Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Borong Medali di Seleksi Popda, Tapak Suci Kota Semarang Siap Jadi Tulang Punggung di Porprov

6 Oktober 2025, 20:35 WIB • 3 menit baca
Borong Medali di Seleksi Popda, Tapak Suci Kota Semarang Siap Jadi Tulang Punggung di Porprov

SEMARANG SELATAN,muhammadiyahsemarangkota.org– Kota Semarang kini memegang target prestisius sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun 2026, yaitu meraih Juara Umum. Harapan besar untuk mewujudkan ambisi tersebut kini tertumpu pada munculnya bibit-bibit pesilat unggulan, yang salah satunya lahir dari ajang seleksi ketat di Padepokan Pencak Silat Gunung Talang.

Kabar baik datang dari perguruan bela diri yang bernaung di bawah Muhammadiyah. Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Kota Semarang berhasil unjuk gigi dengan meraih Juara Umum 3 dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) IPSI 2025. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga membuktikan efektivitas pembinaan atlet muda di lingkungan persyarikatan.

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh IPSI atau Ikatan Pencak Silat Indonesia, yang merupakan satu-satunya organisasi induk resmi olahraga pencak silat di Indonesia. IPSI berperan vital dalam membina, mengembangkan, dan menyelenggarakan berbagai kompetisi pencak silat di seluruh jenjang, mulai dari daerah hingga nasional. Semua padepokan pencak silat yang ingin berkompetisi secara resmi harus berada di bawah naungan IPSI, termasuk TSPM.

Gelaran Kejurkot Antar Padepokan Tingkat Pra Remaja ini berlangsung meriah selama dua hari penuh, yakni pada Sabtu-Minggu (4-5/10/25) di Padepokan Pencak Silat Gunung Talang.

Acara ini bukan sekadar perebutan gelar, melainkan juga berfungsi sebagai seleksi Popda tingkat SMP bagi talenta-talenta belia Semarang.

Dalam sambutannya, Ketua IPSI Kota Semarang, Joko Santoso, menyampaikan harapannya bahwa event Kejurkot tersebut dapat melahirkan bibit-bibit pesilat yang siap menjadi juara di berbagai ajang, mulai dari tingkat Jawa Tengah, nasional, hingga internasional. Joko Santoso juga mendorong agar Padepokan Pencak Silat Gunung Talang dimanfaatkan secara maksimal oleh semua padepokan di bawah IPSI Kota Semarang untuk menggelar event-event yang berkesinambungan. Ia menegaskan kembali bahwa Semarang, sebagai tuan rumah Porprov 2026, punya target mutlak untuk meraih Juara Umum.

Kekuatan TSPM sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah tampak jelas. Mereka sukses mengamankan posisi terhormat sebagai Juara Umum 3 dengan membawa pulang total lima belas medali yang terbagi rata di berbagai kategori.

TSPM berhasil mengumpulkan lima medali emas yang menjadi penyumbang poin vital. Medali Juara 1 diraih oleh Abizar (Tanding kelas D Putra), Shevila (Tanding Kelas B Putri), dan juga pasangan solid Alika serta Felecia yang mendominasi di nomor Ganda Putri.

Momentum Kebangkitan Pesilat Muda

Selain emas, kontingen Tapak Suci Semarang juga menambah koleksi lima medali perak (Juara 2) melalui penampilan impresif dari I Made (Kelas A Putra), Melvino (Kelas E Putra), Felecia (Kelas E Putri)—yang uniknya juga meraih emas di ganda—Zaki (Kelas H Putra), dan Qois (Kelas L Putra). Lima medali perunggu (Juara 3) turut melengkapi kebanggaan padepokan, dipersembahkan oleh Reihan (Kelas B Putra), Chalista (Kelas I Putri), Neto (Kelas F Putra), Zahra (Kelas H Putri), dan Alika (Kelas D Putri)—yang juga meraih emas di ganda. Keberhasilan Felecia dan Alika yang mampu meraih lebih dari satu medali menunjukkan potensi multi-talenta yang luar biasa di kalangan pesilat muda ini.

Menanggapi target besar IPSI untuk Porprov 2026, Pelatih Tapak Suci, Komarudin, menegaskan kesiapan mereka. Ia menyatakan bahwa Tapak Suci memiliki ambisi untuk menjadi kontributor utama di tim kota. “Untuk Tapak Suci sendiri punya target mengirimkan atlet sebanyak-banyaknya di tim Porprov IPSI Kota Semarang,” ujar Komarudin.

Pernyataan ini merupakan sinyal kuat bahwa TSPM siap menjadi “tulang punggung” kekuatan pencak silat Semarang demi mewujudkan cita-cita Juara Umum Porprov 2026. Prestasi Juara Umum 3 Kejurkot IPSI 2025 ini adalah bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

Dengan pencapaian ini, anggota Muhammadiyah, khususnya di bidang seni bela diri, diharap semakin terpacu, menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang konsisten, atlet kita mampu mengharumkan nama bangsa di kancah global.

Kontributor: MPI PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: