BikersMu Jateng Siap Garap Jalur Dakwah di Wilayah Terpencil
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Komunitas otomotif Muhammadiyah, BikersMu Jawa Tengah, resmi memperkuat barisan dakwah melalui penyelenggaraan Musyawarah Wilayah (Musywil) pada Jumat (1/5/2026). Bertempat di Aula Rumah Sakit Unimus, acara ini dihadiri oleh ratusan perwakilan anggota komunitas dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Jawa Tengah, A.M. Jumai, S.E., M.M., menegaskan bahwa Musywil ini menjadi momentum penting untuk menyusun struktur kepemimpinan yang solid. Fokus utama pertemuan ini adalah menetapkan nahkoda baru serta merumuskan program kerja strategis yang berdampak luas.
“Yang namanya komunitas atau perkumpulan harus jelas ketuanya siapa, sekretaris, bendahara, dan jajaran lainnya. Ini adalah lini dakwah lain yang dimiliki Muhammadiyah melalui kegiatan touring,” ujar A.M. Jumai dalam sambutannya.
Menyasar Lorong Dakwah yang Tak Terjangkau
Lebih lanjut, Jumai menjelaskan bahwa BikersMu memiliki keunggulan mobilitas untuk menjangkau wilayah yang sulit tersentuh dakwah konvensional. Melalui semangat petualangan, para anggota berkomitmen masuk ke pelosok daerah guna menyebarkan pesan Amar Makruf Nahi Mungkar.
“Bekesmo (BikersMu) mampu menembus lorong-lorong yang selama ini sulit dimasuki oleh Persyarikatan Muhammadiyah secara umum. Maka dari itu, kami sangat mengapresiasi gegap gempita saudara-saudara di masing-masing daerah,” tambahnya.
Bahkan, organisasi mencanangkan target ambisius dengan merekrut minimal 1.000 anggota di setiap kabupaten/kota. Jika 35 daerah di Jawa Tengah bergerak serentak, maka kekuatan dakwah ini akan mencapai sedikitnya 35.000 personel yang siap mengabdi di jalan raya.
Sinergi Sosial dan Tadabur Alam
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat BikersMu Nasional, Azhar Labib, menyambut positif inisiatif pembentukan Korwil Jawa Tengah tersebut. Ia berharap para pengurus segera melakukan pengukuhan resmi agar sinergi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di tiap wilayah semakin kuat.
“Saat ini, sekitar 11 chapter di Jawa Tengah telah melaksanakan pengukuhan. Oleh sebab itu, kami ingin setiap PDM dan PWM nantinya memiliki unit BikersMu sebagai mitra strategis dakwah,” jelas Azhar Labib.
Ia juga menekankan bahwa aktivitas komunitas ini tidak hanya sebatas perjalanan di jalan raya, tetapi wajib memiliki nilai tambah berupa misi sosial dan pengkajian agama. Sinergi dengan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) Muhammadiyah lainnya menjadi kunci keberhasilan program ke depan.
“Kita tidak hanya touring semata, tapi ada dakwah dan sosialnya. Kita bisa touring ke desa terpencil bersama LDK, atau rihlah ke lokasi wisata yang disertai kajian singkat serta tadabur alam,” pungkas Azhar.