Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Anti-Bosan! SMK Muhamammadiyah 1 Semarang Tutup MPLS Lewat Tour Bisnis dan Dakwah

17 Juli 2026, 15:05 WIB • 3 menit baca
Rombongan siswa baru dan panitia berkumpul di dalam lobi Gedung Dakwah PDM Kota Semarang untuk mendengarkan penjelasan pemandu. Kegiatan luar kelas ini menjadi agenda penutupan masa pengenalan sekolah yang edukatif dan interaktif.
Para siswa baru SMK Muhammadiyah 1 Semarang tampak antusias menyimak penjelasan dari pemandu di depan papan struktur organisasi Gedung Dakwah PDM Kota Semarang saat penutupan agenda masa pengenalan sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Langkah awal memasuki jenjang sekolah menengah kejuruan sering kali identik dengan kegiatan perpeloncoan yang melelahkan fisik. Namun, paradigma lama tersebut kini mulai bergeser seiring hadirnya berbagai konsep pengenalan lingkungan yang jauh lebih humanis dan edukatif. Sekolah-sekolah modern kini lebih memilih untuk membekali para siswa baru dengan pengalaman lapangan yang kaya nilai kehidupan.

Keunikan metode ini tampak nyata dalam penutupan agenda Masa Pengenalan Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Tepat pada Jumat (17/7/2026) hari ini, sebanyak 134 siswa baru tidak hanya berdiam diri di dalam ruang kelas untuk mendengarkan materi. Pihak sekolah justru mengajak ratusan pelajar tersebut untuk melakukan tour edukatif langsung di area Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang.

Langkah inovatif ini bertujuan memperkenalkan para peserta didik kepada pusat aktivitas dakwah, pendidikan, hingga pelayanan sosial sejak hari pertama sekolah. Para siswa berkeliling mengunjungi berbagai unit kerja strategis dengan didampingi oleh guru serta panitia acara. Momentum lapangan ini sekaligus menjadi bekal berharga untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar persyarikatan.

Keliling Pusat Gerakan

Destinasi pertama rombongan bermula dari Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang sebagai pusat koordinasi utama gerakan dakwah daerah. Di lokasi ini, para siswa menyerap penjelasan penting mengenai sejarah panjang, visi, misi, serta struktur organisasi. Perjalanan kemudian berlanjut ke Kantor Majelis Dikdasmen dan PNF untuk memahami jaringan sekolah berkemajuan yang kini mereka tempati.

Suasana belajar semakin interaktif saat rombongan memasuki Kantor Lazismu Kota Semarang untuk membedah budaya berbagi sejak dini. Melalui kunjungan ke lembaga filantropi tersebut, para siswa belajar memahami pentingnya kepedulian sosial terhadap sesama manusia. Rombongan juga menyambangi Kantor Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah guna melihat kontribusi nyata gerakan perempuan dalam membidani kemajuan peradaban bangsa.

“Kunjungan ke berbagai lembaga ini membuka mata kami bahwa Muhammadiyah memiliki peran yang sangat luas di masyarakat,” ungkap salah satu panitia penyelenggara di sela-sela memandu jalannya kegiatan.

Sentuhan Kemandirian Ekonomi

Tidak berhenti pada lembaga sosial saja, para peserta juga mendapatkan kesempatan berharga mengunjungi Kantor KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang. Kunjungan ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana persyarikatan mengawal umat dalam menjalankan ibadah haji dan umrah sesuai syariat. Penjelasan praktis dari pengelola setempat berhasil memancing antusiasme tinggi dari para siswa untuk bertanya aktif.

Sebagai destinasi penutup yang paling menarik perhatian, rombongan mendatangi PT Surya Bina Usaha (SUBA) PDM Kota Semarang. Badan usaha milik persyarikatan ini sengaja diperkenalkan untuk menyuntikkan mentalitas wirausaha tangguh sejak dini ke dalam benak siswa SMK. Para pelajar diajak melihat langsung tata kelola bisnis profesional yang tetap bersandar kuat pada nilai-nilai keislaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin para siswa baru memiliki semangat tinggi untuk menjadi generasi yang mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” pungkas kepala sekolah dalam sambutan penutupnya yang penuh motivasi.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: