Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami Makin Mudah Berkat Inovasi Mahasiswa UMS Terbaru
JAKARTA, muhammadiyahsemarangkota.org – Siapa sangka, jeruk nipis yang biasa kita temukan di dapur ternyata menyimpan rahasia besar bagi kesehatan rambut. Melalui inovasi mahasiswa UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta), buah asam ini naik kelas menjadi produk perawatan rambut modern bertajuk PINKY Shampo. Karya kreatif ini sukses memborong Silver Medal dalam ajang bergengsi Jakarta International Science Fair (JISF) 2026.
Kompetisi inovasi tingkat dunia tersebut digelar pada (24-27/04/26) yang berlokasi di Jakarta. Tim gabungan dari Program Studi Farmasi dan Fisioterapi UMS berhasil memukau juri dengan membawa semangat green cosmetic Indonesia. Mereka membuktikan bahwa kekayaan alam lokal memiliki daya saing tinggi di panggung internasional.
Produk unggulan ini merupakan sampo anti ketombe bahan alami yang dirancang khusus untuk kenyamanan kulit kepala. Kehadirannya seolah menjadi jawaban bagi mereka yang mulai bosan dengan produk berbahan kimia keras.
Rahasia Jeruk Nipis untuk Rambut Tropis
Perjalanan riset ini bermula dari pengamatan sederhana terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Tim peneliti melihat besarnya manfaat jeruk nipis untuk rambut masyarakat yang tinggal di wilayah tropis. Pasalnya, kelembapan udara yang tinggi sering memicu pertumbuhan jamur penyebab ketombe dengan sangat cepat.
Dani Hendrawan, ketua tim pengembang, menjelaskan bahwa kandungan senyawa bioaktif dalam jeruk nipis seperti flavonoid dan saponin memiliki aktivitas antifungal yang kuat. Hal inilah yang mendasari terciptanya solusi ketombe iklim tropis yang efektif namun tetap lembut di kulit.
“Kandungan senyawa bioaktif dalam jeruk nipis diketahui memiliki aktivitas antifungal dan antiinflamasi yang berperan dalam menjaga keseimbangan fisiologis kulit kepala,” jelas Dani saat memaparkan keunggulan produknya.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi mahasiswa UMS ini lahir sebagai respons terhadap penggunaan bahan sintetis yang berlebihan. Dani ingin menghadirkan cara menghilangkan ketombe secara alami yang lebih bersahabat bagi lingkungan dan tubuh manusia.
“Inovasi ini kami rancang sebagai bentuk respons terhadap keterbatasan penggunaan bahan sintetis dalam jangka panjang. Kami berupaya menghadirkan formulasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga memiliki nilai keberlanjutan dan keamanan yang lebih baik,” tambahnya.
Langkah Pasti Menuju Industri Modern
Selain fokus pada efektivitas, tim PINKY Shampo juga melakukan serangkaian uji eksperimental yang ketat. Mereka sangat detail memperhatikan aspek tekstur yang lembut, aroma yang segar, hingga daya simpan produk agar stabil. Tujuannya jelas, mereka ingin produk ini siap bersaing di rak-rak pasar komersial.
Hasilnya, medali perak yang mereka bawa pulang menjadi bukti bahwa standar riset mereka telah memenuhi kriteria global. Dosen pembimbing, Peni Indrayudha, Ph.D., pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap ketekunan para mahasiswa tersebut.
“PINKY Shampo memiliki prospek kuat untuk dikembangkan sebagai produk berbasis bahan alam yang kompetitif dan berkelanjutan,” tutur Peni saat memberikan apresiasi atas capaian tim.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam mentransformasikan pengetahuan ilmiah menjadi inovasi aplikatif. Menurutnya, inovasi mahasiswa UMS ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendorong solusi nyata bagi masyarakat.
“Capaian ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendorong inovasi berbasis riset yang berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi iptek di tingkat global,” tegas Peni.
Inspirasi dari Alam untuk Masa Depan
Prestasi di ajang JISF 2026 ini memberikan pesan manis bagi kita semua. Ternyata, kita tidak perlu selalu bergantung pada produk impor untuk mendapatkan perawatan rambut berkualitas tinggi. Alam Indonesia sudah menyediakan segalanya, tinggal bagaimana tangan-tangan kreatif mengolahnya secara ilmiah.
Kesuksesan PINKY Shampo menjadi bukti nyata bahwa anak muda Indonesia mampu melahirkan teknologi hijau yang inovatif. Maka dari itu, mari kita terus mendukung karya anak bangsa agar semakin banyak penemuan hebat yang lahir dari kampus-kampus kita untuk dunia.