AMJ Institut Resmi Diluncurkan, Fokus pada Kajian dan Riset Ormas
SEMARANG SELATAN, muhammadiyahsemaranglkota.org- AMJ Institut, sebuah lembaga yang didirikan untuk menjadi pusat kajian dan riset organisasi masyarakat (ormas), resmi diluncurkan dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Ormas Bersatu (FKSB) Kota Semarang beberapa waktu lalu. Peluncuran ini menjadi momen penting bagi ormas di Kota Semarang untuk meningkatkan kapasitas strategis mereka.
Bertempat di Gedung Balai Kesbangpol Kota Semarang, soft launching AMJ Institut ditandai secara simbolis dengan penyerahan kaus berlogo lembaga tersebut oleh Ketua FKSB Kota Semarang, AM Jumai yang juga merupakan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, kepada jajaran pengurus, Jum’at (29/8/2025).
Peluncuran AMJ Institut ini sendiri merupakan bagian dari Rakor FKSB yang dihadiri oleh seluruh pengurus, serta dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Agung Nurul Falaq.
Peran dan Tujuan AMJ Institut
Dalam sambutannya, AM Jumai menekankan peran strategis AMJ Institut sebagai lembaga yang didesain untuk menjawab tantangan dan kebutuhan ormas di masa depan. Lembaga ini diharapkan dapat melahirkan berbagai kajian, program pendidikan, dan inovasi yang relevan untuk memperkuat peran ormas di berbagai bidang, termasuk sosial, politik, budaya, dan keagamaan.
“AMJ Institut hadir sebagai wadah bagi ormas untuk melakukan riset mendalam, mengkaji isu-isu terkini, dan merumuskan strategi yang lebih efektif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas ormas agar dapat berkontribusi lebih besar bagi masyarakat,” ujar AM Jumai.
Selain peluncuran AMJ Institut, Rakor FKSB juga fokus pada evaluasi program kerja tahun 2024–2025 dan penyusunan rencana kegiatan untuk tahun 2025–2026. Beberapa program terdekat yang akan dilaksanakan oleh FKSB meliputi kemah pembauran ormas, penyusunan buku data ormas Kota Semarang, wisata studi komparatif, serta pameran dan budaya ormas.
Kehadiran AMJ Institut diharapkan dapat mendorong ormas untuk menjadi entitas yang lebih terencana dan berlandaskan data. Peluncuran ini menjadi langkah awal untuk menciptakan ekosistem ormas yang lebih profesional dan adaptif di Kota Semarang.