah / PCM Pedurungan.
  5. Widodo, S.Ag., MSI. / Jl. Pamularsih / PCM Semarang Barat
  6. Imam Sumarno / Masjid Al Muhajirin Karangayu / PCM Semarang Barat
  7. Dr. H Sarwi Mahmud MSi / Hal. SD Sampangan 2 Jl. Menoreh Tengah X / PCM Gajahmungkur
  8. Nurhadi Mustofa, SH. / halaman masjid At-Taqwa Jl. Dongbiru Genuk / PCM Genuk
  9. Muhammad Zaenuri, S.Sos.I. / Halaman Masjid At-Taqwa Bandaharjo / PCM Semarang Utara
  10. H.A. Hasan Asyari Ulamai, M.Ag / Halaman Rektorat Unimus/PCM Tembalang
  11. Dr. H. Masrukhi, M.Pd. / Masjid at-Taqwa Petompon Semarang / PCM Gajahmungkur
  12. H. ROSIHAN, M. Ag. / Lapangan Taman Maluku Kel. Karang  Tempel / PCM Semarang Timur
  13. Choirul Anam, M.Ag / Lapangan Taman Lansia Rejomulyo, Kel. Rejosari / PCM Semarang Timur
  14. H. Abdullah Muhajir / Lapangan Perum Griya Arteri Tlogosari / PCM Pedurungan.
  15. H. Sukamdo, M.Si. / Taman Setyabudi Banyumanik / PCM Banyumanik
  16. Afif / Halaman RS. Roemani / PCM Semarang Selatan
  17. Sujatmiko / Lapangan Erowati Selatan (Eros) / PCM Semarang Utara.
  18. Ustadz Muhammad Amien, S.Sos.I / Lapangan Ganesha / PCM Gayamsari.
  19. Ustadz Anom Effendi,S.PdI Halaman Masjid Al Kautsar Wonolopo Mijen
  20. Ustadz Indra Kasmiyanto,A.Md Halaman Mushola Miftahul Jannah Polaman Mijen
  21. Ustadz Rizky Fahmi Sofwan S.PdI Kampus SD.SMP.SMA Muhammadiyah Mijen
  22. Ustadz H.Moch.Arifin,S.Pd.M.Si Halaman SD Tambangan 1 Cangkiran Mijen
  23. Ustadz H.Soewarso.S.Ag Halaman Mushola Al Ikhlas Bubakan
  24. H.Aan Jumeno, M.SI. Masjid Baitul Iman. Manyaran,Semarang Barat
  25. Suparno / Masjid Muharam Jl. Talang Kenarisari / PCM Candisari I
  26. Kasmui, M. Si Masjid at taqwa patemon gunungpati
  27. H. Musman Tholib, M. Si,  halaman wonderia semarang
  28. Giyatno,  halaman SMA Muhammadiyah 1 semarang
  29. Marzuqi, S. Pd. I Halaman smp muhammadiyah 9 semarang
  30. H. Karnadi Hasan, M. Pd, masjid raya candi lama, candisari semarang

DARI KL MIM WONOSARI UNTUK LOMBOK

Riuh suara anak-anak merespon dongeng yang di bawakan kak Blangkon. Ada yang tertawa ada yang berteriak ada yang menjulurkan tangan, bahkan ada yang berusaha memeluk kaki kak Blangkon. Itulah ekspresi kegembiraan siswa-siswa MIM Wonosari yang pagi hari itu (Jumat, 10/8/18) kedatangan tim Lazismu Kota Semarang bersama seorang pendongeng, kak Blangkon Ardi Anazra.

Kedatangan tim Lazismu dalam rangka membangun kebersamaan dalam membantu saudara-saudara di Lombok NTB, yang sedang mengalami musibah gempa beberapa hari yang lalu. Karena itulah tim Lazismu menggandeng seorang seniman pendongeng yang juga guru menggambar di beberapa sekolah TK di Kota Semarang.

Kepala sekolah MIM Wonosari, Moh. Pujianto menyatakan terimakasih kepada tim Lazismu yang telah memberikan  pembelajaran kepada siswa-siswa dengan cara yang menyenangkan dan menghibur melalui dongeng. Dirinya juga tidak menyangka bisa mengumpulkan dana hingga mendekati angka tiga juta, dari siswa yang berjumlah 128 orang. Satu hal yang lebih penting menurutnya bahwa pembelajaran karakter kedermawanan yang dilakukan melalui kaleng infaq Lazismu yang telah diberikan kepada masing-masing siswa sejak bulan Ramadhan tahun lalu, telah memberikan hasil yang positif. Terbukti dari hasil perolehan infaq kali ini yang jauh diatas  ekspektasi, katanya. Selain itu mampu memberikan santunan untuk siswa yang terkena musibah, membantu siswa yang kurang mampu dan setiap seminggu sekali siswa mendapatkan jatah makanan tambahan bergizi. Itu semua hasil dari pemanfaatan dana infaq siswa dalam program kaleng infaq, tutur Pujianto.

Semetara itu tokoh masyarakat sekaligus guru agama di MIM, H. Moh Najib, mengisahkan tentang perjuangan masa lalu ranting Muhammadiyah Wonosari, dimana ranting memegang peranan vital dalam membangun masyarakat di bidang sosial dan keagamaan. Terbukti dengan keberhasilannya mendirikan sebuah masjid yang diberi nama masjid Muhajirin, sebuah sekolah MIM serta kantor PRM. Semua bangunan tersebut berada dalam satu komplek pemukiman dengan sertifikat milik Muhammadiyah, serta berkedudukan stategis dan sangat dekat dari jalan pantura. Dahulu semua kegiatan dakwah terkoordinir melalui PRM, namun beberapa tahun belakangan terjadi kelesuan, sehingga dakwah di tingkat PRM kurang aktif. Najib memberikan masukan agar pimpinan daerah serta cabang menerjunkan da’I lebih sering lagi ke PRM Wonosari. Najib juga berpesan bahwa salah satu kunci keberhasilan dakwah adalah ketersediaan dana yang berasal dari zakat, infaq dan shadaqah. Untuk itu perlu digalakkan penggalangan dana ZIS tersebut melalui Lazismu, tutup Najib. (Cak San)

Peresmian Bangunan SD Muhammadiyah 04 Semarang

Sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci sukses sebuah sekolah, terutama guru harus mempunyai kompetensi yang standar, fokus dan konsisten dalam melaksanakan tugas pengajaran di sekolah.  Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Prof. Dr. Kasmadi, M.Sc. saat meresmikan pemakaian gedung baru SD Muhammadiyah 04 Semarang Timur, Sabtu (04/08/18).

Faktor lain keberhasilan penyelenggaraan sekolah kata prof. Kasmadi, adalah pendanaan yang sehat. Hal ini menjadi tugas dan tanggung jawab penyelenggara, baik PCM maupun PDM. Untuk itu penyelenggara harus aktif dan kreatif dalam menggali sumber-sumber dana yang memungkinkan bisa diakses. Beliau mencontohkan, salah satu alternatif pendanaan sekolah adalah menggunakan dana zakat, infaq dan shadaqah. Seperti yang dilakukan dalam proses pembangunan dua ruang kelas SDM 04 tersebut, dana berasal dari infaq donatur yang disalurkan bekerjasama dengan Lazismu.

Ketua PCM Semarang Timur, H Rohmadi menyatakan terimakasih kepada semua fihak yang telah membantu mewujudkan pembangunan gedung tersebut. Selanjutnya akan dimanfaatkan menjadi dua ruang kelas bagi siswa baru tahun ini. Dirinya menambahkan bahwa pembangunan gedung tersebut adalah renovasi bangunan lama yang sudah rusak. Dengan berfungsinya gedung tersebut akan menambah manfaat dan mendukung dakwah Muhammadiyah di Semarang Timur. (cak San)