Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Rekor MURI Warnai Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang, 288 Ribu Orang Nyanyikan Mars MTQ

13 September 2026, 11:47 WIB • 2 menit baca
Empat pejabat pemerintah, termasuk Menko PMK Prof. Pratikno dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, memukul bedug besar kayu untuk menandai pembukaan resmi MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, disaksikan oleh lautan fotografer yang mengabadikan momen tersebut di malam hari.
Momen Bersejarah: Prosesi pemukulan bedug secara kolosal oleh Menko PMK Prof. Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan jajaran pejabat lain menandai dimulainya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org — Gemuruh bedug menandai malam pembukaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam. Tepat pukul 21.30 WIB, perhelatan akbar yang mempertemukan qari-qariah serta hafidz-hafidzah terbaik dari seluruh Indonesia itu resmi dimulai dengan sangat meriah.

Pemukulan bedug dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Pratikno bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dan sejumlah pejabat lainnya.

Suasana kemeriahan malam pembukaan MTQ Nasional XXXI ini dirasakan langsung oleh puluhan ribu warga yang memadati kawasan Simpang Lima hingga memenuhi hampir seluruh area lokasi acara.

Mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”, ajang MTQ Nasional XXXI Semarang ini akan berlangsung sepekan penuh hingga 19 September 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut kembalinya perhelatan ini ke Pulau Jawa setelah 47 tahun menjadi momentum bersejarah. Sepanjang jadwal MTQ Nasional 2026, masyarakat dapat menyaksikan berbagai cabang lomba MTQ Nasional yang dipertandingkan secara serentak.

Semangat kebersamaan tampak nyata saat penyanyian Mars MTQ secara kolosal hibrida. Berdasarkan data panitia, peserta luring (offline) tercatat sebanyak 25.000 orang berkumpul memadati Lapangan Pancasila Simpang Lima, yang terdiri dari masyarakat umum, ASN, kelompok pengajian, hingga berbagai guru lintas agama di Semarang. Sementara itu, dari jalur daring (online), partisipasi melibatkan target via Zoom yang diikuti oleh pelajar, sekolah-sekolah, Kantor dan masyarakat dari berbagai daerah.

Melalui aksi kolosal hibrida tersebut, MURI memverifikasi total akhir sebanyak 288.262 orang yang bernyanyi bersama, sekaligus berhasil memecahkan rekor dunia dan mencatatkan rekor MURI Mars MTQ.

“Semarang menjadi saksi menyanyikan Mars MTQ masuk rekor MURI,” ujar Luthfi, menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi pesta rakyat yang menyatukan warga lintas agama dan latar belakang.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad menjelaskan bahwa perlombaan mempertandingkan 8 cabang, 24 golongan, dan 48 kategori. Seluruh rangkaian kegiatan digelar di berbagai venue MTQ Nasional 2026 yang tersebar di 12 titik di Kota Semarang, dengan total 13 titik operasional serta melibatkan 155 dewan hakim profesional untuk menjaga objektivitas.

Menko PMK Prof Pratikno, yang hadir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan acara ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ajang ini memperkuat persatuan bangsa dalam satu rumah bernama Indonesia.

Konser penyanyi religi Opick menjadi penutup rangkaian acara yang disambut gegap gempita oleh puluhan ribu penonton. Dari Simpang Lima Semarang, pembukaan MTQ Nasional ini sukses menorehkan sejarah baru sekaligus menebarkan cahaya Al-Qur’an untuk Indonesia yang lebih berkeadaban.

Kontributor: Imam S Abu Maulana
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: