Merawat Ketenangan Jiwa Lansia: Seni Melepaskan Ekspektasi di Hari Tua
NGALIYAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Menjaga ketenangan jiwa lansia di tengah sepinya hari tua menuntut seni melepaskan ekspektasi berlebihan pada manusia. Seni merawat hati ini menjadi kunci penting agar para orang tua terhindar dari rasa cemas.
Pemaparan ini disampaikan oleh Dr. KH. Fachrurodzi, M.Ag. Selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang dalam Pesantren Lansia Semarang Angkatan ke-13 pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Acara tersebut bertempat di Masjid At Taqwa Ngaliyan Wates, Semarang. Di hadapan jamaah, ia mengupas metode Tazkiyatun Nafs sebagai kompas hidup.
Menata Masa Lalu dengan Sabar
Perubahan fisik yang kian lambat kerap memicu kecemasan saat seseorang mengenang masa lalu. Menghadapi kenyataan ini, ia menegaskan pentingnya menanamkan sifat sabar dan ridha secara konsisten.
Ia menjelaskan bahwa kesedihan di usia senja merupakan hal yang wajar dirasakan oleh setiap insan. “Boleh sedih. Boleh menangis. Sabar adalah tetap percaya kepada Allah ketika menghadapi sesuatu yang tidak kita sukai,” ungkapnya.
Melepas Ekspektasi Lewat Qanaah dan Syukur
Fase kehidupan hari ini sering kali menghadirkan kekecewaan ketika kebaikan kepada anak tidak berbalas setimpal. Sebagai solusinya, ia mengingatkan pentingnya keikhlasan murni demi mencari rida-Nya.
Ia menekankan bahwa setiap pengorbanan kepada keluarga harus diniatkan sebagai ibadah murni. “Apa saja yang sudah kita lakukan untuk suami kita, istri kita, anak-anak kita, ya sudah, itu bagian dari amal yang harus kita lakukan,” ujarnya.
Selain itu, sifat qanaah atau merasa cukup mampu menyelamatkan batin dari belenggu rasa iri. Menukar keluhan dengan lensa syukur membuat sisa usia terasa jauh lebih lapang.
Menjemput Husnul Khatimah dengan Tawakkal
Menyongsong hari esok tidak perlu menyisakan rasa gundah yang berlebihan bagi para orang tua. Ketika batas kemampuan manusia menemui ujungnya, tawakkal hadir sebagai jembatan penyerahan diri.
Ia pun mengajak jamaah untuk senantiasa berhusnuzan di balik setiap ujian hidup yang datang. “Maka mari kita beralih kepada pandangan Allah Subhanahu wa taala. Yang kita cari keridaan Allah Subhanahu wa taala,” tambahnya.
Mengenal Lebih Dekat Program Pesantren Lansia
Rangkaian kegiatan inspiratif ini merupakan bagian dari program Pesantren Lansia yang rutin digelar pada pekan pertama setiap bulannya. Para peserta dapat mengikuti berbagai agenda bermanfaat seperti mengaji Al-Qur’an, kajian kitab Al-Hikam, dzikir bersama, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Panitia juga menyediakan fasilitas penunjang yang nyaman berupa ruangan ber-AC, kasur busa, konsumsi, serta layanan antar-jemput. Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan kerabatnya, informasi dan pendaftaran dapat menghubungi H.M. Solikul Hadi melalui nomor 08122572294.