Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Jeli Manfaatkan Pameran MTQ Nasional, ‘Aisyiyah Semarang Unjuk Gigi Bawa Kuliner Dapur

15 September 2026, 14:33 WIB • 2 menit baca
Tiga pengurus 'Aisyiyah Kota Semarang berhijab tersenyum sambil mengacungkan jempol di stand pameran kuliner halal yang dipenuhi produk kemasan UMKM.
Pengurus Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PDA Kota Semarang berpose penuh optimisme di stand pameran Semarang Halal Fest 2026 yang menyajikan aneka olahan kuliner halal rumahan warga 'Aisyiyah di Hall Plaza Simpang Lima, Semarang, Selasa (15/9/2026).

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Di tengah gema tilawah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Semarang bergerak cepat menangkap peluang emas. Pengurus persyarikatan perempuan ini memboyong deretan kuliner racikan warga dari dapur rumah tangga langsung ke jantung Kota Semarang.

Memanfaatkan momentum Semarang Halal Fest 2026 pada 12–19 September 2026 di Hall Plaza Simpang Lima, ‘Aisyiyah menyulap arena pameran menjadi panggung kemandirian ekonomi. Langkah ini membuktikan bahwa dakwah tidak hanya menggema di atas mimbar, tetapi juga aktif menggerakkan roda ekonomi umat.

Melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PDA Kota Semarang, stand display kuliner ‘Aisyiyah menyajikan beragam sajian menggiurkan. Pengunjung dapat menjumpai Brownis Singkong, kue kering “Michis”, Sari Kacang Hijau “AFFI”, aneka sambal “Djuwariah”, Keripik Kentang “Dapur Uti”, hingga Mochi “Najah”.

Tak ketinggalan, produk olahan halal persyarikatan seperti Biskuit Cahaya, MieMu, LezatMu, dan AirMu turut memadati etalase. Kehadiran produk-produk ini membakar semangat bahwa perempuan sanggup tampil sebagai produsen tangguh di pasar persaingan.

Pameran MTQ Jadi Arena Pembuktian Kualitas Produk Umat

Keberanian PDA Kota Semarang menjajakan karya warga di pameran kelas nasional ini membuahkan hasil manis. Pengunjung arena MTQ menunjukkan antusiasme tinggi saat menyantap dan memborong deretan sajian berlabel halal tersebut.

Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PDA Kota Semarang, Ida Himawati, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya saat melihat respons positif masyarakat. Pihaknya menilai kualitas produk olahan warga terbukti sanggup bersanding seimbang dengan merek kenamaan lain.

“Banyak yang surprise dengan produk-produk ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah. Produk kuliner lainnya juga diminati, omzet penjualan lumayan,” ungkap Ida Himawati saat memberikan keterangan resmi.

Kejelian memanfaatkan keramaian MTQ Nasional ini mengubah pergerakan UMKM ‘Aisyiyah secara signifikan. Produk olahan yang semula hanya berputar di lingkungan internal kini sukses melompati batas dan menyapa konsumen yang lebih luas.

Dari Dapur Sederhana Menuju Pentas Persaingan Nasional

Pilihan PDA Kota Semarang untuk tampil di arena Halal Food Fest 2026 menjadi simbol keberanian perempuan bersaing secara sehat. Ajang keagamaan ini berubah menjadi medan pembuktian bahwa potensi ekonomi berbasis keluarga sanggup menjadi pilar kekuatan daerah.

Ida Himawati menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar mengejar angka penjualan sesaat selama gelaran pameran. Pihaknya menyiapkan seluruh pelaku UMKM ‘Aisyiyah untuk siap bertarung di rantai pasok industri kuliner modern.

“UMKM ‘Aisyiyah siap mensukseskan Halal Food Fest 2026 dan bersaing dengan produk kuliner UMKM lainnya,” tegas Ida Himawati penuh optimisme.

Dari sepetak stand di arena Simpang Lima Semarang, ‘Aisyiyah telah mengibarkan bendera kemandirian. Langkah nyata ini menjadi bukti sahih bahwa tangan dingin perempuan sanggup membawa karya lokal menuju panggung kemenangan ekonomi nasional.

Kontributor: Imam S Abu Maulana
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: