Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

AKSI NYATA: Masjid As-Salam Wonodri Goes Big! Kejar Rp 1,4 M untuk Lahan Baru

7 Oktober 2025, 20:57 WIB • 3 menit baca
AKSI NYATA: Masjid As-Salam Wonodri Goes Big! Kejar Rp 1,4 M untuk Lahan Baru

SEMARANG SELATAN_muhammadiyahsemarangkota.org– Rencana besar digaungkan oleh Takmir Masjid As-Salam Wonodri di Semarang Selatan. Masjid yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Semrang Selatan ini tengah memprioritaskan upaya perluasan lahan untuk mengoptimalkan ruang dakwah dan pelayanan umat. Kebutuhan dana yang dipatok cukup signifikan, mencapai Rp 1,7 miliar, untuk mengakuisisi rumah di samping masjid.

Langkah strategis ini mencuat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Takmir yang dipimpin oleh Ketua Takmir, Dr. H. AM. Jumai, SE., MM, pada Senin, 06/10/2025. Pertemuan yang dihadiri jajaran pengurus inti, termasuk Syafi’i, Amd.Kep., dan Prio Nugroho, S.Pd., M.Pd., di RM Sako, Semarang, tersebut menggarisbawahi komitmen persyarikatan dalam memakmurkan amal usaha.

Target Penggalangan Dana Rp 1,4 Miliar,upaya perluasan lahan ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya, Masjid As-Salam Wonodri telah sukses membebaskan lahan seluas 250 m² dan merampungkan pembangunan fasilitas baru dengan total biaya sekitar Rp 1,5 miliar. Berbekal pengalaman tersebut, Takmir kini fokus pada penggalangan sisa dana untuk tahap berikutnya.

Dalam Rakor tersebut diungkapkan bahwa sudah ada komitmen bantuan awal sebesar Rp 300 juta. Dengan demikian, Takmir kini berjuang untuk mengumpulkan sisa kebutuhan dana sekitar Rp 1,4 miliar. Sebagai langkah konkret, rapat telah memutuskan pembentukan tim kecil penggalangan dana yang akan berkolaborasi dengan jamaah, simpatisan, dan seluruh jaringan Persyarikatan Muhammadiyah.

AM. Jumai menekankan bahwa setiap kebijakan dan pengelolaan di masjid ini harus taat pada organisasi. “Masjid As-Salam adalah milik Muhammadiyah, sehingga seluruh pengelolaan, kegiatan, dan kebijakan harus berpedoman pada aturan serta qoidah Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya, memberikan arahan yang menjadi landasan bagi setiap program di masa mendatang.

Gerakan Dakwah Rutin dan Keuangan Transparan

Selain perencanaan fisik, Rakor ini juga mengevaluasi program dakwah dan mencatat stabilitas keuangan masjid. Takmir melaporkan bahwa program rutin berjalan efektif dan terukur, menyasar berbagai segmen jamaah.

Beberapa program unggulan yang terus digerakkan meliputi pengajian rutin seperti Kajian Kitab Bulughul Marom setiap pekan, program Subuh Ceria dan Pengajian Selapanan. Secara khusus, Takmir memiliki program Kajian SEKAM (Selasa–Kamis) yang dikhususkan bagi jamaah ibu-ibu usia 50 hingga 80 tahun, serta rangkaian kajian lansia dan kegiatan sosial keagamaan lainnya.

Di bidang keuangan, laporan mencatat saldo kas Masjid As-Salam Wonodri per awal Oktober 2025 berada di angka Rp 85.000.000,-. Transparansi ini didukung kemitraan dengan beberapa bank syariah dan konvensional, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, dan Bank Jateng. Sementara di sisi infrastruktur, Takmir telah menyelesaikan perbaikan kecil seperti penggantian keramik dan pengadaan perlengkapan ruang rapat dan kajian lansia.

Rakor tersebut ditutup dengan kesepakatan penetapan rakor akhir tahun pada Desember 2025 untuk pengesahan Program Kerja Tahun 2026 yang akan berfokus pada pengembangan kegiatan untuk remaja dan majelis ibu-ibu. Komitmen untuk memperkuat dakwah dan kebersamaan menjadi kunci utama bagi PCM Semarang Selatan dalam memakmurkan amal usahanya.

Kontributor: Tim Media Masjid As salam
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: