Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Inovasi Dakwah Kultural Muhammadiyah, Komunitas Motor Sasar Wilayah Rawan Akidah

2 Mei 2026, 11:21 WIB • 2 menit baca
Rombongan komunitas motor Bikers Muhammadiyah berfoto bersama deretan kendaraan mereka di kawasan dataran tinggi saat melaksanakan touring dakwah kultural Muhammadiyah ke wilayah pelosok.
AKSI NYATA DI JALANAN – Puluhan anggota komunitas motor Bikers Muhammadiyah (BikersMu) mengabadikan momen di sela-sela kegiatan touring. Perjalanan rekreasi ini kini bertransformasi menjadi sarana inovasi dakwah kultural Muhammadiyah yang menyasar masyarakat pinggiran rawan akidah dan tak tersentuh pendekatan konvensional. (Foto: BikersMu.id)

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org– Kelompok masyarakat di kawasan sub-urban yang tak tersentuh pendekatan konvensional kini menjadi target utama dakwah kultural Muhammadiyah melalui jalur otomotif. Resolusi pergerakan komunitas motor untuk pemberdayaan umat ini mengemuka kuat pada agenda Musywil BikersMu Jawa Tengah 2026.

Para anggota komunitas ini menjadikan jalanan sebagai medan penyebaran kebaikan. Mereka menggunakan pendekatan dakwah kultural Muhammadiyah untuk merangkul masyarakat pinggiran secara langsung. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk menyentuh kelompok yang jarang hadir di majelis taklim konvensional.

“Bikers Muhammadiyah bukan sekadar wadah penyaluran hobi motor,” ujar Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang Pudjo Koeswhoro Juliarso (70 tahun), salah satu peserta Musywil BikersMu, kepada muhammadiyahsemarangkota.org, Sabtu (2/5/26).

Oleh karena itu, organisasi hobi di bawah naungan LDK ini memfokuskan pergerakan pada wilayah sub-urban. Para pengendara motor akan ini aktif melakukan dakwah pelosok desa di sepanjang jalur lintasan. Mereka berupaya keras menyelamatkan akidah warga di daerah-daerah rawan tersebut.

“Kami secara aktif menjadikan perjalanan ini sebagai sarana dakwah dan aksi sosial,” ujar Pudjo dengan muka berseri-seri penuh semangat.

Penguatan Kapasitas dan Infrastruktur

Sementara itu, pengurus juga menyusun sejumlah program strategis ke depan. Keputusan perumusan program ini menjadi agenda sangat penting dalam Musywil BikersMu 2026. Pertama, mereka segera memperkuat kapasitas internal setiap chapter daerah.

Langkah konkret ini bertujuan membangun soliditas bikers Muhammadiyah secara menyeluruh. Selain itu, mereka juga menyiapkan program pendampingan infrastruktur fisik bagi warga. Bantuan ini meliputi penyediaan akses air bersih dan perbaikan sanitasi musala setempat.

“Dakwah komunitas ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan umat,” ujar Pudjo Koeswhoro Juliarso.

Pada akhirnya, aksi nyata tersebut turut menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pendekatan progresif ini membuktikan bahwa hobi otomotif mampu menebar rahmat bagi sesama.

Kontributor: Pudjo LDK PDM
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: