Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Energi Pagi di Semarang: Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Hari Guru yang Penuh Warna

25 November 2025, 22:22 WIB 3 menit baca
Energi Pagi di Semarang: Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Hari Guru yang Penuh Warna

SEMARANG TENGAH, muhammadiyahsemarangkota.org – Bukan sekadar perayaan seremonial biasa, sebuah sinergi indah antara pendidikan karakter dan kepedulian sosial baru saja tercipta di halaman SD Muhammadiyah 03 Semarang.

Momentum Semarak Hari Guru Nasional 2025 dan Milad Muhammadiyah ke-113 ini berhasil menyulap pagi yang dingin menjadi panggung kehangatan bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Mengubah Jalanan Menjadi Ruang Sapa

Bayangkan ratusan siswa yang biasanya duduk tenang di dalam kelas, pagi itu membanjiri jalanan dengan energi positif. Matahari bahkan belum sepenuhnya meninggi ketika Pimpinan PCM Candisari 1 bersama Kepala Sekolah, Ustadzah Nurul Hidayah, S.Pd., mengayunkan bendera start.

Momen ini menandai dimulainya kegiatan Jalan Sehat yang mengambil rute mengelilingi lingkungan sekitar sekolah.

Bagi SD Muhammadiyah 03 Semarang, ini bukan sekadar olahraga fisik. Langkah kaki siswa yang menyusuri gang-gang perumahan warga merupakan simbol bahwa sekolah ini hadir, hidup, dan membaur harmonis di tengah masyarakat.

Interaksi yang terjadi di sepanjang rute jalan sehat menjadi cara ampuh untuk menyegarkan suasana sekaligus mempererat ikatan emosional antara institusi pendidikan dengan lingkungan sosialnya.

Panggung Ekspresi Generasi Berbakat

Kemeriahan tidak berhenti di jalanan. Halaman sekolah kemudian berubah fungsi menjadi arena pembuktian bakat. Siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6 bergantian menguasai panggung dengan kepercayaan diri yang memukau.

Ada yang memperagakan ketangkasan jurus silat Tapak Suci dengan tatapan tajam, ada pula yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan syahdu yang menyejukkan hati.

Di sesi lain, kreativitas siswa meledak lewat pembacaan puisi yang ekspresif, tarian dinamis, hingga harmonisasi vokal grup yang manis.

Ragam penampilan ini menegaskan bahwa Semarak Hari Guru Nasional 2025 bukan hanya milik para pengajar, tetapi juga perayaan atas potensi luar biasa yang dimiliki setiap anak didik.

Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Pesta

Di sela-sela sorak sorai pembagian puluhan doorprize yang membuat jantung berdebar, panitia menyisipkan sebuah agenda yang menyentuh sisi kemanusiaan kita. Mas Tomi, perwakilan dari Lazismu Kota Semarang, hadir untuk menyerahkan dana tasaruf.

Bantuan ini secara khusus menyasar para orang tua siswa yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

Kehadiran Lazismu di tengah perayaan Milad Muhammadiyah ke-113 ini menjadi pengingat kuat bahwa muara dari pendidikan Muhammadiyah adalah kebermanfaatan bagi sesama. Pendidikan tidak hanya melahirkan siswa yang pintar di atas kertas, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Acara yang bergulir dari pukul 07.30 hingga 11.00 WIB ini akhirnya ditutup dengan senyum puas. Perayaan di SD Muhammadiyah 03 Semarang kali ini mengajarkan kita satu hal penting: bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada kemewahan pesta, melainkan pada seberapa besar kita mampu berbagi ruang, waktu, dan kepedulian dengan orang-orang di sekitar kita. Selamat Hari Guru, dan jayalah selalu Muhammadiyah!

Baca juga : Ambil Alih Kelas! Wali Murid SD Muh 12 Perkuat Sinergi & Karakter Siswa

Kontributor: Humas SD 3 Muhammadiyah
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: