Dari Cambridge hingga Tahfidz, Tiga Kelas Unggulan SD Muhammadiyah Plus Semarang Diserbu Siswa Baru
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Lonjakan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan Islam berbasis modern di Kota Semarang tampaknya kian nyata terbukti pada tahun ajaran baru ini. Momentum membanggakan tersebut mewarnai hari pertama masuk sekolah sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Muhammadiyah Plus Semarang pada Senin (13/7/2026) pagi. Pihak sekolah mengumumkan bahwa seluruh kuota tiga kelas unggulan mereka untuk Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi terpenuhi 100 persen.
Sejak pagi hari, halaman sekolah sudah dipenuhi riuh semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta didik baru. Tidak sendirian, mereka datang dengan didampingi oleh orang tua, guru, serta tenaga kependidikan yang menyambut hangat. Rangkaian agenda MPLS ini sengaja dirancang sebagai langkah awal bagi anak-anak untuk mengenal kultur belajar yang berkemajuan.
Tingginya minat wali murid untuk mendaftarkan anak mereka menjadi bukti nyata bahwa nama besar sekolah kian melekat di hati masyarakat. Adapun tiga kelas peminat tertinggi yang kuotanya ludes terisi meliputi Kelas Bilingual (Cambridge), Kelas Tahfidz, dan Kelas Sains. Keberhasilan pemenuhan kuota ini langsung memantik rasa syukur yang mendalam dari seluruh jajaran manajemen sekolah.
Amanah Besar untuk Pendidikan Berkualitas
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Semarang, Wahyu Haspri Nur Taryanti, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas pilihan para orang tua murid. “Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas kepercayaan masyarakat kepada SD Muhammadiyah Plus Semarang. Tahun ajaran 2026/2027 ini, seluruh kuota kelas unggulan, yaitu Bilingual (Cambridge), Tahfidz, dan Sains, telah terpenuhi,” ungkap Wahyu Haspri dengan penuh syukur.
Beliau juga menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan sebuah tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan komitmen penuh. Pihak sekolah berjanji akan memberikan dedikasi terbaik demi melahirkan lulusan yang kompeten di bidangnya. “Semoga amanah ini dapat kami laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, Islami, dan berkemajuan,” tambahnya kemudian.
Selanjutnya, seluruh guru juga bersiap tancap gas mengawal proses adaptasi anak-anak selama beberapa hari ke depan. Pihak sekolah memastikan bahwa lingkungan belajar baru ini akan sangat ramah dan mendukung tumbuh kembang anak secara organik. Melalui pendekatan yang humanis, anak-anak diharapkan tidak akan merasa canggung atau takut selama berada di lingkungan kelas.
Pengalaman Pertama yang Menyenangkan
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Esya Nur Shabrina, ikut memaparkan teknis pelaksanaan orientasi siswa baru tersebut. Menurutnya, panitia sengaja mengemas kegiatan MPLS ini agar menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan harian difokuskan pada pengenalan budaya sekolah secara interaktif.
Selain itu, guru juga akan memperkuat pembiasaan karakter Islami serta penanaman nilai-nilai kedisiplinan dasar. Langkah ini sangat penting untuk membangun rasa percaya diri dan kebersamaan antar siswa baru sejak dini. Dengan demikian, anak-anak dapat beradaptasi dengan nyaman di dalam ruang kelas mereka masing-masing.
Melalui kegiatan terukur ini, sekolah berharap para siswa baru mampu menumbuhkan semangat belajar yang tinggi sejak awal. Target jangka panjangnya adalah melahirkan generasi yang unggul, cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Selamat menempuh tahun ajaran baru bagi seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah Plus Semarang.