Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Gebrakan Kampus Unggul Semarang: Siapkan 10 Jurusan Baru Bertaraf Global

30 Juli 2026, 16:04 WIB 3 menit baca
Rektor UNIMUS Prof Masrukhi tersenyum sambil memegang mikrofon memaparkan visi strategis kampus unggul Semarang didampingi Wakil Rektor 1.
Rektor UNIMUS, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. (kiri), memaparkan arah kebijakan strategis persiapan peluncuran 10 program studi baru dalam Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA). Langkah ini mempertegas komitmen UNIMUS sebagai kampus unggul Semarang dalam mencetak lulusan berdaya saing global.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.orgUniversitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) resmi membuka sepuluh program studi baru UNIMUS berstandar global. Keputusan strategis ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai kampus unggul Semarang. Langkah berani ini sekaligus menjadi persiapan matang kampus dalam menyambut pendaftaran mahasiswa baru mendatang.

Gebrakan besar tersebut lahir melalui forum Rapat Pleno I Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA) UNIMUS. Acara penting ini berlangsung pada Kamis (30/7) di Hotel Griya Persada Bandungan, Kabupaten Semarang. Melalui forum ini, Rektor UNIMUS, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., memaparkan langsung arah kebijakan strategis universitas tahun 2026–2027.

Target Ambisius Kampus Unggul Semarang

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Prof. Masrukhi menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak. Ia menuntut jajaran pimpinan universitas dan fakultas memberikan pendampingan intensif bagi setiap jurusan baru. Target utamanya adalah memastikan prodi tersebut berkembang sesuai standar mutu dan siap meraih akreditasi internasional.

“Keberhasilan program studi baru bukan hanya menjadi tanggung jawab ketua program studi, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pimpinan universitas,” tegas Prof. Masrukhi. Ia mengingatkan bahwa predikat unggul hari ini harus menjadi titik awal menuju reputasi global.

Transformasi Digital dan Etika Religius

Selain penambahan jurusan, pihak kampus turut memprioritaskan pembangunan mega-infrastruktur Kampus Bersama IV. Pembangunan fisik ini berjalan beriringan dengan penerapan sistem kecerdasan buatan dan analitik mahadata. Transformasi digital menjadi kunci utama untuk mempercepat layanan tata kelola pendidikan modern.

Menyikapi pesatnya kemajuan teknologi, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan etika. “Teknologi harus menjadi alat untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat penelitian, dan mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data,” jelasnya.

Ia kemudian menambahkan satu syarat mutlak terkait penggunaan sistem digital di lingkungan institusi. “Namun, transformasi digital harus tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” tambah sang rektor.

Filosofi Perbaikan Tanpa Henti

Keseimbangan antara teknologi canggih dan karakter religius inilah yang menjadi daya pikat utama kampus. Pimpinan kampus juga menaruh perhatian khusus pada pembentukan mental mahasiswa lewat revitalisasi program Tapak Suci. Langkah komprehensif ini memastikan lulusan memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh di dunia kerja.

Pada akhirnya, seluruh program prioritas tersebut bermuara pada satu prinsip perbaikan secara terus-menerus. Ia menantang seluruh sivitas akademika agar tidak mudah berpuas diri dengan pencapaian saat ini. “Kita tidak boleh berhenti berbenah. Setiap hari harus ada perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya merujuk pada budaya mutu kerja.

Ia lantas menutup wejangannya dengan sebuah pesan reflektif bagi seluruh peserta rapat kerja. “Jika hari ini tidak lebih baik dari kemarin, berarti kita belum mengalami kemajuan,” tambahnya mantap.

Pesan tegas ini menjadi pengingat bahwa mempertahankan status kampus unggul Semarang membutuhkan kerja keras nyata. Kehadiran sepuluh program studi baru UNIMUS yang tengah membidik akreditasi internasional menjadi bukti keseriusan institusi. Menjelang masa pendaftaran mahasiswa baru nanti, publik akan melihat lahirnya ekosistem pendidikan masa depan yang memadukan kecerdasan teknologi dan kedalaman spiritual.

Bagikan: