Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Persiapan Ramadhan 1447 H: Jangan Sampai Masuk Golongan Orang Merugi!

17 Februari 2026, 10:45 WIB 2 menit baca
Persiapan Ramadhan 1447 H: Jangan Sampai Masuk Golongan Orang Merugi!
Screenshot

SEMARANG BARAT, muhammadiyahsemarangkota.org – Menjelang bulan suci, PCM Semarang Barat mengajak jamaah mematangkan Persiapan Ramadhan 1447 H agar ibadah tidak berakhir sia-sia dan hampa pahala. Suasana hangat menyelimuti Komplek Dakwah setempat pada Ahad pagi (15/02/2026), saat para warga berkumpul untuk menata niat di ambang bulan yang penuh ampunan.

H. Arief Istaman selaku ketua PCM Semarang Barat membuka acara dengan penuh apresiasi. Sosok pimpinan ini berterima kasih kepada para jamaah yang terus istiqomah memakmurkan pengajian rutin sebagai sarana menuntut ilmu. Bagi pimpinan cabang tersebut, semangat ini merupakan modal awal yang luar biasa untuk menyambut bulan suci dengan penuh kegembiraan.

Kepastian Awal Puasa dan Pesan Persatuan

Hadir sebagai pembicara utama, Ust. Kholid Winandar, S.Ag., memberikan informasi penting terkait penanggalan. Ia menegaskan bahwa Awal Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Ketetapan ini merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menjadi pedoman organisasi.

Meskipun sudah ada kepastian tanggal, Ust. Kholid tetap memberikan pesan yang menyejukkan. Ia meminta jamaah agar tetap mengedepankan Ukhuwah Islamiyah jika muncul perbedaan penentuan awal bulan dengan saudara muslim lainnya.

“Mari kita fokus pada kualitas ibadah dan tetap menjaga persaudaraan dengan penuh kelapangan dada,” pesan sang ustaz dengan lembut namun tegas.

Waspadai Golongan yang Celaka

Selanjutnya, tausiyah berlanjut pada bahasan yang lebih mendalam mengenai kualitas spiritual. Ust. Kholid mengingatkan jamaah agar tidak menjadi Golongan Orang Merugi di Bulan Ramadhan. Ia mengisahkan kembali momen saat Rasulullah SAW mengamini doa Malaikat Jibril mengenai tiga kelompok manusia yang celaka.

Orang yang dikatakan merugi adalah mereka yang bertemu Ramadhan, namun tidak mendapatkan ampunan dari Allah SWT hingga bulan itu berakhir. Selain itu, Ust. Kholid juga menyoroti anak yang durhaka pada orang tua serta orang yang enggan bershalawat saat mendengar nama Nabi Muhammad SAW disebut.

Baca juga :

Persiapan Bulan Ramadhan di Ngaliyan: Masjid At-Taqwa Siapkan ‘Vibe Check’ Spiritual!

Ramadhan 2026: 3 Bekal ‘Wajib’ Ini Lebih Penting dari Sekadar Stok Sirup di Rumah!

Kontributor: Tim MPI PCM Semarang Barat
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: