Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Rahasia Keluarga Sakinah: Obati Hubungan Suami Istri yang Mulai Terasa Hambar

7 Agustus 2026, 16:03 WIB • 2 menit baca
Sepasang suami istri muslim tersenyum hangat dan berpegangan tangan di sofa ruang keluarga, merepresentasikan keharmonisan dan komunikasi suami istri dalam keluarga sakinah.
Ilustrasi suami istri yang sedang berbincang hangat di rumah. Menjaga komunikasi dari hati ke hati adalah kunci utama mewujudkan keluarga sakinah dan merawat cinta agar tidak hambar dimakan rutinitas.

SEMARANG SELATAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Bertahun-tahun menikah, hubungan bisa saja terasa hambar akibat rutinitas berulang. Oleh sebab itu, setiap pasangan perlu membangun kembali keluarga sakinah agar cinta di rumah tetap awet.

Pesan penting ini menggema jelas di tengah hiruk-pikuk Kota Semarang. Siang itu, jamaah tampak khusyuk mendengarkan khutbah di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah, Jalan Wonodri Baru Raya. Tepatnya pada Jumat, 7 Agustus 2026, Ustadz H. Nur Malik Saefudin, S.Ag. memimpin ibadah tersebut.

Ia membagikan resep sederhana secara langsung kepada para jamaah. Pesannya menyoroti cara menjaga keharmonisan relasi pasangan di tengah beratnya beban mencari nafkah.

Fondasi Kuat Mencetak Generasi

Saat ini, banyak pasangan modern terjebak dalam rutinitas kerja yang menguras tenaga. Sebagai dampaknya, kelelahan ini sering membekukan percakapan dan menjauhkan empati di dalam rumah. Padahal, rumah tangga mutlak membutuhkan fondasi moral yang sangat kuat.

“Keluarga merupakan lingkungan utama dalam membentuk kepribadian dan akhlak anggota keluarga,” ujar Ustadz Nur Malik di hadapan para jamaah.

Oleh karena itu, orang tua wajib memberikan keteladanan serta pendidikan agama kepada anak-anak. Dalam praktiknya, edukasi ini bermula dari kualitas interaksi harian antara suami dan istri.

Pentingnya Komunikasi Suami Istri Menurut Islam

Sebuah rumah jelas tidak bisa berdiri tangguh hanya bersandarkan tumpukan bata. Melalui iman dan sikap saling menghormati, suami istri harus membangun kehidupan rumah tangga bersama-sama.

“Kehidupan rumah tangga perlu dibangun dengan keimanan, ketakwaan, saling menghormati, komunikasi yang baik, serta tanggung jawab antara suami dan istri,” tegasnya dengan nada teduh.

Sebagai fondasi, pesan ini sangat selaras dengan prinsip komunikasi suami istri menurut Islam. Dengan saling mendengarkan, pasangan perlahan bisa memecahkan berbagai kebuntuan komunikasi.

Tips Rumah Tangga Awet di Era Modern

Lebih jauh, ketenangan batin yang sejati bukan berarti rumah tangga bebas konflik sepenuhnya. Sebaliknya, ketenangan ini lahir dari cara pasangan bergandengan tangan menghadapi badai berdua. Menerapkan tips rumah tangga awet sangat esensial untuk merawat kasih sayang.

“Keluarga sakinah tidak hanya ditandai dengan kehidupan yang harmonis, tetapi juga dengan adanya komitmen bersama untuk menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” tutur sang khatib mengingatkan.

Melalui komitmen beragama inilah, ikatan cinta akan terus tumbuh secara alami. Pada akhirnya, setiap individu harus kembali menjadikan rumah sebagai tempat yang mendamaikan jiwa.

Sebagai penutup, membangun rumah tangga idaman bukanlah sebuah garis finis yang instan. Proses ini merupakan perjalanan panjang yang menuntut keikhlasan setiap harinya. Ketika rasa bosan mulai menyapa, segeralah perbaiki cara Anda menyapa pasangan di rumah.

Kontributor: Humas Masjid At Taqwa PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: