Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Aisyiyah Peduli Stunting Hadirkan Kempling Semar di Genuk, Sembako Murah Cukup Pakai KTP!

9 April 2026, 20:40 WIB 2 menit baca
Antrean warga di halaman Kantor Kecamatan Genuk mengikuti Gerakan Pangan Murah dan bazar UMKM Aisyiyah Peduli Stunting.
Warga antusias mengantre dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan bazar UMKM yang diinisiasi oleh 'Aisyiyah bersama Pemkot Semarang di Kecamatan Genuk untuk menekan angka stunting.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org Menghadapi tantangan stunting di Semarang, program Aisyiyah Peduli Stunting berkolaborasi dengan Pemkot untuk menggelar pangan murah di halaman Kantor Kecamatan Genuk, yang akan di laksanakan pada Ahad (12/04/26) mendatang . Aksi nyata ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjaga kualitas gizi keluarga di wilayah tersebut.

Persoalan gizi buruk menjadi sorotan utama dalam agenda ini. Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Genuk mengambil langkah strategis dengan memberikan bantuan paket nutrisi langsung kepada anak-anak yang membutuhkan. Paket senilai Rp100.000 berisi telur, susu, dan biskuit bergizi ini menyasar sepuluh balita di sekitar area kecamatan sebagai tahap awal dari pendampingan berkelanjutan.

Ketua PCA Genuk, Siti Arbainah, menegaskan bahwa pencegahan gizi buruk adalah investasi jangka panjang untuk bangsa. Ia memandang edukasi pengolahan makanan sehat berbasis bahan lokal sebagai kunci utama pendampingan ini.

“Target kami adalah menurunkan angka stunting di Semarang secara signifikan. Lewat Aisyiyah Peduli Stunting, kita sedang membangun fondasi bagi generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing tinggi,” tegas Siti Arbainah.

Sinergi Pangan Murah dan Ekonomi Lokal

Untuk mendukung kecukupan gizi tersebut, panitia menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui armada Kempling Semar (Ketahanan Pangan Keliling Semarang). Mobil keliling ini mendistribusikan beras dan bahan pokok dengan harga terjangkau. Menariknya, warga yang ingin membeli pangan organik cukup menunjukkan fotokopi KTP agar subsidi tepat sasaran.

Kemeriahan Hari Bermuhammadiyah Genuk ini juga semakin lengkap dengan hadirnya Bazar UMKM Genuk. Sebanyak 18 stan resmi memamerkan produk kreatif warga setempat. Ketua Panitia, H. Muhammad Sokha, S.Kom., memastikan bahwa kenyamanan warga sekitar tetap menjadi prioritas utama selama acara berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW untuk mengelola pedagang yang tidak tertampung di stan resmi. Ia ingin memastikan tidak ada aktivitas jual beli di badan jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.

“Kami mengarahkan UMKM lain untuk menggunakan halaman rumah warga sekitar. Dengan begitu, jalan tetap tertib, kemacetan terhindar, dan ekonomi masyarakat tetap bisa berputar,” ujar Muhammad Sokha.

Melalui kolaborasi hangat ini, Aisyiyah Peduli Stunting membuktikan bahwa kepedulian sosial yang dipadukan dengan manajemen acara yang rapi dapat memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Baca juga :

Trendingkan Sekarang! Satu Klik Syiar Bersama di Hari BerMuhammadiyah

Hadiri Hari Ber-Muhammadiyah & Aisyiyah di Genuk

Hari Ber-Muhammadiyah Kota Semarang Galang Dana 2,5 Milyar untuk Renovasi Masjid At Taqwa Genuk

Kontributor: MPI PDM Kota Semarang
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: