Estafet Kepemimpinan Bergulir, SMP Muhammadiyah 7 Semarang Siap Tantang Era Digital
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Sebuah babak baru dimulai dari Gayamsari. Aula SMP Muhammadiyah 7 Semarang menjadi saksi pengucapan sumpah kepemimpinan baru dalam prosesi Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Sekolah pada Sabtu (1/8/2026).
Pada momen bersejarah ini, pejabat lama, Prihatin Sri Teguh Wiryanti, S.E., M.M., resmi menyerahkan tongkat estafet nakhoda sekolah kepada Sri Rejeki, S.Pd. Oleh karena itu, pergantian kepemimpinan ini menyuntikkan energi segar bagi seluruh civitas akademika dalam menjawab sengitnya tantangan pendidikan era modern.
Sekretaris PDM Kota Semarang, H. Suparno BM, S.Ag., M.S.I., menandai momen khidmat ini melalui pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan. Selanjutnya, di hadapan seluruh hadirin, Suparno menegaskan bahwa rotasi ini merupakan langkah strategis organisasi.
“Pergantian kepemimpinan dalam lingkungan persyarikatan bukan sekadar prosesi administratif. Sebaliknya, ini momentum penting untuk melanjutkan estafet perjuangan dan memperkuat komitmen menghadirkan mutu pendidikan sekolah Muhammadiyah yang unggul dan berkarakter Islami,” urai Suparno BM.
Merangkul Forkopimcam Gayamsari Hingga Tokoh Masyarakat
Sejalan dengan hal itu, jajaran tamu undangan lintas sektor turut meramaikan acara ini. Sebagai contoh, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Majelis Dikdasmen PDM Kota Semarang, hingga pengurus Lazismu tampak duduk mendampingi prosesi acara.
Selain itu, jajaran Forkopimcam Gayamsari juga memberi dukungan penuh. Kapolsek Gayamsari, Lurah Sawah Besar, Babinsa, serta para kepala sekolah mitra dari jenjang SD hingga SMP se-Kecamatan Gayamsari hadir memadati ruangan.
Sinergi yang terbangun di aula sekolah pagi tadi memberi sinyal positif. Dengan demikian, publik meyakini kepemimpinan baru ini mampu memperluas jejaring kerja sama serta memberi dampak nyata bagi warga di sekitar sekolah.
Inovasi Pembelajaran dan Kolaborasi Tanpa Batas
Untuk menjawab amanah tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 7 Semarang yang baru dilantik, Sri Rejeki, S.Pd., langsung membeberkan komitmen geraknya. Dalam hal ini, Sri Rejeki menegaskan kesiapannya untuk merangkul jajaran guru, komite sekolah, hingga orang tua murid secara terbuka.
Dampaknya, fokus utama sekolah kini tertuju pada peningkatan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman.
“Kami siap melanjutkan estafet kepemimpinan ini dengan semangat kolaborasi. Sebab, sinergi bersama seluruh elemen menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah Muhammadiyah ke depan,” pukas Sri Rejeki optimis.
Akhirnya, langkah awal di Gayamsari ini menjadi pijakan penting untuk melesat lebih jauh. Dari sinilah, kepemimpinan baru siap membuktikan bahwa peningkatan mutu pendidikan sekolah Muhammadiyah mampu bersaing kuat di tengah arus modernisasi.