Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Hebat! Penampilan Perdana Marching Band Anak TK ABA ini Tunjukkan Mental Juara Sejak Dini

24 Agustus 2026, 19:19 WIB • 2 menit baca
Penampilan perdana marching band anak TK ABA 28 Semarang yang dipimpin oleh seorang mayoret cilik perempuan berseragam merah emas, menunjukkan mental juara sejak dini di depan kerumunan warga.
Penuh percaya diri, seorang mayoret cilik memimpin barisan dalam penampilan perdana marching band TK ABA 28 Semarang pada acara jalan sehat HUT ke-81 RI di Citarum Selatan. Aksi tanpa grogi ini menjadi bukti nyata tertanamnya mental juara sejak dini.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Penampilan 23 bocah TK ABA 28 Bugangan, Semarang Timur sukses menyita perhatian publik. Mereka tampil luar biasa berani dan fokus. Aksi ini membuktikan tegaknya mental juara sejak dini dalam penampilan perdana marching band tersebut.

Momen membanggakan ini berlangsung saat acara jalan sehat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ratusan warga memadati Jalan Citarum Selatan pada Ahad pagi, 23 Agustus 2026. Menembus keriuhan kawasan Pasar Regol, dentuman alat musik pasukan cilik ini langsung memukau penonton. Aksi tersebut sontak menjadi inspirasi agustusan bagi warga sekitar.

Hasil Latihan Disiplin

Keberanian luar biasa pasukan kecil ini tentu tidak muncul secara instan. Menanggapi performa gemilang tersebut, guru pembimbing TK ABA 28, Eliya Puspitasari, membagikan rahasianya. Karakter anak didiknya rupanya terbentuk berkat porsi latihan rutin di sekolah.

“Anak-anak setiap hari kami latih dan kami bentuk pribadinya supaya percaya diri dan berani,” tegas Eliya. Pematangan karakter melalui keteladanan dan kesempatan tampil inilah yang membuahkan hasil manis di lapangan.

Taklukkan Demam Panggung

Melihat keberhasilan debut ini, Eliya merasa sangat bangga terhadap kemampuan adaptasi siswanya. Menghadapi lingkungan baru yang sangat ramai ternyata sama sekali tidak menyurutkan semangat pasukan mungil tersebut. Mental anak-anak prasekolah ini tetap stabil sepanjang rute jalan sehat.

“Alhamdulillah, mereka tampil tanpa grogi, tanpa demam panggung, bahkan tanpa rasa takut,” tutur Eliya saat menjelaskan situasi lapangan. Ketenangan mental anak-anak ini jelas melampaui ekspektasi banyak orang dewasa.
Mengingat usia peserta yang masih sangat belia, ketegaran mental ini patut mendapat acungan jempol.

“Padahal ini pertama kali tampil, tetapi anak-anak sangat tenang dan antusias,” jelasnya. Rangkaian aksi heroik ini menegaskan bahwa keberanian sejati bisa dipupuk kokoh sejak usia dini.

Sorotan Positif Pemerintah

Gaung aksi memukau ini rupanya tak luput dari pantauan pemerintah setempat. Merespons pertunjukan tersebut, Camat Semarang Timur, Akbar Ali Nurdin, secara khusus memuji pola pendidikan sang inisiator. Ia menilai institusi ini sukses menyeimbangkan kemampuan akademik dengan pembangunan karakter siswanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Akbar berharap grup musik cilik ini terus mengembangkan potensinya. Ia mendorong kelompok ini supaya maju menjadi proyek percontohan untuk berbagai kegiatan mendatang. Apresiasi ini semakin mengukuhkan fakta bahwa usia muda bukanlah halangan untuk mencetak prestasi.

Meninggalkan kesan mendalam, momen heroik pagi itu sejatinya memberi pesan moral yang sangat kuat. Pasukan kecil ini lantang mengajarkan publik bahwa pemimpin hebat selalu lahir dari keberanian yang terus diasah. Tangan-tangan mungil ini rupanya sedang menyiapkan masa depan bangsa melalui aksi nyata yang luar biasa.

Kontributor: Imam S Abu Maulana
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: