Pasar modern maupun tradisional merupakan pusat perputaran ekonomi yang mempertemukan banyak orang. Di tempat inilah perputaran uang terjadi dengan sangat cepat.
Namun, di balik keramaian transaksi tersebut, pasar juga menyimpan potensi godaan yang sangat besar. Islam selalu memberikan jalan keluar agar umatnya selamat saat mencari rezeki di dunia maupun akhirat.
Keutamaan Doa Masuk Pasar
Kita bisa memulai ikhtiar menjaga diri dengan mempraktikkan sunah Nabi saat mendatangi pusat perbelanjaan. Beliau mengajarkan sebuah doa masuk pasar yang memiliki keutamaan luar biasa. Berikut adalah lafal doa yang sangat dianjurkan untuk kita amalkan:
مَنْ قَالَ حِينَ يَدْخُلُ السُّوقَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ كُلُّهُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ وَبَنَى لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
Barangsiapa ketika masuk pasar mengucapkan; Lâ ilâha illallâhu waĥdahû lâ syarīkalah lahul mulku walahul ĥgamdu wahuwa ‘alâ kulli syaiin qadīr, maka Allah akan menuliskan baginya satu juta kebaikan, dihapuskan darinya satu juta keburukan, dan Allah akan membangunkan baginya rumah di surga – (HR. Ibnu Majah: 2226, Turmuzi: 3350, 3351, Darini: 2576).
Pebisnis atau pembeli yang membaca zikir ini dengan penuh penghayatan pasti merasa diawasi oleh Allah. Kesadaran spiritual ini secara efektif mencegah mereka dari niat buruk atau perilaku culas saat bertransaksi. Mereka mengerti bahwa mengingat Allah di pusat keramaian mendatangkan pahala yang sangat berlimpah.
Pasar Sebagai Medan Godaan Setan
Selain mengajarkan doa, Nabi SAW juga mengingatkan kita tentang manajemen waktu terbaik saat berada di pasar. Beliau memberikan peringatan yang sangat jelas:
لَا تَكُونَنَّ إِنْ اسْتَطَعْتَ أَوَّلَ مَنْ يَدْخُلُ السُّوقَ وَلَا آخِرَ مَنْ يَخْرُجُ مِنْهَا فَإِنَّهَا مَعْرَكَةُ الشَّيْطَانِ وَبِهَا يَنْصِبُ رَايَتَهُ
Jika bisa, janganlah kamu menjadi orang yang pertama kali masuk ke dalam pasar dan orang terakhir kali keluar darinya. Karena, bagaimanapun, pasar itu adalah sasaran utama syetan dan di situlah syetan mengibarkan benderanya – (HR Muslim: 449).
Hadis ini menyiratkan pesan mendalam tentang bahaya godaan setan di tempat transaksi ekonomi. Pasar sering menjadi pusat konsentrasi setan untuk menyebarkan tipu daya mereka. Jika kita terlalu lama berada di sana, godaan untuk berbuat curang, menipu, atau bersikap boros makin membesar.
Kesimpulannya, pasar bukan sekadar tempat bertransaksi, melainkan juga medan ujian keimanan. Oleh karena itu, mari kita amalkan doa masuk pasar dan membatasi waktu secukupnya saat berbelanja. Dengan menerapkan adab ini, kita dapat menjunjung tinggi kejujuran dan menghindari praktik manipulatif yang berujung pada kerugian dunia akhirat.