Rela Jauh-jauh ke Semarang! Peserta Lintas Daerah Tembus DAD IMM Unimus demi Tempa Diri
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Gelora daya tarik pengkaderan aktivis kampus di Kota Semarang ternyata sanggup menembus batas wilayah. Pasalnya, perhelatan Darul Arqam Dasar (DAD) yang digelar Pimpinan Komisariat (PK) IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) AR Fachruddin Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada Jumat hingga Minggu (14–16/8/2026) mendadak diserbu peserta dari luar daerah.
Berlokasi di SMK Muhammadiyah 2 Semarang, perhelatan ini menjadi magnet kaderisasi mahasiswa yang sangat unik. Di luar perkiraan, peserta dari kampus luar seperti PK IMM (Universitas Muhammadiyah Kendal Batang) UMKABA hingga PK IMM (Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan) UMPP rela menempuh perjalanan jauh demi bergabung bersama 26 peserta lainnya di Semarang.
Kehadiran para kader luar daerah ini memberi warna tersendiri dalam pembukaan acara yang dihadiri jajaran pimpinan cabang dan perwakilan himpunan mahasiswa. Antusiasme lintas kampus tersebut membuktikan bahwa semangat menimba ilmu ideologi tidak terhalang oleh jarak geografis.
Ketua Bidang Organisasi PC IMM, Rizqi Aulia, menyambut hangat kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut. “DAD ini adalah pintu gerbang pondasi utama dalam IMM. Dalam IMM tidak hanya jas merah yang kita kenakan, tetapi kita juga menerapkan nilai-nilai trilogi. Mari kembalikan ibrah perjuangan ikatan ini dalam membentuk pemikiran yang kritis dan sesuai dengan nilai-nilai Islam,” tegas Rizqi Aulia saat memberikan sambutannya pada Jumat (14/8/2026).
Jadi Ruang Perjumpaan Lintas Kampus yang Hangat
Daya tarik perjumpaan antar-kader ini makin memperkuat kualitas kaderisasi mahasiswa di lingkungan persyarikatan. Oleh sebab itu, pengurus komisariat memanfaatkan momen langka ini untuk mempererat ukhuwah dan bertukar ideologi antar-wilayah.
Ketua Umum PK IMM AR Fachruddin Unimus, Yusuf Hidayatullah, merasa bangga forumnya bisa menjadi jembatan silaturahmi yang kokoh. Maka dari itu, peserta luar daerah dapat merasakan kehangatan persaudaraan sejati sejak awal pelatihan.
“Forum DAD ini merupakan forum pengenalan untuk kita lebih mendalam mengenal apa itu IMM, juga bisa menjadi forum pengenalan sesama dengan yang lain,” ungkap Yusuf Hidayatullah dalam penyampaiannya pada Jumat (14/8/2026).
Interaksi intensif selama tiga hari dua malam ini melahirkan atmosfer pergerakan yang sangat dinamis. Selanjutnya, pengalaman berharga dari Semarang siap dibawa pulang para peserta untuk menghidupkan organisasi di kampus masing-masing.
Tempa Pemikiran Kritis Tanpa Sekadar Gagah-Gagahan
Perjuangan peserta yang rela menempuh perjalanan jauh ini tidak berakhir sia-sia di ruang materi. Bahkan, penanaman trilogi IMM religiusitas, intelektualitas, dan humanitas digembleng secara maksimal oleh para instruktur.
Oleh karena itu, penutupan agenda pada Minggu (16/8/2026) diproyeksikan mencetak kader tangguh yang tak cuma bangga memakai almamater. Sinergi antarkomisariat ini sekaligus menjadi bukti hidupnya dakwah amar ma’ruf nahi munkar di perguruan tinggi.
Dengan demikian, gerbang DAD Unimus berhasil membuktikan bahwa nilai perjuangan ikatan selalu dicari hingga ke luar daerah. Akhirnya, pengkaderan dari Semarang ini siap melahirkan aktivis kritis yang memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.