Simpang Lima Bakal Jadi Lautan Merah, Belasan Ribu Pendekar Tapak Suci Sedunia Siap Hadiri Muktamar XVI di Semarang
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Gelombang pesilat dari berbagai penjuru dunia bersiap mengukir sejarah baru di jantung Kota Atlas pada awal Agustus mendatang. Kawasan ikonik Lapangan Pancasila Simpang Lima diprediksi bakal berubah total menjadi lautan manusia berseragam merah. Pemandangan megah ini menandai dibukanya perhelatan akbar Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah sedunia yang digelar pada 6–9 Agustus 2026.
Tidak main-main, hajat internasional ini bakal mempertemukan kurang lebih 11.500 partisipan dari lintas benua. Kehadiran para pendekar terbaik dari berbagai negara ini dipastikan akan memecah atmosfer kebersamaan di Kota Semarang. Gelaran ini sekaligus menjadi pembuktian eksistensi seni beladiri asli Indonesia yang telah mendunia.
Kemegahan acara ini juga dibocorkan langsung oleh pihak protokoler acara, Dr. H. AM Juma’i, S.E., M.M. Agenda berskala besar ini dijadwalkan bakal dihadiri oleh deretan menteri kabinet serta tokoh elite negeri.
“Terkait dengan rencana pembukaan atau agenda Muktamar Tapak Suci Putra Muhammadiyah di Semarang bulan Agustus, sesuai dengan rencana agenda akan dihadiri para menteri, mulai dari Menteri Dikdasmen RI, kemudian ada Menteri Pemuda dan Olahraga, dan Ketua Umum PP Muhammadiyah,” ungkap Dr. H. AM Juma’i pada Sabtu (18/07/26). Dr. H. AM Juma’i juga menambahkan bahwa Gubernur Jawa Tengah serta Wali Kota Semarang dipastikan ikut menyambut momentum bersejarah tersebut.
Hadirkan Pendekar Lintas Benua dari Asia hingga Australia
Daya tarik Muktamar kali ini kian memikat karena jangkauan pesertanya yang benar-benar mendunia. Dari kawasan Asia Tenggara dipastikan ikut merapatkan barisan. Perwakilan dari Asia Timur dan Selatan juga tidak mau ketinggalan mengirimkan delegasi terbaik mereka.
Geliat semangat Tapak Suci bahkan terasa kuat hingga ke wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan sekitarnya. Siap hadir membawa misi persaudaraan universal. Kehadiran utusan benua Afrika serta dari benua Eropa kian melengkapi kemegahan konferensi internasional ini.
Ratusan utusan mancanegara tersebut akan melebur bersama ribuan kader domestik di tengah Kota Lumpia. Kehadiran fisik mereka menjadi simbol nyata bahwa seni beladiri Muhammadiyah ini telah melintasi batas-batas teritorial negara. Panitia pun telah menyiapkan penyambutan hangat demi menjaga kenyamanan para tamu dunia selama berada di Semarang.
Aksi Kolosal dan Penganugerahan Gelar di Simpang Lima
Masyarakat umum nantinya dapat menyaksikan langsung kemeriahan opening ceremony yang dikonsep secara kolosal. Ribuan pesilat akan berkumpul di Lapangan Pancasila untuk memperagakan jurus suci secara masif dan harmonis. Atraksi seni beladiri bernuansa kultural ini sengaja disiapkan sebagai suguhan estetis yang bertenaga.
Selain unjuk ketangkasan fisik, panitia juga akan menggelar sesi sakral di tengah lapangan. Sejumlah tokoh berpengaruh di Jawa Tengah dijadwalkan akan menerima penganugerahan gelar pendekar kehormatan. Momentum tersebut juga akan diwarnai dengan pemberian status anggota kehormatan khusus kepada Wali Kota Semarang.
Oleh karena itu, jangan sampai melewatkan pesta budaya beladiri internasional yang sangat langka ini. Mari ajak keluarga dan kerabat untuk ikut menjadi saksi mata keindahan jurus pencak silat dunia pada awal Agustus nanti. Selamat menyambut Muktamar XVI Tapak Suci, mari kita merahkan Simpang Lima Semarang!