Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, NGALIYAN – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngaliyan menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ceria Ramadhan yang berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu hingga Ahad (8-9/3). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari MIM Wonosari dan peserta umum, khususnya siswa kelas 4,5,dan 6.

Pesantren Ceria ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan spiritual yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta membentuk karakter anak-anak agar lebih mencintai Al-Qur’an dan ibadah di bulan Ramadhan. Materi kegiatan diisi oleh para guru dari MIM Wonosari, Ustadzah TPA Aisyiyah Ngaliyan serta dibantu oleh IMM UIN Walisongo Semarang sebagai pendamping acara.

Ustadzah Alina ketika menyampaikan materi Shiroh Nabawiyah

Pesantren dimulai dengan kedatangan peserta dan penataan tempat pada Sabtu pagi, dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh PCM Ngaliyan. Kegiatan pembelajaran diawali dengan Adab Islami yang dibimbing oleh Ustadzah Sarwi, kemudian Shiroh Nabawiyah oleh Ustadzah Alina, yang bertujuan mengenalkan peserta pada kisah kehidupan Rasulullah SAW.

Agar lebih menyenangkan, kegiatan juga diselingi dengan ice breaking oleh IMM, sehingga anak-anak tetap semangat dan antusias. Setelah itu, peserta mengikuti hafalan Al-Qur’an bersama Mas Lukman dan Mas Adib, serta melaksanakan shalat berjamaah dan dzikir sore.

Menjelang berbuka puasa, peserta mendapatkan kajian keislaman sebagai penguatan spiritual. Kemudian, mereka melaksanakan buka puasa bersama, shalat Maghrib, makan malam, serta persiapan shalat Isya’ dan Tarawih. Setelah shalat, acara dilanjutkan dengan nobar (nonton bareng) bersama Ustadz Irham, serta post-test untuk mengukur pemahaman peserta sebelum beristirahat.

Pada hari kedua (Ahad, 9 Maret 2025), peserta melaksanakan Qiyamul Lail dan Sahur bersama, diikuti dengan shalat Subuh dan kuliah Subuh. Setelahnya, mereka melakukan tadarusan, bersih-bersih, dan berkemas sebelum acara penutupan.

Pesantren Ceria Ramadhan ini menjadi momentum berharga bagi peserta untuk memperdalam pemahaman Islam, meningkatkan ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara mereka. Dengan bimbingan guru-guru MIM Wonosari, Ustadz TPA Aisyiyah Ngaliyan dan pendampingan IMM UIN Walisongo Semarang, diharapkan anak-anak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan serta menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Islam.

Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan menjadi langkah awal bagi generasi muda dalam menapaki kehidupan yang lebih Islami. Sampai jumpa di Pesantren Ceria Ramadhan berikutnya.



Kontributor : Ahmad Yusuf Irham
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara