Gebrak Gaya Hidup Hijau, 600 Kader ‘Aisyiyah Semarang Deklarasikan Aksi Peduli Lingkungan
SEMARANG – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Semarang menggebrak ikhtiar pelestarian lingkungan melalui gerakan Eco-Lifestyle. Sebab, sebanyak 600 peserta secara resmi membulatkan komitmen menjaga bumi pada Ahad (27/9/2026).
Acara puncak Hari Ber-‘Aisyiyah ini berlangsung meriah di aula SMA Negeri 2 Semarang. Selain itu, panitia menyerahkan bibit tanaman secara simbolis kepada Rumah Sakit ‘Aisyiyah serta Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se-Kota Semarang.
Para peserta mempertegas komitmen melalui pembacaan Deklarasi Komitmen ‘Aisyiyah Peduli Lingkungan. Bahkan, seluruh rangkaian acara menerapkan konsep ramah lingkungan tanpa sampah plastik.
Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan Libatkan Generasi Muda
Gerakan Eco-Lifestyle ini memadukan kepedulian lingkungan dengan keterlibatan aktif amal usaha pendidikan Muhammadiyah sejak usia dini. Siswa SD Muhammadiyah 8 menerjunkan tim khusus Aksi Inspeksi Semut yang bertugas memantau dan memungut sampah di sekitar tempat acara.
Kegiatan juga disemarakkan oleh unjuk kebolehan para siswa TK ABA. Penampilan drumband TK ABA 41, atraksi Tapak Suci TK ABA 42, hafalan Al-Qur’an dan doa harian TK ABA 53, hingga tari Zamil Zamil dari TK ABA 48 turut menyedot perhatian ratusan kader.
Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi tinggi konsistensi gerakan perempuan Muhammadiyah ini. Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Soti’ah, SP, hadir mewakili Wali Kota Semarang bersama jajaran pimpinan daerah persyarikatan.
Dukungan Rp13 Juta Mengalir untuk Program Rumah Sehat
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, KH Dr. Fachrur Rozi, M.Ag., menggarisbawahi pentingnya menyatukan nilai dakwah Islam dengan aksi ekologis yang nyata.
“Gerakan dakwah berkemajuan harus hadir dari hal-hal paling dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari sampah yang dipungut hingga pohon yang ditanam,” ujar KH Fachrur Rozi saat menyampaikan tausyiah.
Dalam kesempatan tersebut, Fachrur Rozi juga menggerakkan penggalangan dana untuk Program Rumah Sehat PDA Kota Semarang. Ajakan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta hingga berhasil mengumpulkan dukungan dana mencapai lebih dari Rp13 juta.