Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Kalahkan 119 Tim se-Indonesia, Mahasiswa Unimus Borong 5 Penghargaan Utama di Abdidaya Ormawa 2025

7 Desember 2025, 11:36 WIB 4 menit baca
Kalahkan 119 Tim se-Indonesia, Mahasiswa Unimus Borong 5 Penghargaan Utama di Abdidaya Ormawa 2025

MALANG, muhammadiyahsemarangkota.org– Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional setelah meraih empat penghargaan utama, termasuk dua gelar Terbaik 1, dalam ajang Abdidaya Ormawa 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Ajang tahunan bergengsi yang menjadi puncak apresiasi bagi Ormawa yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat ini diikuti oleh 119 tim terbaik dari seluruh Indonesia dan ditutup pada Sabtu, 6 Desember 2025. Keberhasilan Unimus di ajang ini menunjukkan konsistensinya dalam mencetak program mahasiswa yang inovatif dan berdampak.

Abdidaya Ormawa, yang diselenggarakan oleh Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek, menawarkan kategori penghargaan yang sangat luas, mencakup 13 kategori Tim Pelaksana, 7 kategori Ormawa, 3 kategori Mitra Keberlanjutan, hingga 5 kategori Perguruan Tinggi.

Daftar Juara Abdidaya Ormawa dari Unimus

Prestasi Terbaik 1 yang berhasil diraih Unimus meliputi kategori Poster Paling Informatif oleh PPKO Himatika dan Tim dengan Dampak dan Komunitas Program Paling Kuat oleh PPKO IMM Ahmad Dahlan.

Selain itu, Unimus juga menyabet dua gelar Terbaik 2, yakni untuk kategori Dosen Pendamping dengan Keberlanjutan Terbaik yang diraih oleh Laily Muntasiroh, S.T., M.T. dari PPKO IMM Ahmad Dahlan, serta Ormawa Terinovatif yang diberikan kepada PPKO IMM Ar Fachrudin.

Unimus turut meraih Terbaik 4 Kategori Perguruan Tinggi dengan Keberlanjutan Terbaik.

Sorotan utama dalam penilaian terletak pada Lokakarya dan Expo Poster, sebuah galeri terbuka yang menampilkan luaran wajib dan produk tambahan dari ratusan tim PPK Ormawa. Area pameran ini menjadi ruang penilaian utama di mana dewan juri menyeleksi poster dan video berdasarkan unsur informatif, kreatif, visual menarik, kelengkapan, dan inovasi program.

Ungkapan Kebanggaan Tim Pemenang Abdidaya Ormawa

Kemenangan ini disambut haru oleh para mahasiswa yang terlibat, terutama tim yang baru pertama kali lolos pendanaan dan langsung meraih juara.

Afida Nur Aulia, anggota tim PPK Ormawa IMM A.R Fachruddin, yang meraih Juara 2 Ormawa Paling Inovatif, mengungkapkan kebanggaannya. “Perasaannya luar biasa bangga yang sulit dijelaskan. Karena kami menyadari segala bentuk kerja keras, mulai dari begadang, diskusi panjang, banyaknya revisi, sampai turun lapangan beserta dinamikanya akhirnya terbayar,” ujarnya ketika dihubungi Muhammadiyahsemarangkota.org, Ahad (7/12/25).

Ia menambahkan, pencapaian ini bukan hanya hasil kemampuan tim, tapi juga dukungan dosen pendamping, kader IMM lain, masyarakat desa, dan mitra.

“Tahun ini adalah pertama kali IMM A.R Fachruddin lolos pendanaan, abdidaya, bahkan mendapat juara. Hal ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa manfaat bagi masyarakat di Indonesia. Momen ini menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama saya berorganisasi di IMM,” tegas Afida yang juga aktif di tim media Majelis Pustaka Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang.

Apresiasi Tokoh Nasional

Acara penutupan Kontes Kapal Indonesia (KKI) dan Abdidaya Ormawa 2025 dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Diantaranya Wakil Menteri Diktisaintek Prof. Dr. Fauzan, M.Pd dan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang kini menjabat Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus Ketua Badan Pembina Harian UMM.

Prof. Fauzan memberikan apresiasi tinggi, menegaskan bahwa kompetensi yang dikembangkan dalam kompetisi ini, terutama dalam hal kepemimpinan dan solusi masalah, merupakan kemampuan strategis yang jarang dimiliki mahasiswa Indonesia secara umum.

“Saudara merupakan representasi jutaan mahasiswa di Indonesia. Prestasi ini adalah modal penting untuk melakukan transformasi kehidupan yang lebih baik. Semoga setelah ini mahasiswa bisa memenangkan kompetisi di masyarakat yang lebih kompleks,” ujar Prof. Fauzan.

Sementara itu, Prof. Muhadjir Effendy turut memberikan motivasi, mendorong mahasiswa untuk terus berupaya meningkatkan kemampuan diri. “Kekalahan berkali-kali akan selesai dengan sekali saja. Tetapi harus ada tekad bahwa suatu saat akan menang,” pungkasnya.

Rangkaian prestasi yang diraih Tim PPK Ormawa Unimus tahun ini secara jelas menunjukkan komitmen kuat kampus dalam mencetak mahasiswa yang inovatif, berdaya saing, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Unimus di peta pendidikan tinggi nasional.

Baca juga:

Rektor UNIMUS Raih Penghargaan Bergengsi: Pemimpin Inovatif Bidang Pendidikan

Kontributor: Tri Setia Budi (Unimus)
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: