Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Lelah Bekerja Tapi Ingin Selamat? Inilah Cara Menjaga Istikamah di Tempat Kerja

29 Oktober 2026, 15:55 WIB • 2 menit baca
Ustaz Aliun menyampaikan kultum Zuhur tentang cara menjaga istikamah di tempat kerja di Masjid At-Taqwa PDM Kota Semarang.
Ustaz Aliun saat menyampaikan kultum Zuhur di Masjid At-Taqwa PDM Kota Semarang, Kamis (29/10/2026), mengupas pentingnya merawat konsistensi iman dan cara menjaga istikamah di tempat kerja.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Rutinitas harian di tempat kerja sering kali menguras energi fisik sekaligus mental. Di tengah padatnya tugas, memahami cara menjaga istikamah di tempat kerja menjadi kunci agar batin tetap tenang.

Suasana tenang tampak di Masjid At-Taqwa PDM Kota Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026. Para pegawai Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah serta warga sekitar melangkah khusyuk menuju saf masjid untuk mengikuti kultum Zuhur.

Kegiatan rohani ini menghadirkan Ustaz Aliun selaku ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Jateng sebagai penceramah utama. Di hadapan para jemaah, ia mengupas pentingnya merawat konsistensi iman di tengah dinamika kehidupan modern.

Perjalanan Hidup Penuh Dinamika

Perjalanan hidup manusia senantiasa mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Seseorang yang mengawali hidup dengan kebaikan belum tentu mampu mempertahankannya hingga akhir hayat. Sebaliknya, masa lalu yang kelam masih menyisakan kesempatan luas bagi seseorang untuk memperbaiki diri.

“Perjalanan hidup bukan sekadar bagaimana seseorang memulai kebaikan, melainkan bagaimana ia menjaga konsistensi iman hingga akhir,” ujar Ustaz Aliun di hadapan para jemaah yang menyimak dengan saksama.

Pesan tersebut menegaskan bahwa setiap muslim harus merawat amal saleh secara berkelanjutan. Oleh karena itu, umat Islam sangat memerlukan tips istikamah beribadah dalam menghadapi berbagai godaan duniawi.

Menata Niat di Tengah Kesibukan Kantor

Tuntutan profesi yang tinggi kerap membuat seseorang lalai dari kewajiban spiritual. Padahal, lingkungan kerja justru menyediakan arena utama untuk menguji ketulusan niat.

“Ketika bekerja, niatkan setiap pelayanan dan tugas profesional sebagai bentuk ibadah nyata kepada Sang Pencipta,” ungkap Ustaz Aliun saat menjelaskan makna esensial dalam bekerja.

Melalui kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, ibadah harian menjelma menjadi amal jariah. Hal inilah yang membentuk inti dari cara menjaga istikamah di tempat kerja bagi setiap muslim produktif.

Menggapai Akhir Hayat yang Diridai

Setiap muslim tentu mendambakan akhir kehidupan yang membawa rida Allah SWT. Namun, harapan tersebut tidak terwujud tanpa adanya ikhtiar nyata dalam keseharian.

“Husnul khatimah bukanlah angan-angan kosong, melainkan buah manis dari konsistensi amal yang diusahakan sejak masa produktif,” tambah Ustaz Aliun.

Pemahaman tentang makna husnul khatimah bagi pekerja memberikan arah baru dalam berkarya. Pada akhirnya, peluh yang menetes di meja kerja mendatangkan nilai mulia manakala seseorang merawat keimanan yang kokoh hingga akhir hayat.

Kontributor: Halim Junior
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: