Kisah Sukses Ranting Muhammadiyah Gombong Kelola 5 RS dan Kampus Sendir
KEBUMEN, muhammadiyahsemarangkota.org – Kesuksesan Ranting Muhammadiyah di tingkat kecamatan menyulap masjid menjadi lima rumah sakit besar sukses mencetak standar kemandirian baru. Rahasia pergerakan akar rumput ini kini siap dibedah agar dapat ditiru secara nasional.
Dilansir dari muhammadiyah.or.id, momentum pembuktian kemandirian umat ini bergulir pada ajang Kick Off Cabang Ranting Muhammadiyah (CRM) Award VII. Acara penting tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo), Kebumen, pada Ahad (19/7). Oleh karena itu, wilayah ini resmi menjadi pusat perhatian utama se-Indonesia.
Kekuatan Murni Akar Rumput
Pencapaian luar biasa ini ternyata tidak bergantung pada kucuran dana pemerintah pusat. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong sukses membangun lima rumah sakit, satu universitas, hingga jaringan minimarket murni dari bawah. Selanjutnya, barisan anak muda menjadi motor utama yang menghidupkan ekosistem ekonomi masjid tersebut.
Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah, Jamaluddin Ahmad, mengakui besarnya peran generasi muda di balik kesuksesan ini. Ia menegaskan perlunya meremajakan kepemimpinan agar pergerakan organisasi semakin gesit.
“Kami harapkan 40 persen dari pengurus LPCRPM adalah pemuda yang usianya di bawah 40 tahun. Ini untuk meremajakan kepemimpinan di Muhammadiyah,” ujar Jamaluddin.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Kolaborasi strategis juga terjalin amat kuat antara pengurus daerah dengan pemerintah setempat. Bupati Kebumen, Lilis Suryani, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung ajang CRM Award VII pada tahun 2027 mendatang. Selain itu, ia turut memuji rahasia sukses Muhammadiyah yang selalu bertumpu pada penguatan basis terbawah.
Ia menilai persiapan kader melalui akar rumput sangat krusial dalam menciptakan kemajuan ekonomi umat. Gerakan mandiri semacam ini terbukti ampuh mencetak masyarakat yang gemar berbagi.
“Saya memandang kegiatan ini untuk saling menguatkan dan menginspirasi,” kata Lilis.
Persiapan Matang Tuan Rumah
Status sebagai tuan rumah membuat seluruh elemen masyarakat sekitar ikut bergerak serentak. Ketua PCM Gombong, Mohammad Yahya Fuad, berharap perhelatan bergengsi ini membawa dampak positif sekaligus kegembiraan bagi warga Kebumen. Sebagai dampaknya, mereka kini fokus mematangkan berbagai fasilitas fisik.
“Semoga dengan adanya kick off yang ada ini, kita akan menguatkan sarana dan prasarana untuk mendukung CRM Award yang ke tujuh,” ujar Yahya.
Sementara itu, inovasi pendidikan di wilayah ini juga terus berjalan pesat tanpa henti. Universitas Muhammadiyah Gombong kini tengah mengejar akreditasi unggul dan serius menyiapkan pendirian Fakultas Kedokteran. Langkah taktis ini pada akhirnya semakin mengukuhkan kemandirian umat secara nyata dan berkelanjutan.