Menuju Baitullah: 354 Jemaah Haji KBIHU Muhammadiyah Semarang Siap Bertolak Dini Hari Besok
Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Langit fajar di Asrama Haji Donohudan esok hari akan menjadi saksi bisu keberangkatan ratusan tamu Allah menuju Tanah Suci. Sebanyak 354 jemaah haji yang tergabung dalam KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang kini telah memantapkan niat untuk memulai perjalanan ruhani mereka. Rencananya, rombongan yang masuk dalam Kloter SOC 28 ini akan bertolak tepat pada pukul 03.30 WIB dini hari besok.
Ketua LPHU PDM Kota Semarang, Ahmad Furqon, mengonfirmasi kesiapan total armada jemaah ini melalui wawancara daring pada Kamis (30/4/2026). Ia menjelaskan bahwa dari total ratusan jemaah tersebut, sebanyak 92 orang merupakan lansia yang membutuhkan perhatian ekstra. Komposisi jemaah tahun ini terdiri dari sekitar 160 laki-laki dan 190-an perempuan yang semuanya dalam kondisi siap fisik maupun batin.
Ahmad Furqon juga menekankan bahwa jemaah tidak akan berjalan sendirian selama di Tanah Suci kelak. Pihak KBIHU telah menyiapkan pelayanan prima dengan menerjunkan tim pembimbing yang sangat berpengalaman untuk mengawal setiap prosesi ibadah. Hal ini bertujuan agar para jemaah, terutama lansia, dapat menjalankan rukun haji dengan rasa aman dan nyaman.
“Jemaah haji KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang yang tergabung dalam kloter SOC 28 akan berangkat ke Tanah Suci besok dini hari yaitu jam 03.30 dari Asrama Haji Donohudan. Kemudian akan tiba pada tanggal yang sama,” ungkap Ahmad Furqon dalam wawancara Kamis (30/4/2026).
Pelayanan Prima dan Pengawalan Empat Pembimbing Utama
Demi menjaga kualitas ibadah jemaah, KBIHU Muhammadiyah mengerahkan empat sosok pembimbing yang akan terus mendampingi selama di Arab Saudi. Mereka adalah Ustaz H. Mafrukhi dan Bapak Waryono yang bertugas sebagai petugas KBIH. Selain itu, terdapat Ustaz H. Nurbini yang bertugas sebagai petugas kloter bidang ibadah, serta Bu Yusti yang tergabung dalam Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).
Sinergi antara pembimbing ini bertujuan untuk memastikan seluruh syarat dan rukun haji jemaah terpenuhi secara sempurna. Ahmad Furqon berharap pendampingan intensif ini mampu membantu jemaah tetap khusyuk meskipun harus menghadapi cuaca atau kondisi fisik yang menantang. Selain aspek ibadah, tim ini juga berperan penting dalam menjaga kekompakan dan kesabaran antar jemaah selama perjalanan jauh.
Pihak LPHU pun menitipkan pesan agar jemaah senantiasa menaati aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah maupun petugas haji setempat. Kedisiplinan menjadi kunci utama agar seluruh prosesi, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan pada 11 Juni 2026 mendatang, berjalan tanpa hambatan berarti. Dengan pelayanan yang maksimal, KBIHU optimis mampu meningkatkan kualitas bimbingan setiap tahunnya.
Menjaga Kemabruran Lewat Media Majelis Taklim
Harapan besar Muhammadiyah tidak berhenti hanya pada kepulangan jemaah ke tanah air saja. Ahmad Furqon memaparkan sebuah inovasi jangka panjang untuk menjaga kemabruran haji para alumni KBIHU. Pihaknya menginisiasi pembentukan majelis taklim bagi jemaah di setiap tahun keberangkatan sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan iman.
Media majelis taklim ini berfungsi untuk memastikan nilai-nilai kebaikan yang didapat di Mekkah tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Melalui wadah ini, para jemaah bisa saling mengingatkan untuk tetap menjaga adab, rasa syukur, dan keikhlasan pasca menunaikan rukun Islam kelima. Upaya ini menjadi bukti nyata bahwa Muhammadiyah sangat peduli pada pembinaan umat secara berkelanjutan.
Keluarga yang ditinggal pun mendapatkan pesan khusus agar terus mendoakan kelancaran ibadah orang tercinta mereka. Doa dari keluarga di tanah air dipercaya menjadi suplemen batin bagi jemaah yang sedang berjuang di jalan Allah. Ahmad Furqon menutup penjelasannya dengan optimisme tinggi bahwa pelayanan KBIHU akan terus meningkat, baik dari segi kualitas bimbingan maupun kuantitas jemaah di masa depan.
“Terkait dengan harapan kami ke depan, pasca haji jemaah benar-benar mendapatkan haji yang mabrur. Kemudian untuk menjaga kemabruran, ada juga kita menginisiasi pembentukan majelis taklim bagi jemaah di tiap-tiap tahun keberangkatan,” pungkas Ahmad Furqon.