Menuju Ramadhan 2026: Rahasia Manfaat Infaq dan Sedekah Terungkap!
KENDAL, muhammadiyahsemarangkota.org – Menata hati Menuju Ramadhan 2026 bisa kita mulai dengan memahami Manfaat Infaq dan Sedekah. Hal inilah yang menjadi inti pembahasan dalam pengajian rutin Ahad Pagi Ar Rahim di jantung Kabupaten Kendal baru-baru ini.
Ratusan jamaah memadati halaman SDIT Muhammadiyah Pegandon sejak pukul 06.00 WIB. Mereka datang dengan antusiasme tinggi untuk menyerap ilmu dalam balutan Kajian Islam Kendal yang mencerahkan. Momentum ini juga bertepatan dengan sisa waktu Amalan Bulan Rajab 2026, sebuah periode penting untuk memperbanyak tabungan pahala.
Membangun Kebiasaan di Bulan Mulia
Ustadz Amiril Edi Pranomo, S.H.I., M.H, hadir sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, Sekretaris LPHU PDM Kota Semarang ini membagikan Tips Ibadah Anti Rugi kepada para jamaah. Ia menegaskan bahwa persiapan spiritual harus berjalan secara konsisten, terutama saat kita bergerak Menuju Ramadhan 2026.
“Jadikanlah membaca Al-Qur’an, sholat, dan infaq sebagai kebiasaan hidup. Insya Allah, Anda tidak akan pernah rugi, baik di dunia maupun di akhirat,” tegas Ustadz Amiril.
Selain itu, Amiril menyebut Al-Qur’an sebagai pedoman yang menenangkan hati manusia. Sementara itu, sholat merupakan tiang agama yang menjaga kedekatan hamba dengan Sang Pencipta. Ia mengingatkan agar jamaah tidak menunda-nunda kebaikan selagi waktu masih tersedia.
Investasi Sosial dan Spiritual
Lebih lanjut, sosok mubalig ini menjelaskan bahwa sedekah bukan sekadar mengeluarkan harta materi. Ia memaparkan bahwa Manfaat Infaq dan Sedekah sangat besar untuk menjaga keseimbangan ukhuwah dan menyucikan jiwa. Hal ini merupakan wujud nyata dari Dakwah Muhammadiyah Berkemajuan yang menekankan kepedulian sosial sebagai pilar iman.
“Al-Qur’an adalah sumber petunjuk dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Sedangkan infaq menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang memperkuat keberkahan rezeki kita,” tambahnya.
Selanjutnya, Ia juga mengajak jamaah untuk menanamkan konsistensi dalam beribadah. Menurutnya, pribadi muslim yang kuat lahir dari kedisiplinan spiritual yang terjaga setiap hari.
“Konsistensi dalam tiga amalan tersebut akan melahirkan pribadi muslim yang kuat secara spiritual, kokoh secara moral, dan peka terhadap kondisi masyarakat sekitar,” jelas sosok tersebut kepada jamaah.
Langkah Nyata Persiapan Jiwa
Oleh karena itu, Persiapan Ramadan 2026 tidak boleh terbatas pada persiapan fisik semata. Melalui kegiatan rutin ini, PCM Pegandon berkomitmen untuk terus membekali warga dengan pemahaman agama yang aplikatif. Jamaah yang hadir tampak sangat terinspirasi oleh materi yang Ia sampaikan pagi itu.
Pengajian ini menitipkan pesan reflektif bagi kita semua. Setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini adalah fondasi bagi kemenangan di bulan suci nanti. Mari kita manfaatkan momentum Menuju Ramadhan 2026 ini untuk terus istiqamah dalam kebaikan serta aktif berkontribusi bagi kemajuan umat.
Baca juga :
Dari Sekolah Tabligh ke Mimbar: Persiapan Ramadhan 2026 ala Kader Muhammadiyah Semarang