Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

PP Muhammadiyah Terbitkan Edaran Budaya Hidup Hemat, Instruksikan Efisiensi Anggaran Total

6 Mei 2026, 13:08 WIB • 2 menit baca
Foto dokumen resmi berupa potongan surat edaran dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan nomor 5/EDR/I.0/B/2026. Dokumen ini memiliki kop surat resmi dengan logo matahari Muhammadiyah di bagian atas tengah. Judul edaran tertulis dengan huruf kapital yang berbunyi "IMBAUAN EFISIENSI DAN BUDAYA HIDUP HEMAT". Teks di bawahnya menjelaskan bahwa situasi ekonomi nasional dan global perlu disikapi dengan kebijaksanaan serta imbauan untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran
Dokumen resmi Edaran Nomor 5/EDR/I.0/B/2026 yang diterbitkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi. Instruksi ini menekankan pentingnya melakukan efisiensi anggaran secara total di seluruh jenjang persyarikatan untuk menjaga stabilitas dan kemandirian organisasi

YOGYAKARTA, muhammadiyahsemarangkota.org – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menerbitkan instruksi strategis terkait pengelolaan keuangan dan gaya hidup melalui Edaran Nomor 5/EDR/I.0/B/2026 tentang Imbauan Efisiensi dan Budaya Hidup Hemat. Langkah ini menjadi respons organisasi dalam menyikapi situasi perekonomian nasional dan global yang penuh ketidakpastian.

Melansir dari laman resmi muhammadiyah.or.id, PP Muhammadiyah mengimbau seluruh elemen persyarikatan untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan. Organisasi menekankan pentingnya kebijaksanaan bersama agar stabilitas dan kelangsungan persyarikatan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Prioritas Program Strategis dan Digitalisasi Koordinasi

Melalui edaran tersebut, pimpinan persyarikatan di semua tingkatan wajib mengedepankan efisiensi anggaran belanja serta menghindari pengeluaran yang tidak mendesak. Muhammadiyah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memprioritaskan program yang berdampak langsung kepada masyarakat luas.

Selain itu, PP Muhammadiyah secara tegas meminta pengurangan kegiatan seremonial serta acara regional-nasional berbiaya tinggi. Sebagai alternatif, organisasi mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk melaksanakan rapat koordinasi secara daring guna menekan biaya kunjungan langsung.

Poin-Poin Instruksi PP Muhammadiyah

Berdasarkan dokumen resmi yang ditandatangani Pimpinan Pusat Muhammadiyah, berikut adalah delapan poin instruksi utama bagi seluruh elemen persyarikatan:

  1. Mengedepankan efisiensi, penggunaan anggaran belanja, dan menghindari pengeluaran yang tidak mendesak.
  2. Memprioritaskan program dan kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang kurang diperlukan.
  3. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara efektif dan bertanggung jawab.
  4. Mengurangi acara-acara regional-nasional dan kunjungan-kunjungan langsung berbiaya tinggi yang dapat digantikan dengan rapat koordinasi atau kegiatan secara daring.
  5. Membatasi frekuensi kunjungan ke luar negeri, khususnya untuk kegiatan yang tidak bersifat prioritas, serta tidak melibatkan pihak yang tidak memiliki kepentingan langsung, dengan memperhatikan prinsip efisiensi anggaran.
  6. Penghematan air, listrik, dan energi di setiap kantor, gedung, dan ruangan. Sebagai alternatif, penghematan listrik dapat dimulai dengan menggunakan panel surya.
  7. Menguatkan budaya hidup cukup, sehat, bersih, dan produktif.
  8. Mempraktikan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) serta Risalah Islam Berkemajuan dalam seluruh aspek kegiatan.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan penghematan sekaligus memperkuat kemandirian organisasi. Dengan diterbitkannya edaran ini, PP Muhammadiyah mengajak seluruh warga persyarikatan untuk menjadi teladan dalam praktik hidup bersahaja namun tetap produktif.

Kontributor: Rizqi Aulia
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: