Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Sentuh Kehidupan Umat, LDK Muhammadiyah Jateng Perluas Gerakan Dakwah Komunitas

1 November 2026, 13:37 WIB • 3 menit baca
Lima narasumber dan pimpinan LDK PWM Jateng duduk di panggung di depan latar belakang spanduk biru bertuliskan "Konsolidasi Organisasi dan Sosialisasi Penguatan Komunitas Kuliner Halal di Jawa Tengah".
Suasana diskusi panggung utama agenda Konsolidasi Organisasi dan Sosialisasi Penguatan Komunitas Kuliner Halal yang digelar oleh LDK PWM Jawa Tengah di Hotel Grasia Semarang, Sabtu (31/10/2026). Forum ini mempertemukan pimpinan LDK PDM se-Jateng, MUI Jateng, APMISO, serta pelaku UMKM demi memperkuat jangkauan dakwah komunitas serta memastikan standar penelusuran kuliner halal Semarang dan Jawa Tengah.

SEMARANG,  muhammadiyahsemarangkota.or – Pendekatan dakwah keagamaan kini bergerak makin dinamis dan adaptif menyentuh realitas sosial masyarakat. Pembinaan umat tidak lagi berpusat di ruang-ruang mimbar masjid, melainkan mulai merambah sektor ekonomi kerakyatan melalui penguatan industri kuliner halal.

Langkah strategis ini mengemuka dalam agenda Konsolidasi Organisasi dan Sosialisasi Penguatan Komunitas Kuliner Halal yang digelar Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di Hotel Grasia Semarang, Sabtu (31/10/2026).

Forum penting ini mempertemukan berbagai lintas sektor. Mulai dari pelaku usaha mikro, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), rumah sakit, Asosiasi Pedagang Mie Ayam dan Bakso (APMISO), hingga pimpinan LDK PDM se-Jawa Tengah.

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Prof. Dr. Noor Ahmad, M.A., menegaskan pentingnya penelusuran kehalalan produk secara menyeluruh. Proses verifikasi tidak boleh berhenti pada bahan baku saja, tetapi wajib melingkupi pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian ke konsumen.

“Kehalalan sebuah produk tidak cukup hanya dilihat dari tampilan atau bahan yang digunakan, tetapi harus ditelusuri melalui proses, bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajiannya,” tegas Noor Ahmad di hadapan ratusan peserta.

Menghadirkan Pembinaan yang Menggembirakan dan Solutif

Sementara itu, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Prof. Dr. H. Abdul Fattah Santoso, M.Ag., menekankan pentingnya Muhammadiyah menghadirkan dakwah yang menggembirakan dan memberi manfaat langsung bagi perekonomian masyarakat. Komunitas kuliner menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan kebermanfaatan persyarikatan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua LDK PWM Jawa Tengah Dr. H. AM Jumai, S.E., M.M., menegaskan bahwa dakwah tematik ini menjadi jawaban atas kebutuhan nyata di lapangan. Muhammadiyah menerjunkan para dai komunitas untuk mendampingi wilayah pesisir, pasar, hingga kawasan yang selama ini belum tersentuh pembinaan.

“Dakwah Muhammadiyah tidak hanya hadir melalui mimbar dan meja-meja majelis taklim. Dakwah harus masuk ke lorong-lorong kehidupan masyarakat, termasuk lorong yang gelap, wilayah yang belum tersentuh pembinaan, kampung-kampung, pasar-pasar, kawasan pesisir, serta berbagai komunitas sosial dan ekonomi,” ujar AM Jumai membakar semangat peserta.

Siapkan Langkah Strategis hingga Pentas Kebudayaan

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, LDK PWM Jateng merumuskan dua agenda besar sebagai ikhtiar memperkuat konsolidasi organisasi dan pengawasan produk halal secara berkelanjutan di seluruh karesidenan.

Forum menyepakati penyelenggaraan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LDK se-Jawa Tengah pada Januari 2027 mendatang di Karesidenan Surakarta. Selain rakorwil, LDK PWM Jateng juga menyiapkan pergelaran seni budaya berupa pentas wayang kulit di SMK Muhammadiyah 2 Semarang dalam rangka peringatan Milad Muhammadiyah.

Terobosan yang memadukan penguatan ekonomi halal, penataan organisasi, dan pendekatan budaya ini menjadi bukti nyata komitmen persyarikatan. Muhammadiyah terus berikhtiar membumikan dakwah Islam yang ramah, merangkul, dan membawa solusi bagi kemajuan umat.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: