Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Informatika Muhammadiyah Melesat! APSI-PTMA Pacu Lahirnya Guru Besar dan Akreditasi Unggul

14 Agustus 2026, 11:22 WIB • 3 menit baca
Tiga pimpinan APSI-PTMA duduk di meja panelis dengan latar layar digital yang menampilkan grafik data "Jaringan Ekosistem Infokom PTMA 2026" meliputi 100 institusi dan 155 prodi.
Ketua Umum APSI-PTMA Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D. (tengah) memaparkan target indikator kinerja dan penguatan akreditasi program studi infokom di lingkungan PTMA saat Pra-Rakernas di Universitas Muhammadiyah Malang.

MALANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Ekosistem pendidikan tinggi informatika Muhammadiyah dan ’Aisyiyah resmi mengumumkan gebrakan besarnya. Melalui agenda Pra-Rakernas di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 7–8 Agustus 2026, kepengurusan APSI-PTMA periode 2026–2028 mematangkan program unggulan guna mendongkrak akreditasi program studi anggota hingga meraih predikat Unggul.

Perhelatan strategis tersebut menghadirkan jajaran pengurus pusat untuk menyusun indikator kinerja yang terukur. Pasalnya, penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dosen dan pembenahan sistem mutu menjadi fondasi utama organisasi dalam menghadapi persaingan global.

Langkah nyata ini langsung dipimpin oleh Ketua Umum APSI-PTMA, Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D. Pihak pimpinan menegaskan bahwa program kerja pengurus tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tanpa dampak konkret bagi kampus anggota.

Ketua Umum APSI-PTMA, Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya eksekusi target yang jelas dalam masa kepemimpinannya. “Kita ingin APSI-PTMA hadir sebagai asosiasi yang memberikan manfaat nyata kepada anggota. Karena itu, program kerja harus diterjemahkan menjadi indikator dan target yang jelas, sehingga capaian organisasi dapat diukur dan dievaluasi,” tegas Slamet Riyadi.

Genjot Percepatan Guru Besar dan Kemitraan Industri Modern

Langkah penguatan kapasitas akademik ini berfokus penuh pada fasilitasi kenaikan jabatan fungsional para dosen. Oleh karena itu, pengurus memfasilitasi program pelatihan khusus, studi lanjut, hingga sertifikasi kompetensi untuk mencetak lebih banyak Guru Besar dan Lektor Kepala.

Sebab, keberadaan dosen bergelar profesor akan memperkuat reputasi riset serta kualitas pengajaran di setiap kampus. Bahkan, asosiasi juga membuka jaringan kerja sama luas dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (Dudika) demi menyerap para lulusan informatika.

Selanjutnya, sinergi industri ini akan merambah pada penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Maka dari itu, mahasiswa dapat menikmati pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan teknologi masa kini.

Dengan demikian, mahasiswa informatika di lingkungan PTMA dapat terdorong untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Pembaharuan ini otomatis meningkatkan daya saing kampus-kampus Muhammadiyah di panggung dunia.

Siapkan Konsolidasi Akbar Rakernas 2027 di Makassar

Rangkaian kesepakatan dari UMM Malang ini menjadi amunisi awal menuju musyawarah kerja nasional yang lebih besar. Pengurus telah menetapkan Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai tuan rumah Rakernas APSI-PTMA pada tahun 2027 mendatang.

Pertemuan di Makassar nanti akan mengevaluasi capaian awal indikator kinerja utama yang telah berjalan. Selain itu, jajaran pimpinan siap menyempurnakan strategi kolaborasi agar manfaat organisasi makin meluas.

Oleh sebab itu, komitmen Connect, Collaborate, dan Create Impact menjadi penggerak utama seluruh program asosiasi. Sinergi antarkampus kini berubah menjadi kekuatan nyata yang menghasilkan karya teknologi bermanfaat bagi masyarakat.

Akhirnya, pembenahan mutu dan SDM ini optimis membawa akreditasi program studi informatika di seluruh kampus PTMA melonjak tajam. Kepemimpinan baru ini siap mengukir sejarah baru bagi kemajuan pendidikan digital Indonesia.

Kontributor: Nurul Huda
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: