Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Pimpinan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PDM kota Semarang mengadakan rapat koordinasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mijen pada hari Rabu (11/10) bertempat di gedung Yusuf lantai 3 kompleks RS Roemani Muhammadiyah Semarang.


Dalam rapat koordinasi tersebut turut hadir ketua MPKU PDM Kota Semarang, Dr dr. Muchlis Ahcsan Uji Sp.PD-KPTI. FINASIM. Sekretaris MPKU PDM Kota Semarang, dr. Kuntio Sri Herlambang, Sp.PD, Wakil sekretaris MPKU PDM Kota Semarang, Slamet Widodo, S.Pd. M.Pd, Bendahara MPKU PDM kota Semarang Semarang, dr. EstI Widiasi, SpGk.MARS, serta anggota MPKU PDM kota Semarang Semarang, antara lain dr. Agus Suryanto, Sp.PD, M.K, MARS, M.H.Kes, dan Drs. H. Moh Nasikin, M.Ag,. Sedangkan dari PCM Mijen dihadiri oleh ketua PCM Mijen, Drs. H. Suwinardi M.M., Wakil ketua PCM Mijen Drs. H. Muhammad Toha dan Sumadi, Sekretaris PCM Mijen, Moch. Arifin S.Pd. M.Si., serta Bendahara PCM Mijen, Harowi S.Ag.


Ketua PCM Mijen, Drs. H. Suwinardi M.M. menyampaikan bahwa berdirinya PKU Mijen sudah ada sejak lama, dan perlu dikembangkan. Harapan dan mimpi kedepan PCM Mijen akan mengembangkan rumah khitan, atau rumah bersalin untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Ketua MPKU PDM Kota Semarang, Dr.dr. Muchlis Achsan Uji, Sp.PD-KPTI, FINASIM, dalam arahannya, mengatakan bahwa PCM Mijen perlu membenahi tata organisasi kesehatan yang sesuai dengan pedoman persyarikatan Muhammadiyah, maka diperlukan adanya pengembangan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih profesional dan diminati masyarakat luas. Selain itu Pimpinan PCM Mijen perlu silaturahmi ke pemilik Klinik MPKU Mijen, apakah keberadaannya sudah sesuai dg Kaidah Pelayanan Kesehatan AUM Kes Muh. Jika tidak sesuai apakah nantinya akan berdampak pada bergantinya nama klinik tersebut. PCM Mijen juga perlu menjajaki ketersediaan sumber daya tempat dan SDM untuk proses kelanjutan mewujudkan fasilitas pelayanan kesehatan di Mijen, dikarenakan wilayah Mijen merupakan daerah yang sangat potensial dari sisi pasar layanan kesehatan.


dr. Agus Suryanto, Sp.PD, M.K, MARS didalam rapat tersebut juga sedikit menambahkan bahwa Keberadaan pelayanan kesehatan harus jelas tentang hak kepemiilikannya, serta bentuk kesepakatannya. Agar nantinya keberadaan klinik tersebut secara legalitas lebih jelas sehingga berdampak pada keberadaannya yang dapat lebih dirasakan oleh masyarakat sekitar.




Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara