Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, TEMBALANG – Senin, 17 Maret 2025 Jamaah Masjid Baitul Wahid kedatangan tamu dari Palestina ,Syekh Tawfiq Rashed Muhammad Al Husein dan Lazismu Daerah Semarang.

Jamaah yg hadir antara lain M Ridwan Mantan Pemain Timnas PSSI 2014 ,Bp Teguh, dan Bp.Bambang Pengurus Takmir juga Bp Daryono Mantan Ketua RW, dan warga Perumahan Graha Wahid. Selain itu, tidak sedikit remaja masjid yg ikut nyimak tausyiah.

Kombes Pol (Purn) Fahrurozy selaku Ketua Yayasan dan Ustadz Wahyu Utomo sebagai Ketua Takmir Masjid Baitul Wahid menyambut hangat kehadiran saudara muslim yg sedang mengalami bencana genoside itu.

“Sebagai sesama saudara muslim, dan tamu jauh sudah menjadi kewajiban sesama muslim saling membantu.” Ujar Fahrurozy menyambut kehadiran syaikh.

Seperti diketahui bahwa hari Jumat di Ramadhan suci, Israel telah mengkhianati gencatan senjata. Kamp pengungsi Mawasi Khan Yunis Jalur Gaza dibombardir, sebanyak 100 orang syahid yang mayoritas terdiri dari wanita dan anak-anak.

“Tujuan Israel yg didukung Amerika dan sekutunya memang untuk mengusir keluar dari Jalur Gaza. Benteng perlawan muslim yang tangguh”. Demikian kata Syekh Tawfiq Rashed Muhammad Al Husein yg kini bertempat tinggal di Yordania.

Gaza melawan, memanggil kita , untuk berjihad harta maupun jiwa. Harta kita saat ini sangat membantu perjuangan Palestina merdeka, Pasukan perlawanan Hamas terus berjuang tidak pernah akan menyerah, mereka lebih baik syahid.

Kesempatan di Bulan Ramadhan, Al Aqsa yg butuh bantuan kita. Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yg pahalanya 100.000 dan 1.000 kali, tertutup bantuan umat, karena sudah disuport Khadimul harramain. Tidak ada kotak infaq di kedua masjid tersebut. Al Aqsa 500 kali nilai pahalanya dari di masjid lain.

Syekh Tawfiq Rashed Muhammad Al Husein disambut hangat oleh takmir masjid Baitul Wahid

Boikot Produk Afiliasi Israel

Tausyiah Syaikh Tawfiq Rashed Muhammad Al Husein menyerukan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina antara lain dengan memboikot produk² yg terafiliasi Israel. Selain itu ikut serta dalam perang media, dengan berita-berita perjuangan Palestina melalui media face book, you tube ,tik-tok dan lain-lain. Beliau juga menyerukan untuk ikut membantu melalui doa-doa. Di akhir acara ,Syaikh Tawfiq Rashed mengalungkan Syal Kebanggaan Palestina kepada Ketua Yayasan sebagai kenang-kenangan.

Baitul Wahid istiqomah mendukung kemerdekaan Palestina yg telah berjasa sebagai salah satu negara yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia. Kunjungan tamu dari Palestina ini sudah terjalin lebih dari 10 tahun lalu sebelum perang Badai Al Aqsa pecah.



Kontributor : Muhammad Aris Yulianto
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara