Cara Unik SMP Muhammadiyah 1 Semarang Peringati Milad Persyarikatan
SEMARANG TENGAH, muhammadiyahsemarangkota.org– Dentuman ritmis drum band menggema memecah suasana pagi di kawasan Semarang Tengah. Ratusan pelajar berseragam putih-biru tua, dihiasi jilbab rapi, tampak bersemangat mengarak bendera hijau kebesaran Persyarikatan Muhammadiyah.
Pemandangan penuh suka cita ini adalah bagian dari Kirab Akbar yang digelar oleh SMP Muhammadiyah 1 Semarang pada Selasa (18/11), sebagai puncak peringatan Milad Muhammadiyah ke-113. Kegiatan meriah yang melibatkan seluruh komponen sekolah ini diklaim sebagai penegasan komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai ideologis dan semangat perjuangan K.H. Ahmad Dahlan kepada generasi penerus.
Kirab yang berlangsung di lingkungan sekitar sekolah ini dimulai sejak pagi hari. Barisan peserta tampak antusias, terdiri dari seluruh siswa kelas 7 hingga 9, yang bersemangat menyusuri jalanan utama diiringi atraksi Drum Band Gema Surya Mutu Smart, kelompok kebanggaan sekolah.
Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Semarang, Suryotomo, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan ganda, yakni merayakan dan memperkuat komitmen.
“Selamat Milad Muhammadiyah ke-113! Kami berharap, semoga Muhammadiyah senantiasa menjadi organisasi yang berkemajuan dan dapat terus berkontribusi memajukan kesejahteraan bangsa,” ujar Suryotomo dalam sambutannya yang penuh makna, sebelum kirab dilepas secara resmi.
Penanaman Ideologi melalui Film
Setelah kirab selesai, rangkaian peringatan Milad dilanjutkan dengan kegiatan edukatif. Seluruh warga sekolah berkumpul untuk nonton bersama (nobar) film “Sang Pencerah.” Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini secara spesifik mengisahkan sejarah pembentukan Muhammadiyah dan perjuangan pendirinya, K.H. Ahmad Dahlan.
Pemutaran film ini, menurut pihak sekolah, adalah metode penanaman pemahaman ideologis yang mendalam dan mudah diserap oleh siswa. Tujuannya adalah memastikan bahwa antusiasme yang terlihat saat kirab dapat diterjemahkan menjadi pemahaman yang kuat tentang amanah perjuangan organisasi.
“Melalui rangkaian kegiatan Milad ini, kami berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi dan kader Muhammadiyah yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap sedia dalam mengemban amanah untuk memajukan kehidupan bangsa di masa depan,” tambah Suryotomo, menekankan visi sekolah dalam mencetak kader masa depan yang berideologi kuat.
Antusiasme siswa terlihat jelas, baik saat mengikuti pawai kirab di bawah terik matahari maupun saat menyimak sejarah perjuangan pendiri organisasi dalam pemutaran film. Seluruh warga sekolah, termasuk kepala sekolah, dewan guru, dan staf administrasi, turut berpartisipasi aktif, menandakan kesatuan komitmen dalam perayaan bersejarah ini.