Gebrakan Kesiapan Ramadhan: PDM Semarang Siapkan Dai Muda Muhammadiyah Berstandar Profesional
SEMARANG SELATAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Langkah besar diambil Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang dalam menyambut bulan suci tahun ini. Melalui persiapan matang, PDM menghadirkan para pendakwah milenial hasil binaan intensif selama empat bulan. Agenda Kesiapan Ramadhan tersebut resmi menjadi fokus utama guna menjawab kebutuhan masyarakat akan syiar Islam yang lebih segar dan relevan.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Lantai 5 Gedung PDM Kota Semarang, Ahad (01/02/26), Ketua PDM Kota Semarang Dr. KH. Fachrur Rozi, M.Ag., memberikan instruksi strategis. Ia meminta seluruh jajaran untuk memperkuat kehadiran Muhammadiyah hingga ke tingkat akar rumput. Kyai Rozi ingin setiap cabang bersiap menyambut bulan suci dengan penuh kegembiraan dan profesionalisme.
Selanjutnya, sosok yang juga akademisi ini menjelaskan bahwa program Safari Ramadhan 2026 menjadi pilar penting. Agenda ini bertujuan menjangkau 19 cabang di seluruh Kota Semarang melalui silaturahim yang hangat. “Kita ingin kehadiran Muhammadiyah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di setiap cabang,” tutur Ia dengan penuh optimisme.
Standarisasi Kompetensi Dai Muda Muhammadiyah
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Semarang Dr. Aang Kunaepi, M.Ag., menyampaikan laporan kesiapan para pendakwah. Majelis Tabligh telah sukses menjalankan program Kaderisasi Dakwah melalui Sekolah Tabligh. Hasilnya, puluhan dai baru kini siap mengisi mimbar-mimbar masjid di seluruh pelosok kota.
Ia menjelaskan bahwa setiap peserta telah menguasai tiga kompetensi utama, yaitu profesional, sosial, dan kepribadian. Selama empat bulan, para Dai Muda Muhammadiyah ini menempuh pendidikan intensif untuk mengasah kemampuan komunikasi mereka. Hal ini bertujuan agar pesan dakwah tersampaikan secara efektif kepada jamaah dari berbagai kalangan.
Lebih lanjut, Dr. Aang memaparkan mekanisme penilaian ketat bagi para lulusan. Setiap dai wajib mengisi kultum minimal tiga kali sebagai ujian praktik di lapangan. Nantinya, pimpinan cabang akan memantau langsung performa mereka untuk memastikan kualitas materi dan cara penyampaian tetap terjaga demi menyukseskan Kesiapan Ramadhan.
Daftar Peserta yang Lulus dan Memenuhi Syarat
Berdasarkan hasil evaluasi ketat, Sekolah Tabligh mencatat 43 peserta yang lulus dari total 56 pendaftar. Kelompok akhwat (putri) yang berhasil memenuhi syarat adalah sebagai berikut: Aulia Mutiara Bilqis, Dina Fanny Firila, M.Pd, Hanum Salsabila, Jihan Tsania Adeniar, Lina Salwa Najibah, Maghfira Jannata, Rona Nabilah, Rina Dessy Arsanti, Swanindiya Laras Kinanthi, Zaenab Lailatul Badriyah, S.Ag, dan Hanif Amalia Hilmy.
Sementara itu, barisan ikhwan (putra) diperkuat oleh pendakwah muda seperti Abdul Azis Ahmad Yasin, Ahmad Ibrohim Permadi S.Ag, Ayyub Fatwa Ibrahim, Bastian Turidabroto, Daffa’ Dzaky Muttaqin, Edi Raharjo AMKL, Endraswara Marga Jati, Fauzan Ramadhani, Febea Farhan, S.Gz, Firman Widy Atmoko, Fuad Hasani, Hafidz Mahyudin, Imam Santoso, Imron Hamzah.
Selanjutnya ada Indra Permadi, Irvan Fadly N, Joko Sulistyono, Marsandi, Miftah Jauhari, M Ulul ‘Azmi, M Haidar Avi Sina, M Eden Luqmanul Hakim, Muhammad Mustofa, M Gus Lukman Umaro, Mustaghfirin, Muhammad Hafidz (Premi), Riza Ahmad, Sukarno, S.Ip, Taufiqurrahman, Wansudi Abdillah, Zulfa Azha Habiburahman, dan Zainullah.
Yasin, salah satu santri yang lulus, berbagi kesan mendalam mengenai perjalanannya selama pendidikan. Ia merasa bangga bisa memikul tanggung jawab sebagai penyeru kebaikan di bulan penuh berkah. “Saya sangat senang karena menjadi Da’i adalah pekerjaan yang sangat mulia,” ungkap Yasin dengan semangat yang merepresentasikan optimisme generasi muda Muhammadiyah.
Sinergi Agenda Dakwah dan Informasi Umat
Sebagai penunjang teknis, PDM Kota Semarang juga secara resmi menyebarkan Jadwal Imsakiyah 2026 Semarang. Informasi ini menjadi bagian penting dari manajemen Kesiapan Ramadhan agar warga dapat mengatur waktu ibadah secara tertata. Koordinasi ini memastikan setiap cabang memiliki panduan waktu yang seragam dan akurat.
Rakor ini akhirnya melahirkan komitmen kuat untuk mensukseskan seluruh rangkaian agenda bulan suci. Dengan dukungan SDM berkualitas dari Sekolah Tabligh, PDM Semarang yakin suasana Ramadhan tahun ini akan lebih edukatif. Sinergi antara pimpinan dan kader menjadi modal utama dalam melayani umat di Kota Atlas dengan semangat dakwah yang mencerahkan.
Baca juga :
Pelatihan AI Majelis Tabligh PDM Semarang: Lahirkan Penulis Konten Dakwah Digital Produktif
Dari Sekolah Tabligh ke Mimbar: Persiapan Ramadhan 2026 ala Kader Muhammadiyah Semarang
Jelang Ramadhan, Pahami Hukum Nisfu Syaban Menurut Tarjih Muhammadiyah