Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

IMM UNIMUS Buka Pusat Belajar di Desa Jamus, Demak

7 Agustus 2025, 14:10 WIB 3 menit baca
IMM UNIMUS Buka Pusat Belajar di Desa Jamus, Demak

DEMAK, muhammadiyahkotasemarang.org – Pusat belajar tak hanya ada di dalam kampus, tetapi juga di tengah masyarakat. Itulah semangat yang diusung oleh Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) A.R Fachruddin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Melalui kegiatan Grand Launching yang digelar di Aula Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, pada Rabu (06/08/25), mereka secara resmi memulai program yang bertujuan menjadikan kampus sebagai pusat belajar untuk masyarakat.

Peluncuran program ini bukan sekadar seremonial belaka. Di balik pemotongan pita sebagai simbol peresmian kegiatan, acara ini sekaligus menjadi ajang perkenalan antara Tim PPK Ormawa IMM A.R Fachruddin dengan masyarakat dan mitra.

Perkenalan program kerja CenDEKIA 5.0 meliputi penyampaian tujuan jangka panjang diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam serangkaian program yang akan berjalan ke depan.

Harapan besar terbangun untuk menjalin kolaborasi dengan mitra berkelanjutan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Rangkaian kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat CenDEKIA 5.0 di Desa Jamus akan dipandu oleh Tim PPK Ormawa IMM A.R Fachruddin.

Pintu Kolaborasi di Desa Jamus

Acara ini dihadiri oleh 44 orang peserta. Tak hanya melibatkan mahasiswa dan warga sekitar, tetapi juga didukung penuh oleh berbagai pihak, seperti UPT TIK dan perpustakaan UNIMUS, sejumlah instansi pemerintah Kabupaten Demak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, PMI, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Dinas Pertanian dan Pangan, Halal Center UNIMUS, serta kampus UNIMUS sendiri.

Dalam sesi sambutan, para tokoh yang hadir menyampaikan apresiasi terhadap semangat kolaboratif yang dibawa oleh Tim PPK Ormawa. Menurut mereka, kehadiran generasi muda dengan berbagai program pemberdayaan seperti ini menjadi guncangan semangat baru bagi pembangunan dan kemajuan desa.

“Peningkatan kapasitas keilmuan di masyarakat diharapkan dapat terpenuhi, serta mahasiswa dapat mengetahui kondisi ril masyarakat.” ujar Rifai, Kepala Desa Jamus.

Ditegaskan lagi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora, yaitu Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd bahwa tidak sekadar sibuk di bangku perkuliahan dalam ruangan, mahasiswa juga harus mengetahui kondisi yang ada dan ikut berperan dalam mengimplementasikan ilmu-ilmu di perkuliahan untuk masyarakat.

Di akhir kegiatan, ketua Tim PPK Ormawa IMM A.R Fachruddin, Noviana Supriatin menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan program, “ kami berharap program ini tidak hanya selesai pada tataran kegiatan, tetapi bisa meninggalkan jejak kebermanfaatan jengka Panjang.

Semoga Masyarakat Desa Jamus bisa terus berkembang Bersama, dan pusat belajar yang kami dapat menjadi ruang aktualisasi dan kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

PPK Ormawa sendiri merupakan program nasional yang mendorong organisasi kemahasiswaan agar lebih berdaya dalam menghadirkan solusi bagi permasalahan di masyarakat.

Di Desa Jamus, program ini akan menyasar mengenai isu-isu di ranah pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, hingga lingkungan, melalui pendirian lima pusat belajar. Dengan dimulainya program ini, mayarakat Desa Jamus mempunyai harapan baru untuk tumbuh mandiri dan berdaya.

Melalui program ini, kami berharap dapat meningkatkan keterampilan hidup (life skills) masyarakat Desa Jamus di bidang teknologi, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, kami ingin menciptakan alternatif ekonomi kreatif di bidang pangan dengan penguatan sektor lingkungan dan ekonomi. Semua ini sejalan dengan visi pembangunan yang berfokus pada kemandirian, pemberdayaan, dan kesejahteraan masyarakat desa.

Kontributor: Afida Nur Aulia
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: