Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

400 Siswa SMK Muhammadiyah 1 Semarang Kepung Wisma Perdamaian, Bawa Al-Qur’an Raksasa dan Lautan Bendera

17 Agustus 2026, 20:08 WIB • 3 menit baca
Seorang siswa berseragam abu-abu putih dan peci hitam membacakan naskah di depan spanduk ucapan MTQ Nasional dan baliho besar HUT RI ke-81 di Wisma Perdamaian Semarang, dikelilingi ratusan siswa dan pengibar bendera.
Momen pembacaan pernyataan sikap mendukung MTQ Nasional ke-31 oleh perwakilan siswa SMK Muhammadiyah 1 Semarang di depan Wisma Perdamaian, mempertegas penguatan karakter generasi muda yang berjiwa Qurani dan nasionalis.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Aksi luar biasa mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kota Semarang hari ini, Senin (17/8/2026). Ratusan pelajar dan guru menggelar gear up massal. Mereka membawa replika Al-Qur’an raksasa di depan landmark Wisma Perdamaian. Peserta juga membentangkan lautan bendera di sepanjang jalan.

Aksi spektakuler SMK Muhammadiyah 1 Semarang ini mendukung penuh ajang MTQ Nasional ke-31 Tahun 2026. Pasalnya, sebanyak 400 peserta kompak berjalan kaki dari sekolah. Mereka melantunkan gema syiar Islam di sepanjang rute utama.

Aksi pemandangan langka ini mendadak menyedot perhatian para pengguna jalan. Kehadiran kitab suci raksasa menjadi simbol pembentukan karakter generasi muda. Mereka berkomitmen teguh mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an saat momen kemerdekaan.

Pawai ini makin semarak dengan kibaran 81 bendera Merah Putih. Selain itu, peserta membawa 114 bendera Muhammadiyah dan 31 bendera khusus MTQ. Kombinasi ratusan bendera ini menyampaikan pesan harmoni antara gerakan dakwah dan nasionalisme.

Lautan Bendera dan Gema Tadarus Getarkan Wisma Perdamaian

Setibanya di titik akhir Wisma Perdamaian, ratusan siswa langsung memadati area depan gedung untuk menggelar aksi tadarus Al-Qur’an bersama, tilawah, hingga penampilan tahfidz. Oleh sebab itu, suasana pusat kota yang padat mendadak berubah menjadi sangat religius, damai, dan kondusif.

Atmosfer kemeriahan makin membuncah saat alunan musik rebana membimbing seluruh peserta menyanyikan Mars MTQ secara kolosal. Maka dari itu, rangkaian aksi hari ini ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap resmi mendukung penuh penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 di Kota Atlas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ustadz Furqon, mengapresiasi tinggi antusiasme seluruh peserta yang menjaga ketertiban dari awal hingga akhir acara. “Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan ikut menyukseskan agenda besar keagamaan di Kota Semarang,” tegas Ustadz Furqon pada Senin (17/8/2026).

Pernyataan tersebut mempertegas komitmen sekolah dalam membentuk mentalitas siswa yang responsif terhadap momentum besar di daerahnya. Selanjutnya, pengalaman berharga di jalanan ini siap menjadi benteng moral para pelajar saat kembali ke tengah masyarakat.

Sinergi Semangat Kemerdekaan dan Syiar Al-Qur’an

Aksi kolosal yang berlangsung hari ini membuktikan bahwa penanaman kecintaan pada Tanah Air dapat dikemas secara inovatif dan berdampak luas. Oleh karena itu, kolaborasi antara nilai-nilai kebangsaan dan keislaman berhasil melahirkan karya aksi yang sangat membanggakan.

Ustadz Furqon juga berharap kegiatan ini memberikan pelajaran berharga bagi siswa tentang pentingnya menjaga persatuan bangsa. Dengan demikian, penguatan karakter generasi muda yang cinta Al-Qur’an dapat terwujud secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Akhirnya, semangat kebersamaan yang terpancar dari Wisma Perdamaian hari ini siap menginspirasi sekolah-sekolah lain di seluruh pelosok negeri. Pekik merdeka yang membahana di Semarang menjadi bukti hidupnya generasi Qurani yang berjiwa nasionalis sejati.

Kontributor: Tim Humas SMK Muhammadiyah 1 Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: