Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Wali Kota Semarang ‘Tantang’ Siswa SMK Muhammadiyah 1 Semarang: Ubah Hobi Ngopi Jadi Duit!

29 Oktober 2025, 13:50 WIB 2 menit baca
Wali Kota Semarang ‘Tantang’ Siswa SMK Muhammadiyah 1 Semarang: Ubah Hobi Ngopi Jadi Duit!

SEMARANG TENGAH,muhammadiyahkotasemarang.org-Ada yang unik nih di SMK Muhammadiyah 1 Semarang, Selasa (28/10/2025). Bukan cuma soal pelajaran biasa, tapi kali ini mereka diajak ngobrolin soal kopi. Eits, tapi bukan sekadar ngopi-ngopi santai. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, sengaja membawa topik ini dalam kunjungan program Bunda Literasi untuk memantik jiwa kewirausahaan para siswa.

Kopi sebagai Peluang Bisnis, Bukan Cuma Gaya Hidup

Dalam arahannya di hadapan 50 siswa terpilih dan para guru, Agustina yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Kota Semarang, menyoroti fenomena kopi yang lagi naik daun di kalangan anak muda. Menurutnya, ini adalah momentum.

Ia mendorong para pelajar di SMK Muhammadiyah 1 Semarang agar tidak hanya jadi konsumen, tapi juga harus jeli “melihat peluang” dari tren ini. Kalau tidak, kita bakal ketinggalan zaman. Intinya, harus bisa dapat benefit dari hobi.

Pesan ini relevan banget, lho. Soalnya, menurut data BPS awal 2024, Indonesia punya sekitar 56,5 juta wirausahawan, dan 91% lebih di antaranya adalah wirausaha pemula, yang kebanyakan anak muda. Ditambah lagi, survei dari Jakpat (2024) nunjukkin kalau 66% Gen Z di Indonesia minum kopi setiap hari. Jadi, pasarnya memang besar banget.

Tantangan Kreatif dari Wali Kota Semarang

Nggak cuma ngasih motivasi, Agustina juga langsung memberi tantangan seru buat siswa SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Mereka ditantang untuk membuat desain kaos keren dengan tema “I Love Semarang”.

Biar makin semangat, Wali Kota Semarang bahkan siap memberikan dukungan modal untuk merealisasikan ide kreatif ini. Ini jadi cara praktis untuk mengasah kreativitas sekaligus mental bisnis para siswa.

Kunjungan program Bunda Literasi ini memang spesial. Sekolah ini dipilih bukan tanpa pertimbangan. Agustina menyebutkan bahwa SMK Muhammadiyah 1 Semarang punya catatan prestasi yang mentereng dan reputasi yang sangat baik di kota tersebut.

“SMK Muhammadiyah 1 Semarang merupakan sekolah yang bagus dan memiliki banyak prestasi. Oleh karena itu, kami memilih sekolah ini sebagai tempat berlangsungnya kegiatan Bunda Literasi,” ujar Agustina, (28/10/2025).

Kedatangan rombongan Wali Kota disambut hangat oleh seluruh warga sekolah. Lukman Hakim, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang, menyampaikan rasa bangga dan senangnya.

Ia menuturkan bahwa ini bukan kali pertama Agustina berkunjung, yang menunjukkan adanya perhatian khusus dari Pemkot Semarang untuk kemajuan sekolah mereka.

Kunjungan Bunda Literasi ini sepertinya sukses menanamkan pesan penting: literasi di zaman sekarang bukan cuma soal baca-tulis, tapi juga “melek” peluang.

Dengan menggabungkan kreativitas (desain kaos) dan tren (kopi), Pemkot Semarang berharap para pelajar SMK Muhammadiyah 1 Semarang nggak cuma jadi lulusan yang siap kerja, tapi juga pencipta lapangan kerja.

Baca juga :

Meriah dan Sukses! SMK Muhammadiyah 1 Semarang Gelar Lomba Bergengsi antar SLTP Tingkat Kota Semarang

Kontributor: Media SMK Muhammadiyah 1 Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: