Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Bukti Nyata IMM Al Khawarizmi Bergerak Cepat Selamatkan Sesama

4 Desember 2025, 11:51 WIB • 2 menit baca
Bukti Nyata IMM Al Khawarizmi Bergerak Cepat Selamatkan Sesama

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Ketika banyak orang tengah bergegas pulang di sore hari, sekelompok mahasiswa memilih berdiri di simpang Lampu Merah Pasar Jrakah, Rabu (3/12/2025). Dengan kotak donasi di tangan dan suara yang tak henti mengajak masyarakat peduli, mereka menyapa setiap pengendara dengan senyum dan ajakan sederhana: “Mari bantu saudara kita yang sedang terkena bencana.”

Aksi kecil ini menjadi langkah awal PK IMM Al-Khawarizmi bersama Lazismu KL ITESA untuk menyatukan kepedulian, setelah kabar banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengguncang banyak hati.

Solidaritas yang Mengalir dari Jalan Raya

Dalam satu jam penggalangan, gerakan solidaritas ini berhasil mengumpulkan Rp1.935.000 dari dukungan warga yang melintas. Jumlah tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian publik tetap tumbuh, bahkan di tengah lalu lintas yang hiruk-pikuk.

“Gerakan ini kami lakukan sebagai bentuk implementasi nilai humanitas IMM. Sedikit bantuan dari banyak orang bisa menjadi kekuatan besar bagi mereka yang sedang dalam situasi sulit,” ujar Annisa, Kabid SPM.

Sebanyak 30 kader dan calon kader diterjunkan dan dibagi menjadi tiga titik, membuat interaksi dengan masyarakat jauh lebih luas.

Sore yang padat dengan arus kendaraan justru menjadi momentum tepat karena banyak pengendara melambat, memberi ruang untuk sekadar menengok, tersenyum, hingga ikut menyisihkan rezeki.

Kerja sama dengan Lazismu KL ITESA memastikan setiap rupiah dari masyarakat tersalurkan secara terstruktur dan transparan. Donasi ini akan langsung diproses sebagai bantuan darurat bagi warga yang kini kehilangan rumah, fasilitas umum, hingga orang-orang tercinta akibat banjir dan tanah longsor.

Saat Bencana Menguji, Solidaritas Menyatu

Gelombang banjir dan longsor di beberapa provinsi Sumatera telah menyebabkan ratusan korban jiwa, ribuan warga mengungsi, serta kebutuhan primer yang melonjak mulai dari makanan, obat-obatan, hingga perlengkapan sanitasi.

Kondisi darurat ini memaksa banyak pihak bergerak lebih cepat, termasuk organisasi mahasiswa dan lembaga filantropi Muhammadiyah.

Aksi IMM Al-Khawarizmi bukan hanya tentang mengumpulkan uang, tetapi juga menanamkan nilai bahwa kerja-kerja kemanusiaan adalah tugas moral yang harus terus dijaga.

Dari jalanan kecil di Jrakah, mereka ingin mengirimkan pesan bahwa kita tidak pernah benar-benar sendirian saat bencana datang.

Baca Juga :

Bawa 4 Armada Khusus, Muhammadiyah Jateng Siap Terjang Medan Sulit Bencana Tapanuli

Kontributor: Tim Media IMM Al Khawarizmi
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: