Bukan Pakai Marah, Begini Cara Mendidik Gen Alpha Versi Islami
SEMARANG TENGAH, muhammadiyahsemarangkota.org – Lupakan cara membentak saat mengasuh buah hati. Mendidik Gen Alpha di era digital ternyata membutuhkan kelembutan serta dialog cerdas sebagaimana anjuran dalam parenting Islami.
Strategi ini menjadi bahasan utama dalam Kajian Ikwam di SD Muhammadiyah 12 Semarang bersama Ustaz Dr. Aang Kunaepi, M.Ag. Sosok yang menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Semarang ini menekankan besarnya tantangan menghadapi anak yang lahir di tengah derasnya arus informasi internet pada Sabtu (09/05/26).
Kelembutan sebagai Fondasi Utama
Pola asuh Rasulullah yang mengedepankan kasih sayang menjadi fondasi utama bagi para orang tua. Rasulullah sangat lembut dan selalu menghargai perasaan anak-anak dalam setiap interaksi harian.
Oleh sebab itu, pendidik yang berhati lembut akan lebih anak didik maupun anak kandung cintai. Sebaliknya, sikap kasar justru menjauhkan anak dari nilai-nilai kebaikan yang ingin orang tua tanamkan.
Keteladanan dan Dialog yang Hidup
Selain kasih sayang, keteladanan orang tua menjadi kunci sukses berikutnya dalam Mendidik Gen Alpha. Anak-anak generasi ini cenderung belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari di lingkungan rumah.
Maka dari itu, orang tua harus berubah menjadi lebih baik terlebih dahulu sebelum menuntut perubahan perilaku anak. Keteladanan dalam ibadah, kejujuran, serta disiplin akan menjadi magnet kebaikan yang kuat bagi mereka.
Ia juga menyarankan agar orang tua membangun komunikasi yang dialogis agar anak merasa dihargai pendapatnya. Hindari memberi perintah sepihak karena Gen Alpha lebih merespons penjelasan yang masuk akal dan mengandung hikmah.
Bijak Mengelola Dunia Digital
Namun, aspek pengawasan digital juga tidak boleh keluarga abaikan begitu saja. Orang tua wajib mengontrol durasi layar, jenis konten, serta aplikasi yang anak-anak gunakan sehari-hari.
Ustaz Aang Kunaepi menegaskan kutipan penting dari Nabi Muhammad SAW mengenai pendidikan terbaik bagi buah hati. Ia menyampaikan sabda Nabi bahwa tidak ada pemberian ayah yang lebih utama selain pendidikan tata krama yang baik.
Sebagai penutup, mari bimbing mereka menjadi generasi yang cerdas secara teknologi namun tetap kuat secara iman. Semoga upaya Mendidik Gen Alpha ini membawa keberkahan bagi masa depan umat dan bangsa.