Gebrakan Pendidikan Vokasi Semarang: Hadiah Sepeda Listrik & Kurikulum Hijau
SEMARANG TENGAH, muhammadiyahsemarangkota.org – SMK Muhammadiyah 1 Semarang kini melangkah menuju Pendidikan Vokasi Semarang yang lebih modern. Dalam perayaan Milad SMK ke-54, sekolah resmi mengintegrasikan Kurikulum Perubahan Iklim. Peresmian ini ditandai dengan pembagian unit sepeda listrik yang berlangsung meriah di halaman sekolah pada pagi hari yang cerah.
Dua unit sepeda listrik yang terparkir di sisi panggung menjadi simbol nyata ambisi sekolah. Pihak sekolah ingin mendukung mobilitas ramah lingkungan melalui aksi nyata. Keberuntungan besar akhirnya jatuh ke tangan Muhammad Dzaki Firmansyah dan Iqbal Tirta Nashuha. Keduanya tampak sangat bahagia saat menerima hadiah sepeda listrik di hadapan ratusan rekan sejawatnya.
Implementasi Teknologi Hijau dan Kurikulum Berbasis Lingkungan
Kepala Sekolah Lukman Hakim menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, sekolah menerapkan Kurikulum Perubahan Iklim sebagai langkah konkret menjaga bumi. Selain itu, penggunaan sepeda listrik diharapkan mampu menginspirasi para siswa. Mereka diharapkan mulai beralih ke teknologi hijau yang jauh lebih berkelanjutan.
Integrasi isu lingkungan ini bukan sekadar teori di atas kertas. Sekolah memanfaatkan dana revitalisasi sebesar Rp1,7 miliar untuk memodernisasi berbagai fasilitas. Fasilitas tersebut kini lebih relevan dengan kebutuhan industri masa depan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan tuntutan zaman.
Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui UMKM Sekolah dan Bisnis Digital
Di sisi lain, kemeriahan Milad SMK ini juga menjadi ajang praktik nyata. Sebanyak 20 stan UMKM Sekolah memadati area bazar untuk menjajakan produk kreatif siswa. Di sini, para siswa mempraktikkan langsung ilmu Bisnis Digital yang mereka pelajari di kelas. Mereka mengelola transaksi dan melayani pembeli secara profesional di bawah bimbingan guru.
Sejalan dengan itu, Drs. Sutarto, M.M., memuji perkembangan pesat sekolah selama satu dekade terakhir. Kepercayaan pemerintah telah mengubah wajah sekolah menjadi lebih modern dan berkualitas. Alhasil, SMK Muhammadiyah 1 Semarang semakin siap mencetak lulusan yang kompeten, mandiri secara ekonomi, dan sangat adaptif.
Dr. Bunyamin berpesan agar para siswa tetap menjaga kesantunan dalam berkomunikasi. Melalui kombinasi teknologi sepeda listrik dan kurikulum yang tepat, sekolah optimis melahirkan “Generasi Emas”. Lulusan sekolah ini diharapkan siap bersaing di dunia kerja internasional dengan karakter yang kuat.
Baca juga : Jalan Sehat Muhammadiyah Semarang Banjir Air Mata, Nomor Kupon Jadi Tiket Umroh ke Baitullah