Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.
Opini 2 menit baca

Kapan Lebaran 2026? Bedug Global KHGT Pastikan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret

Dr. Kasmui

Anggota Tim Pengembang Software KHGT Majelis Tarjih dan Tajdid PP. Muhammadiyah

Kapan Lebaran 2026? Bedug Global KHGT Pastikan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret
Kasmui, anggota Tim Pengembang Software Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Analisis komputasi KHGT memprediksi 1 Syawal 1447 H (Lebaran 2026) jatuh secara serentak pada Jumat, 20 Maret 2026. (Foto: Dok. Istimewa)

Membicarakan hari raya selalu memantik kerinduan yang mendalam. Selanjutnya, umat Islam tentu ingin merayakan Lebaran 2026 bersama-sama. Sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) membawa kabar baik ini. Perhitungan matang menyatukan jatuhnya 1 Syawal 1447 H.

Mari kita bayangkan sebuah desa luas di balik perbukitan. Jika penjaga di puncak bukit memukul bedug magrib, seluruh warga lembah ikut berbuka puasa. Warga desa tidak perlu mendaki bukit untuk melihat matahari terbenam. Mereka memercayai satu sistem tanda yang valid.

Kira-kira begitulah prinsip Kesatuan Matlak Global bekerja. Jika satu pengamat bumi melihat hilal, seluruh dunia sepakat mengikutinya. Tentu saja, batas geografis tidak lagi menghalangi persatuan Lebaran 2026 ini.

Syarat Sah Ketukan Bedug 1 Syawal 1447 H

Namun, sang penjaga bukit memiliki aturan ketat sebelum memukul bedug. KHGT juga menetapkan dua syarat mutlak untuk menentukan 1 Syawal 1447 H.

Pertama, bulan wajib mencapai ketinggian minimal 5∘ saat matahari terbenam. Kedua, sudut elongasi harus melewati batas 8∘

Oleh karena itu, perhitungan Lebaran 2026 mengacu pada syarat ini. Astronom memantau fase konjungsi secara teliti. Peristiwa penting ini terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026. Tepatnya, sistem mencatat waktu kejadian pada pukul 01:23:25 UTC.

Titik awal pemenuhan kriteria KHGT

Kondisi dini hari ini sangat menguntungkan pergerakan bulan. Akibatnya, bulan memiliki waktu panjang untuk mencapai titik aman di ufuk barat. Kemudian, aplikasi pemantau mencari “penjaga bukit” pertama yang memenuhi syarat.

Titik Terang Lebaran 2026

Akhirnya, pemetaan global menemukan titik terang Lebaran 2026. Wilayah Hail di Arab Saudi berhasil menjadi penanda pertama. Di wilayah ini, elongasi sukses menyentuh 8∘ dan ketinggian melewati 5∘. Matahari terbenam di Hail langsung mengesahkan hari baru.

Kejadian ini memenuhi kriteria secara sah sebelum waktu berganti. Oleh sebab itu, sistem otomatis menghentikan pencarian di wilayah lain.

Kesimpulannya, umat Islam resmi merayakan 1 Syawal 1447 H secara serentak. Lebaran 2026 jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Catatan: Semua data yang dijadikan referensi diturunkan dari aplikasi KHGT Times versi 6.4 yang dapat
diunduh melalui tautan https://hisabmu.com/khgttimes/

Baca juga:

Fakta Baru Lebaran Muhammadiyah 2026: Hilal 1 Syawal Tembus di Arab Saudi

Panduan Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap Sesuai Sunnah

Shalat Idulfitri di Lapangan atau di Masjid? Ini Penjelasan Sunah dan Pahalanya

Daftar 50 Lokasi Shalat Idulfitri Muhammadiyah Semarang 20 Maret 2026

Editor: Agung S Bakti
Isi artikel adalah tanggung jawab kontributor sepenuhnya.
Bagikan: