Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.
Tabligh 3 menit baca

Meraih Rahmat Allah di Waktu Ashar: Tuntunan Shalat Sunnah Qabliyah Ashar (2 atau 4 Rakaat?)

Redaksi

Meraih Rahmat Allah di Waktu Ashar: Tuntunan Shalat Sunnah Qabliyah Ashar (2 atau 4 Rakaat?)

Waktu menjelang shalat fardhu Ashar adalah saat yang seringkali sibuk dan rawan terlewat. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu amalan ringan yang menyimpan keutamaan luar biasa, yaitu doa rahmat secara khusus dari Rasulullah SAW bagi yang mengerjakannya?

Amalan tersebut adalah shalat sunnah Qabliyah Ashar. Berapa rakaat sebetulnya? Dua atau empat? Mari kita simak bersama tuntunan lengkapnya.

Berikut tuntunan Shalat Qabliyah Ashar yang disarikan dari buku Tuntunan Shalat-Shalat Tathawwu’ terbitan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Tahun 2015.

Shalat Qabliyah Ashar adalah shalat sunnah thathawwu’ (sukarela) yang dikerjakan sebelum pelaksanaan shalat fardhu Ashar. Shalat ini memiliki keutamaan yang sangat besar, salah satunya adalah didoakan secara khusus oleh Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan 4 Rakaat Sebelum Ashar

Salah satu hadits yang paling memotivasi untuk melaksanakan ibadah ini adalah riwayat dari Ibnu ‘Umar, di mana Rasulullah SAW bersabda:
قَالَ رَحِمَ اللهُ امْرَأً صَلَّى قَبْلَ الْعَصْرِ أَرْبَعًا
Artinya: “Rasulullah saw. bersabda: ”Allah merahmati seseorang yang mengerjakan shalat empat raka’at sebelum Ashar”. (HR. Tirmidzi)
Keutamaan “dirahmati Allah” ini menjadi pendorong kuat untuk tidak meninggalkan amalan ini.

Bolehkah Dikerjakan 2 Rakaat?

Selain 4 rakaat, terdapat juga dalil yang menunjukkan bahwa Nabi SAW pernah melaksanakannya sebanyak 2 rakaat.

Berdasarkan hadits riwayat Ali ra:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي قَبْلَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ

Artinya: “Bahwa Nabi saw, beliau shalat dua raka’at sebelum Ashar”. (HR. Abu Dawud)
Dalam riwayat lain dari Ummu Habibah, shalat 2 rakaat sebelum Ashar juga disebut sebagai bagian dari 12 rakaat shalat sunnah (rawatib) yang jika dijaga akan dibangunkan rumah di surga.

Bagaimana Tata Cara 4 Rakaat yang Utama?

Jika kita memilih untuk mengambil keutamaan 4 rakaat agar mendapatkan doa rahmat dari Rasulullah SAW, tata caranya dijelaskan dalam hadits Ali bin Abi Thalib yang lain.
Beliau berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَبْلَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ يَفْصِلُ بَيْنَهُنَّ بِالتَّسْلِيْمِ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya: “Bahwa Rasulullah saw., beliau shalat empat raka’at sebelum Ashar, pada tiap-tiap dua raka’at beliau membaca salam (dipisahkan dengan salam)…” (HR. Tirmidzi)

Berdasarkan hadits ini, cara mengerjakan 4 rakaat Qabliyah Ashar yang paling utama adalah dengan mengerjakan 2 rakaat terlebih dahulu, kemudian salam, lalu berdiri lagi untuk mengerjakan 2 rakaat dan diakhiri salam.

Ini adalah amalan ringan yang penuh berkah. Mari kita biasakan untuk menghidupkan sunnah ini agar meraih rahmat Allah SWT di waktu petang kita.

Editor: Adib Abyan Alb
Isi artikel adalah tanggung jawab kontributor sepenuhnya.
Bagikan: