Antusiasme Memuncak di Bazar UMKM Hari Bermuhammadiyah: Ladang Berkah untuk Pelaku Ekonomi Lokal!
GAYAMSARI, semarangkotasemarang.org – Suasana Hari Bermuhammadiyah dan Beraisyiyah di Lapangan Taman Citra Satwa pada Sabtu, (26/07/2025), tidak hanya dimeriahkan oleh beragam pertunjukan seni, tetapi juga diramaikan oleh gelak tawa dan keceriaan. Kemeriahan tersebut datang dari masyarakat, wali murid, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut hadir memeriahkan acara.
Tak hanya dimanjakan dengan ragam penampilan panggung, pengunjung juga bisa berkeliling menjelajahi puluhan stand bazar yang menyuguhkan beragam produk menarik, menandakan betapa tingginya antusiasme para partisipan.
Terhampar di area acara, lebih dari 30 stand UMKM yang diisi oleh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Amal Usaha Aisyiyah (AUA), serta berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah lokal. Setiap sudut pameran menawarkan pesona uniknya masing-masing.
Bayangkan saja, Anda bisa menemukan jajanan tradisional yang menggugah selera dari stand TK ABA 34, mengingatkan kita pada cita rasa masa kecil yang otentik. Tak kalah kreatif, UMKM di sekitar lokasi juga menjajakan aneka nasi bento yang praktis dan lezat, cocok untuk dinikmati saat berpetualang di bazar ini.
Bukan hanya soal kuliner, ada juga penjual sepatu dari UMKM lokal yang memamerkan koleksi terbaru mereka, menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif di Semarang ini sangat beragam dan terus berkembang.
Dampak Positif dan Harapan Berkelanjutan
Gelaran bazar ini bukan sekadar ajang jual beli biasa; ini adalah panggung bagi para pelaku UMKM untuk bersinar. Ibu Wida, salah satu pelaku UMKM yang merupakan wali murid dari SD Muhammadiyah 11, mengungkapkan kegembiraannya.

“Acara yang sangat meriah ini benar-benar membantu kami para UMKM lokal untuk meningkatkan penghasilan dan mempromosikan produk kami lebih luas,” ujarnya dengan senyum sumringah.
Ia menambahkan bahwa acara ini sangat “keren dan meriah,” memberikan dampak positif yang signifikan bagi usahanya.
Senada dengan Ibu Wida, Ibu Supriyati, seorang pelaku UMKM lokal lainnya, memberikan testimoni positif.
“Acaranya meriah, unik, dan sangat bermanfaat untuk produk saya,” ungkapnya penuh rasa syukur.
Harapannya, acara semacam ini dapat diagendakan secara rutin oleh Muhammadiyah. “Kalau bisa rutin, pasti akan semakin banyak #UMKM yang terbantu dan ekonomi lokal semakin menggeliat,” tambahnya, menyampaikan aspirasi banyak pelaku usaha kecil lainnya.
Kehadiran Bazar UMKM ini tidak hanya menciptakan transaksi ekonomi, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan dukungan antar komunitas. Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kolaborasi dan fasilitas yang tepat, sektor UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh dan menjadi tulang punggung perekonomian. Melihat antusiasme yang luar biasa dan tanggapan positif dari para pelaku usaha.