Cuma 16 Ribu! BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Dai dan Relawan Muhammadiyah Semarang
SEMARANG SELATAN – LP UMKM PDM Kota Semarang membawa kabar segar bagi para pejuang umat. Mereka baru saja menyosialisasikan manfaat BPJS Ketenagakerjaan BPU (Bukan Penerima Upah) sebagai jaring pengaman sosial. Agenda strategis ini berlangsung di Resto Asoka Hotel Gracia pada Rabu (21/01/26) untuk memperkuat perlindungan aktivis persyarikatan.
Selama ini, banyak pejuang dakwah hanya memiliki BPJS Kesehatan. Padahal, layanan tersebut tidak menanggung biaya pengobatan akibat kecelakaan kerja atau aktivitas organisasi. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk menutup celah proteksi tersebut secara menyeluruh bagi para relawan.
Strategi LP UMKM Lindungi Penggerak Ekonomi
Ketua LP UMKM PDM Kota Semarang, Drs. H. Fajar Arifin M.Si, menegaskan bahwa perlindungan penggerak organisasi adalah prioritas utama. Ia menilai sinergi ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial. Saat ini, LP UMKM membawahi banyak unit binaan dari tingkat cabang hingga ranting di Kota Semarang.
“Kami ingin memitigasi risiko kerja saat anggota menjalankan roda ekonomi organisasi,” ujar Fajar. Melalui kolaborasi ini, pelaku amal usaha mendapatkan jaminan kecelakaan kerja hingga santunan kematian. Dengan demikian, pengurus daerah memastikan setiap penggerak Muhammadiyah memiliki sandaran finansial yang kuat saat menghadapi musibah.
Manfaat Perlindungan Tanpa Batas Biaya
Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan, Elies Diah Ayu Arwanti, memaparkan keunggulan program ini. Pihaknya menjamin seluruh biaya perawatan rumah sakit tanpa batasan plafon. Artinya, BPJS Ketenagakerjaan menanggung biaya medis sampai peserta sembuh total sesuai rekomendasi dokter.
Selain itu, proteksi ini menjadi benteng pertahanan ekonomi keluarga. Elies menjelaskan bahwa langkah ini mencegah relawan jatuh miskin akibat biaya medis yang membengkak. Bahkan, pihaknya pernah mencairkan klaim mencapai miliaran rupiah untuk kasus kecelakaan berat. Melalui skema ini, para aktivis dapat berdakwah dengan tenang tanpa mencemaskan beban biaya pengobatan.
Iuran Murah dan Cara Daftar yang Mudah
Harga iuran untuk kategori pekerja mandiri atau BPU ini sangat terjangkau. Peserta cukup membayar Rp16.800 per bulan untuk mendapatkan perlindungan dasar. Selain itu, tersedia paket hemat sebesar Rp126.000 untuk perlindungan satu tahun penuh.
Antusiasme warga persyarikatan terlihat sangat tinggi dalam acara tersebut. Sekitar 50 peserta hadir memadati lokasi, mulai dari jajaran Ketua PCM se-Kota Semarang hingga perwakilan Lazismu. Kehadiran mereka menunjukkan kesadaran yang tinggi akan pentingnya jaminan sosial di lingkungan Muhammadiyah.
Komitmen Nyata untuk Relawan dan Dai
Wakil Ketua PDM Kota Semarang, Dr. H. KRAT. AM. Jumai, S.E M.M, menyatakan jaminan ini adalah bentuk kasih sayang organisasi. Fokus perlindungan mencakup personel MDMC, Kokam, juru dakwah, hingga imam dan marbot masjid. Tokoh-tokoh ini merupakan garda terdepan yang melayani jamaah setiap hari.
Terakhir, Jumai berharap pimpinan cabang hingga ranting segera meresmikan kesepakatan ini. Langkah cepat tersebut sangat penting demi keselamatan para pelaku amal usaha di Semarang. Dengan proteksi yang tepat, dakwah Muhammadiyah akan semakin kuat dan berkelanjutan.
Baca juga :
Laris Manis! Strategi Branding ‘Mentari Ceria’ Bikin Produk UMKM Ludes Diserbu Pembeli
UMKM Binaan Muhammadiyah Raih Omzet Besar di Milad ke-113 di Balai Kota
Muhammadiyah Jamin Mutu Produk Lokal: UMKM Dibimbing Bersertifikat Halal dan Kuasai Pasar Digital