Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Muhammadiyah & NU Bersatu! Pasukan Kokam Siap Jaga Keamanan Muktamar NU di Jombang

27 Agustus 2026, 16:02 WIB • 2 menit baca
Pasukan Kokam Muhammadiyah dan Banser NU berjabat tangan saat berkolaborasi menjaga keamanan Muktamar NU di Jombang.
Harmoni Persaudaraan: Anggota Kokam Muhammadiyah (baret merah) dan Banser NU (baret hitam) saling berjabat tangan hangat saat berpatroli bersama menjaga keamanan Muktamar NU ke-35 di Jombang. Di latar belakang tampak tenda Posko Bersama yang didirikan sebagai wujud nyata sinergi lintas organisasi. (Dok : Ilustrasi AI)

JOMBANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Sinergi luar biasa mewarnai Jombang jelang perhelatan akbar umat Islam. Pasukan keamanan Muhammadiyah dan pengurus lokal berkolaborasi penuh menjaga kelancaran Muktamar NU. Acara besar ini berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026. Aksi nyata tersebut sukses mendobrak sekat organisasi demi mengutamakan persaudaraan sejati.

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjadi pusat hajatan bersejarah kaum Nahdliyin ini. Merespons momen penting tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang langsung bergerak cepat. Mereka secara khusus membentuk kepanitiaan gabungan untuk membantu kelancaran acara.

Terjunkan Pasukan Elite

Laporan situs muhammadiyah.or.id pada Senin (24/8/2026) mengungkap rincian tugas tim gabungan ini. Panitia Muhammadiyah menerjunkan langsung personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) ke lapangan. Pesilat Tapak Suci juga ikut turun gelanggang mengawal area kegiatan.

Kehadiran pasukan elite tersebut bertujuan memperkuat barisan warga lokal dalam mengamankan lokasi. Sekretaris Panitia Muhammadiyah Jombang, Suwanto, menjelaskan misi utama pengerahan pasukan gabungan itu.

“Kami menerjunkan personel Kokam dan Tapak Suci secara langsung untuk membantu menjaga keamanan serta kelancaran selama muktamar berlangsung,” ujar Suwanto.

Fasilitas Gratis di Jalur Strategis

Selain urusan keamanan, wujud kolaborasi ini juga menyentuh aspek kenyamanan para tamu. Mengutip publikasi Muhammadiyahjombang.com, Pemuda Muhammadiyah dan pengurus MWC NU Tembelang bergotong royong merapikan lokasi posko. Kegiatan bersih-bersih lahan bersama itu sudah berlangsung sejak Minggu (16/8/2026).

Panitia sengaja membangun posko pelayanan tersebut di titik yang sangat strategis bagi pengendara. Titik singgah di Desa Mojokrapak ini memotong langsung jalur utama dari arah Exit Tol Tembelang. Jarak tempat istirahat ini hanya terpaut 500 meter dari lokasi muktamar.

Keberadaan area istirahat ini tentu sangat memudahkan perjalanan jamaah dari berbagai daerah. “Jadi peserta muktamar atau penggembiranya nanti yang lewat tol mau ke lokasi muktamar bisa singgah di sini untuk menikmati berbagai layanan yang disediakan,” kata Suwanto.

Sinergi Medis dan Logistik

Melengkapi dukungan pengamanan, Muhammadiyah turut menghadirkan kejutan logistik berskala besar. Relawan gabungan membagikan 10 ribu mangkuk bakso dan 10 ribu butir telur rebus secara cuma-cuma. Pengunjung posko juga bebas menikmati aneka minuman segar serta makanan ringan.

Langkah menyediakan logistik melimpah ini murni bertujuan memuliakan setiap tamu yang datang. Suwanto memastikan seluruh relawan selalu siap menyambut kedatangan jamaah dengan tangan terbuka.

“Berbagai layanan gratis ini telah kami siapkan khusus untuk menyambut para peserta dan penggembira muktamar,” tegasnya.

Menyempurnakan sajian makanan, tiga Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang ikut menyiagakan tenaga medis. Tim dokter membuka layanan kesehatan gratis bagi siapa saja yang merasa kelelahan. Kerja sama konkret ini sukses mengukir sejarah manis tentang tingginya toleransi lintas organisasi.

Kontributor: MPI PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: