Dua Tokoh Senior Muhammadiyah Semarang Berpulang, Tinggalkan Jejak Perjuangan di Persyarikatan

Muhammadiyah Semarang berduka atas wafatnya H. Parlin dan H. Djufri Zaman Nur. Kenang perjuangan dua tokoh yang jadi teladan kader persyarikatan.

SEMARANG- Muhammadiyah Kota Semarang berduka. Dua tokoh senior pilar pergerakan persyarikatan, Drs. H. Parlin, M.Ag dan H. Djufri Zaman Nur berpulang pada Sabtu (28/6/2025) kemarin. Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Muhammadiyah serta masyarakat Kota Semarang.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap keluarga besar Muhammadiyah Kota Semarang menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya dua tokoh Muhammadiyah yang sangat luar biasa perannya di persyarikatan, Bapak Haji Parlin dan Bapak Haji Djufri,” ujar Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Dr. K.H. Fachrur Rozi, M.Ag, saat takziah ke rumah duka, Ahad (29/6/2025).

Menurutnya, semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan oleh kedua almarhum harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

“Jadikan wafatnya beliau berdua sebagai motivasi untuk terus berjuang dalam menegakkan nilai-nilai Islam dan kemajuan umat. Teruslah belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat. Jaga semangat dan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh beliau berdua, serta jadikan mereka sebagai teladan dalam berjuang untuk kemaslahatan umat,” tambahnya.

H.Parlin: Sosok Kritis yang Lahirkan Kader Berintegritas

Drs. H. Parlin, M.Ag dikenal sebagai sosok kritis yang tidak pernah ragu menyuarakan kebenaran. Ketelitian dan konsistensinya dalam memperjuangkan nilai-nilai Muhammadiyah menjadi teladan bagi banyak kader.

Wakil Ketua PDM Kota Semarang, Dr. AM. Jumai, mengenang Parlin sebagai mentor dan guru bagi para kader. “Beliau adalah mantan ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Semarang yang paling senior. Beliau adalah mentor, guru, dan motivator ulung bagi saya. Tidak pernah ada permusuhan dan kebencian dalam membina dan membimbing kader,” kenangnya.

Bahkan dalam kondisi sakit, Parlin tetap hadir sebagai motivator bagi kader muda. Perannya di Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah dan PDM Kota Semarang menjadi bukti kepercayaan umat terhadap integritasnya.

“Sang pengkritik itu telah tiada, tapi suaranya masih menggema dalam setiap langkah perjuangan Muhammadiyah,” ucap Jumai.

H. Djufri Zaman Nur: Pelita Abadi di Jalur Pendidikan

Sementara itu, H. Djufri Zaman Nur dikenal sebagai penggerak pendidikan yang tak kenal lelah. Perjalanannya dalam dunia pendidikan Muhammadiyah sangat panjang. Mulai dari Taman Siswa, kepala sekolah, hingga dewan pendidikan di tingkat cabang dan pusat.

H. Djufri adalah sosok yang menjadi “suluh yang menerangi jalan pendidikan Muhammadiyah”. Bahkan dalam sakit pun ia tetap memikirkan kemajuan persyarikatan. Ia tak pernah berhenti memikirkan cabang yang lemah, sekolah yang terancam, dan kader yang membutuhkan arahan.

Menurut Jumai, H. Djufri adalah salah satu sosok senior yang paling dihormati di kalangan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Semarang. Ia juga pernah menjabat sebagai ketua di masanya.

“Muhammadiyah sebagai organisasi besar tidak lahir dari ruang hampa. Ia dibangun oleh sistem kaderisasi otentik, dan dari sanalah muncul generasi-generasi unggul seperti Haji Parlin dan Haji Djufri,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan dan doa, pengajian takziah diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut di masing-masing rumah duka. Pengajian almarhum H. Djufri berlangsung di rumah duka daerah Genuk Karanglo, belakang SPBU Jalan Sriwijaya. Sementara H. Parlin di rumah duka Jl. Janggli Telawah II RT 04 RW 09 Kelurahan Jatingaleh.

Berikut jadwal lengkap pengajian keduanya:

Pengajian almarhum Drs. H. Parlin, M.A:
Ahad, 29 Juni 2025: Drs. KH. Musman Tholib, M.Ag
Senin, 30 Juni 2025: Drs. KH. Danusiri, M.Ag
Selasa, 1 Juli 2025: Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd

Pengajian almarhum H. Djufri Zaman Nur:
Ahad, 29 Juni 2025: Drs. H. Danusiri, M.Ag
Senin, 30 Juni 2025: Dr. H. AM. Jumai, S.E., M.M.
Selasa, 1 Juli 2025: Drs. H. Abdullah Muhajir

Reporter: Yaskur. Editor: Agung S Bakti

Scroll to Top