Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Wakil Gubernur Jateng Dukung Model Dakwah Komunitas Muhammadiyah

13 Januari 2026, 07:08 WIB • 2 menit baca
Ketua LDK PWM Jateng AM Jumai bersalaman dengan perwakilan Pemprov Jateng dalam audiensi dakwah komunitas.
Ketua LDK PWM Jawa Tengah, AM Jumai (kanan), bersalaman dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam audiensi mengenai penguatan dakwah komunitas dan persiapan Rakornas LDK di Kantor Gubernur, Senin (12/1/2026).

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh mendukung model dakwah komunitas yang dikembangkan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat stabilitas sosial serta pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

Pernyataan dukungan ini muncul saat Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen menerima audiensi jajaran pengurus LDK PWM Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Senin (12/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Jateng berjanji akan menyinergikan program dakwah inklusif Muhammadiyah dengan berbagai perangkat daerah teknis.

“Masih banyak tugas pemerintah yang belum sepenuhnya tertuntaskan. Karena itu, keterlibatan aktif masyarakat melalui organisasi seperti Muhammadiyah sangat kami butuhkan,” tegas Gus Yasin, panggilan akrab Wakil Gubernur, di tengah suasana pertemuan yang hangat.

Turut mendampingi Wakil Gubernur dalam audiensi tersebut antara lain: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Iwan), Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu Ketua LDK PWM Jawa Tengah Dr. H. AM. Jumai, SE., MM memimpin langsung rombongan.Turut hadir sejumlah jajaran pimpinan dan pengurus lainnya, antara lain: Wakil Ketua Drs. H. Fajar Arifin, M.Si, H. Budi Hidayat, SE., M.Si, Gus Badawi, dan Aditya Surya Kurniawan, SH., MH. Selain itu Dewan Pakar LDK PWM H. AM. Sodiq, SH, Wakil Sekretaris Sholehati, SE, Wakil Bendahara HM. Syafrudin Mamonto, dan Bendahara Ketut Budiman, ST., MT ikur serta dalam audiensi tersebut.

Fokus pada Komunitas Akar Rumput

AM. Jumai menjelaskan kepada pihak Pemprov bahwa strategi dakwah mereka kini menyasar langsung ke akar rumput. Mereka tidak lagi hanya terpaku pada mimbar masjid secara konvensional. Fokus utama program dakwah komunitas saat ini meliputi pemberdayaan eks napiter (narapidana terorisme), pembinaan mualaf, hingga merangkul komunitas seniman.

“Kami ingin memastikan dakwah hadir sebagai solusi nyata bagi kemanusiaan. Selain melaporkan progres wilayah binaan, kami juga menyampaikan rencana besar agenda Rakornas LDK se-Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, tanggal 29-31 Januari mendatang” kata AM Jumai yang juga merupkan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang itu.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Gus Yasin siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan LDK PWM Jawa Tengah dan menyinergikannya dengan beberapa perangkat daerah, diantaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Melalui sinergi Muhammadiyah dan pemerintah ini, kedua belah pihak berharap pola pemberdayaan komunitas menjadi lebih terstruktur. Pada akhirnya, kerja sama ini bertujuan mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang rukun, berkemajuan, dan beradab melalui pendekatan dakwah yang humanis.

Kontributor: Tim Media LDK PWM
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: