Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Rahasia Keberkahan Dunia Akhirat: Kunci Tenang di Tengah Hiruk Pikuk Duniawi

22 April 2026, 17:10 WIB • 2 menit baca
Ustadz Amiril saat memberikan kultum mengenai keberkahan dunia akhirat di mimbar Masjid At-Taqwa PDM Semarang, di hadapan para jamaah yang menyimak.
Ustadz Amiril menyampaikan pesan tentang makna keberkahan dunia dan akhirat saat memberikan kultum di Masjid At-Taqwa PDM Kota Semarang.

SEMARANG SELATAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Meraih keberkahan dunia akhirat ternyata bukan soal tumpukan materi, melainkan tentang bagaimana setiap langkah kita bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi sesama. Pesan sarat makna ini menggema di Masjid At-Taqwa PDM Kota Semarang pada Rabu pagi (22/04/26) saat kultum ba’da dzuhur.

Dalam suasana yang khidmat, Ustadz Amiril mengajak jamaah untuk membedah ulang arti kesuksesan sejati. Ia menegaskan bahwa dunia yang kita tinggali hanyalah jembatan untuk menuju tujuan yang lebih kekal. Oleh karena itu, keseimbangan antara urusan bumi dan langit menjadi kunci utama bagi setiap Muslim.

Menggapai Ketenangan Batin Melalui Rasa Syukur

Menurut Ustadz Amiril, indikator utama keberkahan hidup adalah hadirnya ketenangan batin. Ketenangan ini tidak berasal dari saldo rekening yang melimpah, melainkan dari hati yang selalu merasa cukup atas pemberian Tuhan.

“Orang yang hatinya tenang itulah orang yang kaya sesungguhnya,” tegas sosok pendakwah ini. Ia menambahkan bahwa keberkahan akan membuat hal yang sedikit terasa cukup, sementara ketiadaannya membuat yang banyak terasa kurang.

Selain itu, salah satu ciri hidup berkah terlihat dari bagaimana seseorang merespons ujian. Orang yang berkah hidupnya akan tetap stabil secara emosional karena mereka yakin bahwa setiap ketetapan Tuhan mengandung kebaikan tersembunyi.

Menjemput Rezeki Halal dan Berkah

Selanjutnya, sang ustadz menyoroti pentingnya aspek ekonomi dalam ibadah. Ia mendorong jamaah untuk gigih menjemput rezeki halal dan berkah. Menurutnya, cara seseorang mencari nafkah berdampak langsung pada keharmonisan rumah tangga.

“Keberkahan dunia akhirat bukan hanya tentang apa yang kita genggam, tapi bagaimana harta itu mendekatkan kita kepada Allah,” ujar Ustadz Amiril.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rezeki yang bersih akan melahirkan amal jariyah. Harta tersebut tidak hanya habis untuk konsumsi pribadi, tetapi juga mengalir menjadi solusi bagi kesulitan orang lain di sekitar kita.

Menanam Benih Kebaikan

Refleksi akhir yang inspiratif, pembicara ini mengajak jamaah untuk selalu memanjatkan doa sapu jagat. Doa tersebut merupakan simbol harapan manusia untuk mendapatkan kebahagiaan yang utuh dan perlindungan dari kesulitan.

Oleh karena itu, marilah kita mulai menata niat dalam setiap aktivitas harian. Sebab, setiap tetes keringat dalam bekerja bisa berubah menjadi pahala jika kita landasi dengan keikhlasan. Pada akhirnya, keberkahan dunia akhirat adalah hadiah terindah bagi hamba yang mampu menyatukan kerja keras dengan ketakwaan yang tulus

Baca juga :

.Melampaui Ceramah, Strategi Baru Muhammadiyah Hidupkan Suasana Ramadan

Hidup Sering Gelisah? Coba Cara Bersyukur kepada Allah Melalui Hak Allah atas Hamba

Mengapa Memperbaiki Shalat Jadi Kunci Utama Ketenangan Hati dan Keberkahan?

Kontributor: Halim Zaqi
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: